Logam mulia memiliki prestise tersendiri sebagai alternatif wahana investasi yang dianggap aman dan memiliki prospek bagus dalam jangka panjang. Namun, banyak orang melakukan kesalahan dalam berinvestasi, sehingga malah mengalami kerugian fatal. Untuk menghindari situasi semacam itu, Anda perlu mewaspadai beberapa kesalahan berikut ini dan menghindarinya sejauh mungkin.

1. Ekspektasi Terlalu Tinggi
Keuntungan dalam investasi logam mulia bukan diperoleh dari bunga maupun dividen, melainkan dari perubahan harga logam mulia itu sendiri. Ada prekonsepsi bahwa harga emas dan perak akan terus meningkat dari waktu ke waktu, sehingga uang yang akan diperoleh saat menjualnya di masa depan pasti lebih tinggi daripada biaya untuk membelinya. Namun, realitanya tidak demikian. Harga logam mulia hanya terjamin meningkat dalam jangka waktu sangat panjang, antara 3-5 tahun atau lebih. Dalam kurun waktu lebih rendah, harga bisa saja menurun.
Oleh karenanya, ada beberapa hal yang harus Anda pastikan sebelum berinvestasi logam mulia, yakni: tujuan investasi jangka panjang. Jangan berharap Anda akan untung dari investasi logam mulia dalam tempo beberapa hari atau beberapa bulan saja, karena aset ini cuma menguntungkan untuk orang-orang yang siap untuk tidak mencairkan investasi dalam periode yang sangat lama.
2. Salah Paham Antara Trading dan Investasi
Trading logam mulia via broker forex bukanlah investasi. Investasi logam mulia merupakan aktivitas jual-beli yang melibatkan perpindahan kepemilikan logam mulia tersebut, baik secara fisik maupun digital (online), dengan dana yang sudah dimiliki oleh investor. Namun, trading logam mulia (XAU/USD atau XAG/USD) tidak melibatkan perpindahan kepemilikan logam mulia secara nyata, melainkan hanya berupaya mendapatkan keuntungan dari perubahan harga dalam waktu singkat, dengan modal berupa margin.
Perbedaan itu sepintas cukup kecil, tetapi pada prakteknya sangat signifikan. Trading logam mulia termasuk aktivitas berisiko tinggi, berbeda dengan investasi yang relatif aman.
3. Tidak Mempelajari Dunia Investasi Secara Menyeluruh
Banyak orang menganggap investasi logam mulia itu cukup beli, lalu kelak jual lagi. Padahal, Anda takkan bisa memperoleh keuntungan optimal dari aktivitas seperti itu saja. Ada baiknya Anda melakukan riset mengenai lokasi jual-beli yang memiliki rate terbaik, prospek harga logam mulia ke depan, dan beragam jenis aset investasi alternatif lain sebagai bahan pertimbangan tambahan dalam pengambilan keputusan. Seiring dengan bertambahnya pengetahuan dan pengalaman, niscaya Anda akan dapat meningkatkan profitabilitas investasi.
Tagged With : investasi jangka panjang • logam mulia