Wall Street Menguat pada Penutupan Perdagangan Kamis (17/10)

Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street menguat pada penutupan perdagangan Kamis (17/10). Serangkaian perkembangan geopolitik mendorong investor lebih ‘pede’ masuk ke pasar saham.

Dilansir Reuters, Jumat (18/10), Dow Jones Industrial Average (DJIA) naik 24,18 poin atau 0,09 persen menjadi 27.026,16, indeks S&P 500 (SPX) naik 8,28 poin atau 0,28 persen menjadi 2.997,97 dan Nasdaq Composite (IXIC) menambahkan 32,67 poin atau 0,4 persen menjadi 8.156,85.

Inggris dan Uni Eropa menyetujui kesepakatan pemisahan. Nantinya akan diamandemenkan bahwa Inggris tak lagi jadi bagian dari Uni Eropa (Brexit).

Pernyataan pejabat China dan AS yang optimistis terhadap pertemuan dagang selanjutnya dapat menekan ketegangan perang dagang yang telah berlangsung selama beberapa waktu ini.

Selain itu, Turki juga setuju menghentikan serangan Suriah dan memungkinkan penarikan pasukan Kurdi.

“Gencatan senjata Turki dipandang positif. Kabar baik untuk Trump adalah kabar baik bagi pasar. Dari perspektif investasi, pasar menyukai agenda Trump,” kata Stephen Massocca, wakil presiden senior di Wedbush Securities di San Francisco.

Meski demikian, analis memprediksi pendapatan S&P 500 akan turun 2,9 persen pada kuartal III 2019. Ini merupakan yang terendah sejak 2016.

Namun, dari 63 perusahaan dalam S&P 500 yang telah melaporkan kinerjanya sejauh ini, 82,5 persen labanya di atas perkiraan analis.

“(Hasil) sudah bagus, tetapi kami belum benar-benar mendapatkan poin data yang cukup untuk melihat bagaimana laba akan dibandingkan dengan harapan,” kata Massocca.

Saham Morgan Stanley (MS.N) naik 1,5 persen, setelah laba kuartal III yang lebih baik dari perkiraan, didorong oleh perdagangan obligasi dan aset.

Pelopor streaming Netflix Inc (NFLX.O) naik 2,5 persen setelah perusahaan melaporkan kenaikan pelanggan pada kuartal III.

Baca Juga:   Wall Street Melonjak Setelah Ada Harapan Penurunan Suku Bunga AS

Volume perdagangan mencapai 6,01 miliar saham, lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata 6,79 miliar selama 20 hari perdagangan terakhir.

 

Tinggalkan sebuah Komentar