Teknologi Usaha Kecil: Kisah Besar di Tahun 2020 – Part 3

XM broker promo bonus

Pada post sebelumnya, dibahas kisah yang cukup mengejutkan, di mana Google memberikan dukungan OS Chrome pada PC lama. Sebuah software bernama CloudReady memungkinkan perangkat lama berfungsi layaknya Chromebooks. Apakah ada relevansi antara apa yang terjadi di perusahaan teknologi raksasa tersebut dengan pemanfaatan teknologi usaha kecil yang sedang anda jalankan? Tentu saja ada, meski secara tidak langsung. Strategi ini juga bisa menjadi game changer bagi usaha kecil, terutama yang anggarannya masih sangat terbatas.

Bayangkan saja: ada memiliki perangkat Windows atau Apple yang lama. Daripada menggantinya dengan yang baru, anda bisa mengubahnya menjadi Chromebooks. Bukankah ini merupakan suatu langkah penghematan, bukan? Dengan melakukan hal yang sama, anda bisa memfungsikan kembali investasi hardware yang sudah lama.

teknologi usaha kecil 3

Kisah Teknologi Usaha Kecil Sebagai Inspirasi

Bank diam-diam juga bergerak

Wells Fargo dan platform pengelolaan hutang bernama Bill.com menyatukan kekuatan untuk menciptakan suatu fitur yang akan membantu usaha kecil dan menengah dalam mendapatkan akses menuju otomatisasi proses pengelolaan hutang dan piutang. Kemitraan ini akan membantu menyederhanakan alur kerja menjadi sebuah proses digital, sementara fitur-fiturnya semakin banyak, seperti invoice yang dibuat secara elektronik.

Sementara itu, bank TD melaporkan rencana memperkenalkan TD Online Accounting, yang berfungsi sebagai sebuah fitur pembayaran dan akuntansi online. Penambahan ini akan dimasukkan ke platform online bagi usaha kecil dan memungkinkan pemilik usaha untuk membayar tagihan elektronik dan kartu kredit langsung dari rekening bisnis TD Bank. Dengan demikian, proses pembayaran akan jauh lebih efisien.

Ini adalah dua contoh dari banyak kisah, di mana bank juga mencoba berintegrasi dengan produk-produk akuntansi bagi usaha kecil atau menawarkan opsi pembukuan yang bisa dimanfaatkan oleh pemilik usaha kecil dan menengah. Diprediksi bahwa bank akan semakin gencar menghasilkan produk teknologi usaha kecil melalui software atau sistem informasi untuk membangun hubungan yang lebih baik di masa depan. Masuk akal, bukan?

Baca Juga:   Daftar Bisnis Sampingan Bagi Mahasiswa yang Cocok Dijadikan Pilihan
Chat Customer Services mulai masuk ke DM Instagram

Pemilik usaha saat ini bisa memberikan layanan customer service secara live untuk membantu pengguna yang ingin mengajukan pertanyaan melalui Instagram. Karena pertanayan-pertanyaan melalui Stories dan Shops di Instagram bisa diakses secara bersamaan, perusahaan juga akan bisa menggabungkan platform media sosial dengan CRM yang ada, sehingga perusahaan bisa menjajaki rentetan dan riwayat pesan dari konsumen. Versi Messenger terbaru saat ini sedang diuji oleh brand-brand besar, seperti Adidas, Michael Kors, H&M, dan beberapa perusahaan lainnya.

Instagram dimiliki oleh Facebook. Salah satu strategi yang sedang dilakukan Facebook adalah mengembangkan kapabilitas e-commerce yang dimilikinya. Selama beberapa tahun ke depan, usaha kecil yang menjual produk di kedua platform ini akan mendapatkan lebih banyak tools yang bisa mempermudah mereka dalam menjual produknya dan memberikan layanan terbaik bagi konsumen. Dengan jutaan pengguna yang dimilikinya, bisakah Facebook menjadi sebuah platform yang lebih baik untuk mendatangkan pendapatan bagi usaha anda? Kita akan melihatnya dalam beberapa tahun ke depan.

Google Translate sudah dilengkapi fitur transkripsi percakapan secara real-time

Perusahaan teknologi raksasa, Google mengumumkan bahwa mereka sudah meluncurkan sebuah fitur baru pada aplikasi Translate Android. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk membuat transkripsi percakapan secara real time. Fitur baru ini mendukung sejumlah bahasa, seperti Thai, Portugis, Spanyol, Rusia, Hindi, Perancis, Jerman, dan Bahasa Inggris.

Pengguna bisa menekan tombol “transcribe” dari home screen dan memilih bahasa sumber dan bahasa sasaran, kemudian menekan icon microphone untuk memulai, menghentikan, menangguhkan, atau memulai kembali transkripsi yang sudah dipilih.

Microsoft dan Amazon Alexa saat ini menyediakan layanan penerjamahan dan transkripsi yang sama. Dunia sudah semakin dekat, dan itu akan sangat mempermudah usaha-usaha kecil dalam melakukan bisnis lintas negara, di mana bahasa sebelumnya menjadi kendala yang sangat besar.

Baca Juga:   Bisnis Sampingan Mahasiswa Dari Rumah Dengan Social Distancing
Teknologi Augmented Reality tumbuh cepat, berkat pandemi Covid-19

Augmented Reality (AR) menjadi salah satu faktor kunci yang membantu perusahaan mendapatkan penjualan selama pandemi Covid-19. Misalnya, calon pengantin bisa berbelanja secara virtual melalui website David’s Bridal dan fitur AR yang tersedia di website tersebut. Orang yang sedang berbelanja bisa melihat patung manekin 3-Dimensi di website, memiliki gaun, dan melihatnya dari aspek 360 derjat, serta bisa melihat pakaian secara dekat, mengenali bahannya, serta detil gaun tersebut.

Demikian juga dengan Avataar.me (sebuah platform periklanan yang digerakkan oleh teknologi AI). Fitur ini membantu perusahaan dengan mengubah gambar 2D menjadi 3D untuk membantu calon konsumen melihat objek secara lebih depat, seperti mobil, rumah, dan mebel.

Mengapa hal ini penting bagi bisnis anda? Karena pandemi Covid-19, usaha kecil maupun besar mencoba mencari cara-cara yang inovatif untuk menunjukkan produk mereka secara aman menggunakan jalur virtual. Oleh sebab itu, penggunaan aplikasi AR semakin berkembang. Ini adalah trend teknologi usaha kecil yang akan terus bergerak dalam beberapa tahun ke depan. Jika anda menjalankan bisnis yang sejenis, seperti ritel, jasa lapangan, atau real estate, maka teknologi ini dapat dipertimbangkan.

Sebenarnya, masih banyak kisah teknologi usaha kecil yang terjadi di dunia sepanjang tahun 2020. Sebagian di antaranya tentu memiliki relevansi dengan usaha yang sedang anda jalankan.

Tagged With :

Leave a Comment