Inilah pergerakan Bursa Saham AS (Wall Street) pada Jumat, 29 Agustus, dan faktor-faktor yang memengaruhinya.
Pada hari tersebut, Wall Street ditutup melemah dari rekor tertingginya. Pelemahan ini disebabkan oleh beberapa faktor utama, baik dari sisi perusahaan maupun makroekonomi.
Penyebab Utama Pelemahan Pasar
1. Penurunan Saham Perusahaan Teknologi dan AI Pelemahan ini didorong oleh anjloknya saham-saham terkait kecerdasan buatan (AI) yang sebelumnya telah mengalami kenaikan signifikan. Beberapa saham yang menjadi sorotan adalah:
- Dell: Sahamnya anjlok hampir 9% meskipun ada prospek permintaan infrastruktur AI yang kuat. Investor khawatir tentang tingginya biaya produksi dan ketatnya persaingan di pasar.
- Nvidia: Sahamnya turun 3,4% dan mengalami penurunan selama tiga hari berturut-turut. Laporan kinerja kuartalan perusahaan, meskipun solid, tidak mampu memenuhi ekspektasi investor yang sangat tinggi.
Penurunan ini memicu kekhawatiran di kalangan investor bahwa investasi di sektor AI mungkin terlalu berlebihan, dan potensi monetisasinya belum jelas.
2. Isu Makroekonomi dan Inflasi Data dari Departemen Perdagangan AS menunjukkan bahwa belanja konsumen pada bulan Juli mengalami kenaikan, dan inflasi jasa meningkat. Laporan ini juga mencatat adanya tekanan harga akibat tarif impor, terutama setelah berakhirnya pembebasan tarif untuk paket impor di bawah $800.
Meskipun inflasi terlihat naik, para ekonom dan pelaku pasar meyakini bahwa Federal Reserve (The Fed) akan tetap melanjutkan rencana pemotongan suku bunga. Alasan utamanya adalah tren ini dianggap bersifat sementara dan tidak akan menghalangi The Fed untuk merespons melemahnya pasar tenaga kerja.
Faktor-Faktor Pendukung Lainnya
- Ekspektasi Pemotongan Suku Bunga The Fed: Sebagian besar pelaku pasar memperkirakan The Fed akan memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin pada pertemuan September. Harapan ini membantu indeks S&P 500 dan Dow mencatat kenaikan bulanan keempat berturut-turut, sementara Nasdaq mencatat kenaikan bulanan kelima berturut-turut.
- Pergerakan Saham Lainnya:
- Saham Alibaba melonjak 13% setelah melaporkan pertumbuhan bisnis komputasi awan yang lebih baik dari perkiraan, didorong oleh permintaan berbasis AI.
- Saham Marvell Technology anjlok hampir 19% karena proyeksi pendapatan kuartalan di bawah ekspektasi.
- Saham Caterpillar turun 3,65% setelah memproyeksikan kenaikan biaya akibat tarif pada 2025.
Ringkasan Indeks dan Sektor
- Indeks S&P 500: Turun 0,64% menjadi 6.460,26 poin.
- Indeks Nasdaq: Anjlok 1,15% menjadi 21.455,55 poin.
- Indeks Dow Jones Industrial Average: Turun 0,20% menjadi 45.544,88 poin.
- Sektor: Enam dari 11 sektor dalam S&P 500 menguat, dipimpin oleh sektor kesehatan dan barang konsumsi primer. Sementara itu, sektor teknologi, yang paling terpengaruh oleh penurunan saham AI, merosot 1,63%.