Melindungi Rantai Pasok Bisnis Anda di Saat Sulit: Part 2

Pada post sebelumnya, dibahas bahwa salah satu cara melindungi rantai pasok bisnis anda di saat sulit adalah dengan berinvestasi pada teknologi yang tepat. Satu software yang tepat memberi anda banyak informasi tentang konsumen, penjualan, pemasok, dan sebagainya. Begitu juga sebaliknya. Anda bisa mengkoneksinya data-data tersebut dengan seluruh departemen terkait di perusahaan anda. Dengan demikian, anda bisa melindungi stabilitas rantai pasok sekalipun perekonomian sedang tidak menentu dan terjadi disrupsi rantai pasok secara global. Dengan demikian, bisnis anda tetap bisa bertahan dan bahkan mampu meningkatkan profitabilitasnya.

Cara Melindungi Rantai Pasok dan Menjaga Stabilitasnya

Selain berinvestasi pada teknologi tepat guna, ada beberapa cara lain untuk melindungi rantai pasok pada bisnis anda di saat sulit. Di antaranya adalah melakukan diversifikasi mitra pemasok dan mitra produksi. Jangan mengandalkan bisnis anda pada stabilitas politik, sosial, dan lingkungan. Jangan pula Gunakan data-data untuk mengambil keputusan, dan  ambil langkah strategis untuk mencegah kerugian yang mungkin terjadi akibat disrupsi rantai pasok. Adapun strategi lainnya adalah:

melindungi rantai pasok 2

Padukan Manajemen Resiko dengan Manajemen Rantai Pasok

Manajemen rantai pasok bukan hanya tentang mendapatkan bahan baku, namun melibatkan aliran barang dan jasa secara keseluruhan. Manajemen rantai pasok juga termasuk seluruh proses untuk mengubah bahan baku menjadi barang jadi, penyederhanaan aktivitas sisi pasokan pada sebuah usaha untuk memaksimalkan nilai produk bagi konsumen dan untuk mendapatkan keuntungan kompetitif di pasar.

Jadi, pastikan anda memahami disrupsi rantai pasok mana yang mungkin mempengaruhi kualitas, harga, dan ketersediaan produk. Anda bisa mengembangkan suatu matriks resiko rantai pasok untuk membantu menganalisis kemungkinan terjadinya gangguan pada rantai pasok, dan gunakan untuk meminimalisir serta memantau resiko.

Ciptakan Suatu Sistem Pembelian Khusus

Banyak fungsi dalam bisnis tidak terintegrasi dengan baik. Kertas kerja excell dan proses manual masih lazim ditemukan pada usaha skala menengah dan kecil.  Procure-to-pay adalah suatu siklus proses bisnis yang mencakup banyak fungsi, mulai dari penyediaan barang dan jasa yang dibutuhkan hingga prosedur penerimaan (termasuk verifikasi), dan fungsi piutang dan akunting. Kewajiban hutang-piutang termasuk pencocokan nota dengan pesanan dan laporan penerimaan, pengesahan pembayaran, pencatatan transaksi, dan pelaporan.

Fokus Pada Hal-Hal Yang Mendasar

“Uang adalah raja,” pepatah ini masih berlaku dalam bisnis, termasuk dalam melindungi rantai pasok bisnis anda. Untuk memastikan ketersediaan barang maupun kas yang memadai, cobalah mengevaluasi jawaban anda atas beberapa pertanyaan berikut:

  • Apakah anda sudah melakukan proteksi aliran kas secara efektif?
  • Misalnya, berapa lama anda bisa bertahan jika terjadi disrupsi rantai pasok dan anda tidak bisa mengirimkan produk?
  • Apakah persediaan bahan baku dan komponen masih bisa anda andalkan?
  • Apakah anda harus menyiapkan sejumlah dokumen atau kredit untuk mendapatkan pinjaman jangka pendek, jika diperlukan untuk mengamankan stock cadangan?
  • Berapa besar kerugian akibat hilangnya konsumen andaikan anda tidak bisa menjual produk karena tidak ada cadangan stock?

Manajemen kas yang baik bisa menjadi senjata andalan untuk bertahan, terutama jika perusahaan saingan anda tidak memiliki keahlian ini. Perusahaan-perusahaan besar mempratekkan manajemen siklus konversi kas secara efektif. Siklus ini mengurangi waktu yang dibutuhkan oleh perusahaan untuk mengubah investasi dalam bentuk barang dan sumber daya lainnya menjadi aliran kas yang berasal dari penjualan.

Pada intinya, jika kas anda lebih banyak digunakan untuk bahan baku dan cadangan barang dibanding untuk menjual produk, maka anda bisa mengembangkan perusahaan secara lebih baik. Semakin berkembang perusahaan, semakin banyak uang yang dibutuhkan. Jadi, lakukan analisa secara dekat untuk melihat berapa lama yang dibutuhkan untuk mengubah barang persediaan menjadi uang. Lakukan praktek-praktek baik untuk mempercepat proses pengumpulan uang dari konsumen.

Fokus pada Koordinasi dan Kerjasama

Para pakar sepakat bahwa koordinasi dan kerjasama alias kolaborasi sangat penting untuk melindungi rantai pasok dan menyediakan sejumlah peluang bagi perusahaan anda untuk meningkatkan margin laba dan mempertahankan konsumen.  Pada intinya, koordinasi dan kerjasama dengan semua pihak yang berpengaruh terhadap rantai pasok anda memang sangat krusial.

Sebuah perusahaan sukses semestinya mampu membangun kerjasama yang erat dengan pihak-pihak yang berperan terhadap keberlanjutan dan kelancaran rantai pasok. Ketahui satu hal: pemasok yang sukses selalu siap melakukan perubahan demi memenuhi kebutuhan anda. Pasalnya, kerjasama yang baik juga menjadi peluang bagi mereka untuk meningkatkan margin laba.

Melindungi rantai pasok sangat penting, bukan hanya dari segi ketersediaan barang namun juga proses pengiriman hingga produk sampai di tangan konsumen. Semakin cepat siklus ini, semakin cepat pula anda mengonversi barang persediaan menjadi uang, dan semakin cepat anda menjalankan roda perusahaan. Oleh sebab itu, beberapa tips dan strategi yang dibahas di atas dapat menjadi rujukan bagi anda untuk mengambil langkah-langkah strategis agar usaha anda tetap berjalan sekalipun terjadi disrupsi rantai pasok.

Tagged With :

Leave a Comment