7 Prinsip Trader Sukses Menurut Mark Douglas

Banyak orang menganggap kalau trader sukses itu pasti punya trik tertentu yang sifatnya rahasia. Padahal, banyak tokoh-tokoh yang secara terbuka membagi tips dan trik-nya mencapai kesuksesan. Salah satunya adalah Mark Douglas yang bukunya “Trading in the Zone” berhasil jadi best-seller di kalangan para trader profesional.

Menurut Mark Douglas, agar sukses, seseorang harus menciptakan keyakinan “saya seorang pemenang” secara konsisten. Pertanyaannya, bagaimana cara menciptakan keyakinan tersebut?

Cara Main Saham yang Aman bagi Pemula

Tak ada keyakinan yang tak beralasan. Maka, Douglas merincikan tujuh hal yang dapat menjadi penyebab konsistensi seseorang jadi pemenang, yaitu:

  1. Mengidentifikasi keunggulan strategi secara objektif.
  2. Mendefinisikan risiko dari setiap posisi trading.
  3. Menerima risiko sepenuhnya; atau jika tak bersedia menerima risiko, maka batal trading.
  4. Menerapkan strategi tanpa ragu-ragu.
  5. Membayar diri sendiri hanya setelah uang diperoleh dari pasar.
  6. Memantau kemungkinan diri melakukan kesalahan secara terus menerus.
  7. Memahami pentingnya prinsip-prinsip ini untuk mencapai kesuksesan, dan karenanya maka tidak akan pernah melanggarnya.

Hmm, kedengarannya sederhana ya? Namun, menerapkannya dalam praktek trading riil tidaklah mudah, karena emosi dan rasa kurang percaya diri kita seringkali ikut campur. Misalnya, niat hati ingin menerapkan strategi yang sudah dimatangkan, tapi kemudian dapat bisik-bisik dari kawan tentang peluang trading lain di luar strategi sendiri, lalu malah open posisi trading berdasarkan strategi orang lain tadi. Atau, justru lebih buruk lagi, mulai trading tanpa punya strategi sendiri, sehingga prinsip pertama (keunggulan strategi) saja tidak diketahui.

Untuk mematangkan ketujuh prinsip ini, Mark Douglas menyarankan serangkaian latihan yang dapat dilakukan secara terus menerus. Bagaimana latihannya?

  1. Pilih suatu aset tertentu untuk di-trading-kan. Sebaiknya, pilih aset yang likuiditasnya tinggi.
  2. Pilih suatu sistem trading yang Anda suka. Terserah seperti apa sistem trading-nya, karena latihan ini juga bisa jadi sarana uji coba sistem baru.
  3. Tentukan aturan entry trading berdasarkan sistem tersebut.
  4. Tentikan aturan exit (Stop Loss) berdasarkan sistem tersebut, yang akan langsung diterapkan jika pasar bergerak ke arah yang berlawanan dengan perkiraan Anda.
  5. Tentukan time frame. Anda bisa menggunakan satu time frame saja, tetapi dapat pula menggunakan beberapa time frame sebagai bahan pertimbangan.
  6. Tentukan aturan Take Profit. Perhatikan ada banyak cara untuk Take Profit. Take Profit bisa jadi hanya sekali, tetapi bisa juga dilakukan secara bertahap (Partial Close) ataupun dengan metode seperti Trailing Stop.
  7. Trading dengan ukuran kecil. Selama masa latihan, hindari trading dalam lot besar. Sebaiknya, pilih lot minimal.
  8. Lakukan latihan trading dengan disiplin sesuai aturan yang telah ditentukan.

Praktekkan latihan trading berdasarkan aturan-aturan tersebut secara berulang-ulang. Yang perlu diperhatikan: latihan ini bertujuan untuk membangun kedisiplinan yang jadi kunci utama seorang trader sukses, dan bukan untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya. Jadi, jangan patah semangat kalau hasil keuntungannya belum sesuai harapan. Untuk rangkaian latihan berikutnya, Anda bisa ganti menguji sistem trading lain yang profitabilitasnya lebih besar.

Tagged With :

Leave a Comment