4 Cara Melunasi Hutang Liburan dan Cara Menghindarinya

Liburan datang dan pergi setiap tahun. Liburan adalah masa untuk menikmati kebersamaan dengan keluarga. Namun, keinginan untuk berbelanja maupun berwisata ke tempat-tempat istimewa saat liburan terkadang membuat keluarga harus menyisakan hutang yang menimbulkan sakit kepala setelah liburan berakhir. Begitu kembali ke ‘dunia nyata’, mereka kebingungan untuk mencari cara melunasi hutang liburan tersebut. Apakah anda berada pada posisi yang sama?

Hutang saat liburan muncul dalam berbagai bentuk, seperti kartu kredit atau pinjaman pribadi. Pengeluaran skala besar, terutama di liburan akhir tahun, umumnya digunakan untuk dekorasi, bersenang-senang dengan keluarga dan teman, hadiah untuk orang-orang terkasih, tiket liburan, akomodasi, dan semacamnya. Nah, berikut adalah beberapa taktik yang bisa anda coba sebagai cara melunasi hutang liburan.

Cara melunasi hutang liburan

4 Taktik Jitu Cara Melunasi Hutang Liburan

Tahap pertama yang mesti anda lakukan adalah menghadapinya. Agar bisa merancang cara melunasi hutang liburan, anda harus terlebih dahulu mengetahui berapa sebenarnya total hutang anda. Lakukan analisa terhadap saldo masing-masing kartu, termasuk suku bunganya. Setelah memahami setiap item hutang anda, berikutnya adalah memiliki metode pelunasan. Secara umum, ada dua cara melunasi hutang liburan:

Metode Bola Salju (Snowball)

Dengan metode ini, anda melakukan pembayaran minimum untuk setiap kartu. Kemudian, alokasikan uang tambahan untuk kartu yang saldo hutangnya paling kecil. Begitu hutang dengan nominal terkecil dilunasi, lakukan pada hutang dengan nominal terkecil kedua, dan begitu seterusnya. Disebut metode bola salju karena prosesnya bergulir terus-menerus.

Metode snowball bertujuan untuk mendorong individu melunasi hutang-hutangnya secara bertahap. Membayar hutang dengan nominal terkecil tentunya lebih cepat daripada mencicil hutang yang nominalnya besar. Jika tak satupun hutang yang lunas setelah dicicil berkali-kali, anda mungkin akan merasa jenuh dan putus asa. Oleh sebab itu, metode snowball dapat memotivasi anda mengurangi jumlah hutang dengan cepat.

Baca Juga:   Upgrade Polis Asuransi Jiwa dengan Manfaat Rider – Part 1
Metode Salju Longsor (Avalanche)

Bisa dikatakan kalau metode ini adalah kebalikan dari metode bola salju. Dengan strategi ini, anda menargetkan hutang dengan suku bunga tertinggi, sambil membayar hutang-hutang lainnya sesuai minimum cicilan setiap bulannya. Metode ini bertujuan untuk meminimalisir jumlah bunga yang anda bayarkan. Meski demikian, prosesnya lebih lama, apalagi jika hutang dengan suku bunga tinggi tersebut juga memiliki nominal yang besar.

Memindahkan Hutang

Jika hutang anda memiliki suku bunga yang tinggi, maka beban yang anda bayar saat pelunasan juga cenderung tinggi. Untuk menghemat uang (dan waktu), anda bisa mencoba memindahkan hutang yang suku bunganya tinggi ke hutang yang bunganya kecil (atau tanpa bunga). Kartu kredit semacam ini biasanya hadir selama masa promosi, dengan tenor 12 hingga 18 bulan.

Namun, perlu diingat bahwa cara melunasi hutang liburan ini juga memiliki beberapa kelemahan, antara lain:

  • Hanya efektif jika anda benar-benar menghentikan penggunaan kartu kredit dan melunasinya sebelum periode promosi berakhir.
  • Anda biasanya dikenai biaya transfer, dengan persentase yang bervariasi sesuai kebijakan pemberi pinjaman.
Pindah ke Pinjaman Pribadi

Mengajukan pinjaman pribadi bisa menjadi opsi jika anda bisa mendapatkan pinjaman dengan suku bunga yang lebih kecil dibanding pinjaman yang ada saat ini. Umumnya memang demikian – suku bunga pinjaman pribadi jauh lebih rendah dibanding bunga kartu kredit. Namun, pastikan melakukan perhitungan secara seksama. Pasalnya, pinjaman pribadi juga bisa dikenai bunga, biaya administrasi, dan semacamnya. Perhitungkan semuanya untuk mendapatkan kalkulasi yang akurat.

Cara Mencegah Hutang Saat Liburan Mendatang

Nah, setelah berhasil dengan beberapa cara melunasi hutang liburan di atas, apakah anda akan melakukan kesalahan yang sama tahun depan? Tentunya tidak, bukan? Nah, beberapa cara berikut membantu anda menghindari pengeluaran berlebihan atau hutan saat liburan:

  • Alokasikan anggaran khusus. Mulailah membuat daftar hadiah, belanja dekorasi, belanja kue, dan semacamnya untuk liburan mendatang. Buat daftarnya dan perhitungkan biayanya. Kemudian, hitung waktu yang tersisa sebelum liburan. Nah, anda bisa memperhitungkan berapa yang harus disimpan setiap bulannya. Jadi, mulailah menabung.
  • Beli hadiah sedini mungkin. Cara ini membantu anda merencanakan pengeluaran secara lebih baik. Pertama, di bulan-bulan biasa, harga-harga biasanya normal. Kedua, anda memiliki cukup waktu untuk mendapatkan produk terbaik dengan harga yang bersahabat. Ketiga, anda bisa menunggu masa-masa promosi dari vendor yang menyediakan kebutuhan liburan. Keempat, anda bisa mencicil belanjaan, sehingga begitu masa liburan tiba, anda tidak stress karenanya.
Baca Juga:   2 Topik Diskusi Tentang Keuangan dengan Putra-Putri Anda

Pada intinya, cara melunasi hutang liburan adalah dengan mengendalikan ‘keinginan’ berbelanja anda. Jika kondisi keuangan anda tidak stabil, sebaiknya rencanakan liburan yang tidak terlalu berlebihan. Anda bisa mencari tempat wisata yang murah namun memberikan ruang yang cukup bagi anggota keluarga untuk bergembira. Liburan menyenangkan tidak selalu harus mahal. Yang penting adalah cerdas memilih destinasi liburan yang disukai putra-putri anda.

Tagged With :

Leave a Comment