<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>dolar australia | Investasi Online</title>
	<atom:link href="https://investasi.online/tag/dolar-australia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Portal Edukasi Investasi</description>
	<lastBuildDate>Tue, 28 Jul 2026 17:06:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.13</generator>
	<item>
		<title>5 Agenda Utama Pasar Forex 27 Juli-31 Juli 2026</title>
		<link>https://investasi.online/5-agenda-utama-pasar-forex-27-juli-31-juli-2026/</link>
					<comments>https://investasi.online/5-agenda-utama-pasar-forex-27-juli-31-juli-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Anna]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jul 2026 17:21:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Forex]]></category>
		<category><![CDATA[analisa fundamental]]></category>
		<category><![CDATA[dolar as]]></category>
		<category><![CDATA[dolar australia]]></category>
		<category><![CDATA[euro]]></category>
		<category><![CDATA[poundsterling]]></category>
		<category><![CDATA[trading forex]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=29448</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dolar AS menguat pesat selama satu minggu lalu berkat permintaan atas aset safe haven di tengah memanasnya Perang AS-Iran. Indeks Dolar AS (DXY) sampai mendekati level tertinggi bulan ini. Namun, <a href="https://investasi.online/5-agenda-utama-pasar-forex-27-juli-31-juli-2026/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/5-agenda-utama-pasar-forex-27-juli-31-juli-2026/" data-wpel-link="internal">5 Agenda Utama Pasar Forex 27 Juli-31 Juli 2026</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Dolar AS menguat pesat selama satu minggu lalu berkat permintaan atas aset <a href="https://investasi.online/apa-itu-safe-haven-ini-dia-pengertian-dan-contohnya/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal"><em>safe haven</em></a> di tengah memanasnya Perang AS-Iran. Indeks Dolar AS (DXY) sampai mendekati level tertinggi bulan ini. Namun, momentumnya agak melemah dalam perdagangan hari Senin (27/7/2026) karena kedua negara sudah mengurangi intensitas serangan masing-masing sejak akhir pekan.</p>
<p style="text-align: justify;"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter wp-image-29449 size-full" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2026/07/DXY_2026-07-27_23-54-37.png" alt="Agenda Utama Pasar Forex 27 Juli-31 Juli 2026" width="750" height="407" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2026/07/DXY_2026-07-27_23-54-37.png 750w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2026/07/DXY_2026-07-27_23-54-37-300x163.png 300w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Selama beberapa sesi ke depan, beragam pasangan mata uang mayor mungkin akan mengalami fase konsolidasi temporer sehubungan dengan sejumlah event berdampak tinggi yang akan hadir minggu ini. Berikut ini daftarnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>1. Pengumuman Suku Bunga Federal AS</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Federal Open Market Committee (FOMC) akan mengadakan rapat reguler pada tanggal 28-29 Juli 2026. Hasilnya akan diumumkan pada tanggal 30 Juli 2026 pukul 1:00 WIB.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagian besar trader memperkirakan FOMC akan mempertahankan target suku bunga Federal dalam rentang 3.5-3.75%. Hanya ada peluang sekitar 30% untuk kenaikan suku bunga minggu ini. Oleh karena itu, pelaku pasar akan lebih berfokus pada pernyataan FOMC serta respons mereka terhadap tekanan inflasi dan <a href="https://investasi.online/geopolitik-memanas-gagalnya-kesepakatan-as-iran-guncang-bursa-saham-global/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">geopolitik</a>.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>2. Rilis data inflasi Australia</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Australia menerbitkan data inflasi rutin secara bulanan dan kuartalan. Namun, data inflasi kuartalan yang dirilis pada hari Rabu, tanggal 29 Juli 2026 akan menarik lebih banyak perhatian.</p>
<p style="text-align: justify;">Tingkat inflasi Australia saat ini sudah mencapai 4.1% (y/y), jauh di atas target bank sentral antara 2-3%. Oleh karena itu, kenaikan inflasi dapat mendorong bank sentralnya untuk segera menaikkan suku bunga dan mengerek kurs Dolar Australia.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>3. Rilis data PDB dan inflasi Zona Euro</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kurs Euro tertekan selama beberapa bulan terakhir. Prospeknya ke depan juga masih tertekan, karena proyeksi ekonomi yang medioker.</p>
<p style="text-align: justify;">Konsensus memperkirakan pertumbuhan PDB Zona Euro kuartal kedua tahun 2026 hanya naik 0.2% (q/q), setelah menciut sebesar -0.2% pada kuartal pertama. Sementara inflasi diperkirakan naik sedikit dari 2.8% menjadi 2.9% (y/y) pada bulan Juli 2026. Apabila angka aktualnya lebih rendah dari perkiraan, kurs Euro terancam longsor lagi.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>4. Pengumuman Suku Bunga Inggris</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Pada sesi Eropa hari Kamis tanggal 30 Juli 2026, pasar akan menyoroti pengumuman Komite Kebijakan Moneter (MPC) yang merupakan dewan pemangku kebijakan tertinggi Bank of England (BoE). Estimasi tingkat suku bunga stabil pada 3.75%. Akan tetapi, notulen rapat dan hasil voting dapat berpengaruh besar jika bernada lebih <em>dovish</em> atau <em>hawkish</em> daripada sebelumnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>5. Rilis data indeks harga PCE inti</strong></p>
<p style="text-align: justify;">FOMC memanfaatkan indeks harga PCE inti sebagai referensi data inflasi utama dalam pembuatan keputusannya. Oleh sebab itu, rilis indeks pada sesi New York hari Kamis akan menarik perhatian publik.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/5-agenda-utama-pasar-forex-27-juli-31-juli-2026/" data-wpel-link="internal">5 Agenda Utama Pasar Forex 27 Juli-31 Juli 2026</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/5-agenda-utama-pasar-forex-27-juli-31-juli-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prediksi Forex Tahun 2026, 5 Mata Uang Ini Bullish!</title>
		<link>https://investasi.online/prediksi-forex-tahun-2026-5-mata-uang-ini-bullish/</link>
					<comments>https://investasi.online/prediksi-forex-tahun-2026-5-mata-uang-ini-bullish/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Anna]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Jan 2026 12:12:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Forex]]></category>
		<category><![CDATA[analisa fundamental]]></category>
		<category><![CDATA[dolar as]]></category>
		<category><![CDATA[dolar australia]]></category>
		<category><![CDATA[poundsterling]]></category>
		<category><![CDATA[trading forex]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=28184</guid>

					<description><![CDATA[<p>Beragam mata uang mengalami gejolak dahsyat sepanjang tahun 2025. Presiden AS Donald Trump merilis beragam keputusan kontroversial yang mengguncang pasar keuangan, sekaligus memicu aksi jual dan aksi beli terhadap mata <a href="https://investasi.online/prediksi-forex-tahun-2026-5-mata-uang-ini-bullish/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/prediksi-forex-tahun-2026-5-mata-uang-ini-bullish/" data-wpel-link="internal">Prediksi Forex Tahun 2026, 5 Mata Uang Ini Bullish!</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Beragam mata uang mengalami gejolak dahsyat sepanjang tahun 2025. Presiden AS Donald Trump merilis beragam keputusan kontroversial yang mengguncang pasar keuangan, sekaligus memicu aksi jual dan aksi beli terhadap mata uang tertentu. Sialnya, Dolar AS justru mengalami kemerosotan yang sangat tajam.</p>
<p style="text-align: justify;">Indeks Dolar AS (DXY) menduduki 108.52 pada pembukaan perdagangan bulan Januari, tetapi ditutup dekat 98.00 pada akhir Desember 2025. Para pakar memperkirakan kurs Dolar AS bakal melemah lebih lanjut dalam prediksi <a href="https://investasi.online/mengenal-apa-itu-forex-trading/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">forex</a> tahun 2026. Pada gilirannya, perkiraan ini membuka peluang bullish bagi beragam mata uang lain.</p>
<p style="text-align: justify;"><img decoding="async" class="aligncenter wp-image-28185 size-full" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2026/01/DXY_2026-01-03_18-47-48.png" alt="Prediksi Forex Tahun 2026 5 Mata Uang Ini Bullish" width="750" height="383" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2026/01/DXY_2026-01-03_18-47-48.png 750w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2026/01/DXY_2026-01-03_18-47-48-300x153.png 300w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Euro (EUR)</strong> bertengger pada urutan pertama di antara beragam mata uang yang berpotensi bullish. Bank sentral Eropa (ECB) kemungkinan tidak akan mengubah kebijakannya, berlawanan dengan tren penurunan <a href="https://investasi.online/suku-bunga-federal-reserve-lukisan-suram-perekonomian-as/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">suku bunga Federal Reserve AS</a>, sehingga dapat mendorong EUR/USD sampai kisaran 1.24-1.28.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Dolar Australia (AUD)</strong> juga berpotensi bullish karena bank sentralnya kemungkinan akan makin hawkish. Selain itu, Aussie didukung oleh tingkat inflasi yang tetap tinggi, permintaan yang besar dari China atas bijih besi, serta kondisi teknikal yang menjanjikan. AUD/USD kemungkinan kalem pada kuartal pertama tahun 2026, kemudian meningkat mulai kuartal kedua hingga mencapai kisaran 0.7000-an.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Dolar Selandia Baru (NZD)</strong> berpeluang bangkit seiring dengan depresiasi Dolar AS dan pemulihan pasar keuangan Asia. NZD/USD menutup tahun 2025 di bawah ambang 0.5800, tetapi diperkirakan bakal menanjak sampai 0.6100 atau lebih tinggi lagi pada tahun 2026.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pound Sterling (GBP)</strong> kemungkinan akan menampilkan kinerja yang beragam pada tahun 2026. Konsensus memperkirakan <a href="https://investasi.online/karakteristik-mata-uang-pair-gbpusd-dalam-trading-forex/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">GBP/USD</a> berpeluang bullish, tetapi Sterling terancam melemah dibandingkan Euro dan beberapa mata uang lain. Pasalnya, bank sentral Inggris (BoE) bakal menurunkan suku bunga dengan jumlah yang sekitar sama dengan Federal Reserve AS. Rentang perkiraan pasar untuk GBP/USD tahun 2026 sangat lebar, mulai dari 1.35 sampai 1.47.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Yen Jepang (JPY)</strong> berpotensi menguat jika kurs Dolar AS terus terdepresiasi dan bank sentral Jepang (BoJ) menaikkan suku bunga lagi. Dalam skenario tersebut, USD/JPY kemungkinan melorot sampai 135.00. Namun, mayoritas analis forex mensinyalir <a href="https://investasi.online/prospek-trading-usd-jpy-tahun-2025/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">USD/JPY</a> akan terus berfluktuasi di antara level 146-154.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/prediksi-forex-tahun-2026-5-mata-uang-ini-bullish/" data-wpel-link="internal">Prediksi Forex Tahun 2026, 5 Mata Uang Ini Bullish!</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/prediksi-forex-tahun-2026-5-mata-uang-ini-bullish/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Memahami Dampak Tarif Trump Terhadap Forex Mayor</title>
		<link>https://investasi.online/memahami-dampak-tarif-trump-terhadap-forex-mayor/</link>
					<comments>https://investasi.online/memahami-dampak-tarif-trump-terhadap-forex-mayor/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Anna]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Oct 2025 14:18:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Forex]]></category>
		<category><![CDATA[analisa fundamental]]></category>
		<category><![CDATA[dolar as]]></category>
		<category><![CDATA[dolar australia]]></category>
		<category><![CDATA[trading forex]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=27531</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berita seputar tarif Trump telah berulang kali meningkatkan volatilitas pasar forex sejak awal tahun 2025. Kemarin (10/10/2025), ancaman Trump untuk menambah tarif impor sebesar 100% atas barang-barang asal China pun <a href="https://investasi.online/memahami-dampak-tarif-trump-terhadap-forex-mayor/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/memahami-dampak-tarif-trump-terhadap-forex-mayor/" data-wpel-link="internal">Memahami Dampak Tarif Trump Terhadap Forex Mayor</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Berita seputar tarif Trump telah berulang kali meningkatkan volatilitas pasar forex sejak awal tahun 2025. Kemarin (10/10/2025), ancaman Trump untuk menambah tarif impor sebesar 100% atas barang-barang asal China pun kembali mengobrak-abrik pasar keuangan global. Namun, bagaimana sebenarnya dampak tarif Trump terhadap <a href="https://investasi.online/mengenal-apa-itu-forex-trading/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">forex</a>, khususnya pasangan mata uang utama (<a href="https://investasi.online/karakteristik-mata-uang-utama-major-pairs-dalam-trading-forex/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal"><em>major pairs</em></a>)?</p>
<p style="text-align: justify;"><img decoding="async" class="aligncenter wp-image-27532 size-full" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2025/10/20251011-dampak-tarif-trump-mata-uang.jpg" alt="Memahami Dampak Tarif Trump Terhadap Forex Mayor" width="750" height="410" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2025/10/20251011-dampak-tarif-trump-mata-uang.jpg 750w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2025/10/20251011-dampak-tarif-trump-mata-uang-300x164.jpg 300w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /></p>
<h2 style="text-align: justify;">Dampak Tarif Terhadap Dolar AS</h2>
<p style="text-align: justify;">Tarif impor dapat memengaruhi arus perdagangan antarnegara. Jika impor suatu negara berkurang gara-gara pemerintahnya menaikkan tarif, maka nilai tukar mata uangnya dapat menguat seiring dengan perbaikan neraca perdagangan.</p>
<p style="text-align: justify;">Contohnya, Amerika Serikat meningkatkan tarif impor atas barang-barang asal Kanada, negara tetangganya. Perusahaan-perusahaan AS kemungkinan akan membeli lebih sedikit produk bikinan Kanada, sehingga mengurangi permintaan atas Dolar Kanada dan dapat mendorong penguatan USD/CAD.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika Kanada membalas dengan menerapkan tarif impor yang sama tingginya untuk produk-produk asal AS, maka situasinya akan berbeda. Tren USD/CAD berikutnya akan bergerak ke arah mana dampak tarif tersebut lebih ringan. Umpamanya, jika perekonomian Amerika Serikat diperkirakan lebih terpukul oleh aksi balas-membalas tarif tersebut maka USD/CAD kemungkinan akan turun.</p>
<p style="text-align: justify;">Sayangnya, realita hubungan kedua negara itu sangat erat hingga kemunduran pada salah satunya dapat meluas sampai ke wilayah tetangganya. Alhasil, sengketa dagang AS-Kanada merupakan gelagat bearish bagi Dolar AS maupun Dolar Kanada terhadap mata uang mayor lain.</p>
<h2 style="text-align: justify;">Dampak Tarif Terhadap Mata Uang Mayor Lain</h2>
<p style="text-align: justify;">Berdasarkan uraian di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa kebijakan tarif Amerika Serikat dapat memengaruhi kurs Dolar AS dan mata uang negara terkait yang komoditas ekspornya dikenai tarif oleh Trump. Selain itu, tarif Trump juga bisa memengaruhi minat risiko global jangka pendek dan mata uang lain yang tidak berkaitan secara langsung.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika minat risiko global memburuk, pelaku pasar cenderung melego aset-aset <em>high-risk</em> seperti <a href="https://investasi.online/mengenal-apa-itu-saham/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">saham</a> dan <a href="https://investasi.online/investasi-cryptocurrency-menarik-tapi-apakah-harus-anda-lakukan/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal"><em>cryptocurrency</em></a>. Mata uang Dolar Australia dan Dolar New Zealand biasanya juga terlanda aksi jual. Di saat yang sama, pelaku pasar akan memborong aset-aset <a href="https://investasi.online/apa-itu-safe-haven-ini-dia-pengertian-dan-contohnya/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal"><em>safe haven</em></a> seperti Franc Swiss, Yen Jepang, dan Emas.</p>
<p style="text-align: justify;">Berikut ini rangkuman dampak pengumuman tarif Trump yang biasanya berlaku bagi pasangan mata uang mayor:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><a href="https://investasi.online/prospek-trading-eur-usd-tahun-2025/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">EUR/USD</a>: Bullish</li>
<li><a href="https://investasi.online/karakteristik-mata-uang-pair-gbpusd-dalam-trading-forex/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">GBP/USD</a>: Bullish</li>
<li><a href="https://investasi.online/prospek-trading-usd-jpy-tahun-2025/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">USD/JPY</a>: Bearish</li>
<li>USD/CHF: Bearish</li>
<li>AUD/USD: Bearish</li>
<li>NZD/USD: Bearish</li>
<li>USD/CAD: Netral</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Dalam jangka panjang, kebijakan tarif Trump hanya termasuk salah satu <a href="https://investasi.online/faktor-yang-mempengaruhi-nilai-tukar-mata-uang/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">faktor yang memengaruhi nilai tukar mata uang</a> di pasar forex. Banyak faktor lain yang dapat berdampak lebih besar, seperti tingkat suku bunga dan kondisi ekonomi secara umum.</p>
<p style="text-align: justify;">Mata uang negara yang lebih tangguh di tengah tantangan ini tentunya akan berkinerja lebih baik daripada negara-negara yang terjerumus ke dalam resesi atau stagflasi gara-gara tarif. Oleh karena itu, para pakar biasanya menyarankan agar trader tidak buru-buru panik dalam menanggapi pengumuman Trump tertentu melainkan tetap berfokus pada gambaran tren yang lebih besar.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/memahami-dampak-tarif-trump-terhadap-forex-mayor/" data-wpel-link="internal">Memahami Dampak Tarif Trump Terhadap Forex Mayor</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/memahami-dampak-tarif-trump-terhadap-forex-mayor/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>RBA Patahkan Ekspektasi Hawkish Pasar, Aussie Jeblok</title>
		<link>https://investasi.online/rba-patahkan-ekspektasi-hawkish-pasar-aussie-jeblok/</link>
					<comments>https://investasi.online/rba-patahkan-ekspektasi-hawkish-pasar-aussie-jeblok/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sawayakana Asa]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Nov 2021 17:50:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Forex]]></category>
		<category><![CDATA[dolar australia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=14424</guid>

					<description><![CDATA[<p>Suku bunga bank sentral Australia (RBA) dipertahankan di level rendah 0.1% hingga bulan November ini. Bank sentral tersebut juga berkomitmen untuk terus memompa stimulus ke perekonomian, dengan cara membeli obligasi <a href="https://investasi.online/rba-patahkan-ekspektasi-hawkish-pasar-aussie-jeblok/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/rba-patahkan-ekspektasi-hawkish-pasar-aussie-jeblok/" data-wpel-link="internal">RBA Patahkan Ekspektasi Hawkish Pasar, Aussie Jeblok</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Suku bunga bank sentral Australia (RBA) dipertahankan di level rendah 0.1% hingga bulan November ini. Bank sentral tersebut juga berkomitmen untuk terus memompa stimulus ke perekonomian, dengan cara membeli obligasi senilai $4 miliar per pekan hingga Februari.</p>
<p>Namun, RBA meninggalkan salah satu langkah stimulus moneter yakni Yield Curve Control. Kebijakan yang diperkenalkan sejak Maret 2020 begitu COVID-19 melanda ini sudah tak lagi dijadikan patokan. RBA melepaskan cengkeramannya pada yield curve yang mencakup penjagaan terhadap yield obligasi pemerintah April 2024 pada tingkat yang sama dengan tingkat suku bunga.</p>
<p>Kapitulasi tersebut disetujui oleh para anggota rapat RBA berhubung mereka telah gagal melakukan intervensi beberapa kali minggu lalu untuk melindungi level 0.1 persen dalam menghadapi aksi jual pasar obligasi.</p>
<p>“Kebijakan ini menjadi tidak berkelanjutan karena pasar mengalihkan pandangannya tentang kemungkinan kenaikan suku bunga sebelum 2024; sesuatu yang diakui RBA sebagai kebijakan yang tidak lagi efektif dalam menahan struktur umum suku bunga di Australia,” kata Ivan. Colhoun, kepala penelitian global di NAB.</p>
<p>Alasan lain dibalik pengabaian terhadap Yield Curve Control adalah karena kepemilikan obligasi. &#8220;Bank menyematkan keputusan untuk mengabaikan target imbal hasil pada sebagian faktor teknis, dengan alasan bahwa jika mempertahankan target, maka bank akan memiliki seluruh jumlah obligasi April 2024 yang beredar,&#8221; kata Marcel Thieliant, ekonom senior di Capital Economics.</p>
<h2>Suku Bunga RBA Mungkin Baru Naik 2024</h2>
<p>RBA memberikan sinyal paling kuat terhadao kemungkinan kenaikan suku bunga ke 2023 dari 2024. Meskipun demikian, gubernur RBA Philip Lowe memperingatkan bahwa <strong>&#8220;masih sangat mungkin suku bunga akan tetap pada level saat ini hingga 2024&#8221;.</strong> Menurut Lowe, pasar telah &#8220;benar-benar bereaksi berlebihan&#8221; terhadap satu laporan inflasi, padahal data itu tidak mencerminkan fungsi reaksi RBA.</p>
<blockquote><p>&#8220;Dewan siap untuk bersabar, dengan perkiraan utama untuk inflasi saat ini tidak lebih tinggi dari 2,5 persen pada akhir 2023 dan hanya peningkatan bertahap dalam pertumbuhan upah.&#8221; ujar Lowe.</p></blockquote>
<p>Menyusul kebijakan moneter RBA, AUD/USD merosot drastis ke 0.7422. Pasalnya, pasar sudah terlanjur menaruh sentimen hawkish pada RBA. Namun, kenyataannya bank sentral Australia justru sangat dovish dan mematakan ekspektasi Rate Hike secepatnya.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-14425 size-full" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/11/AUDUSD_2021-11-03_00-32-46.png" alt="audusd" width="750" height="420" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/11/AUDUSD_2021-11-03_00-32-46.png 750w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/11/AUDUSD_2021-11-03_00-32-46-300x168.png 300w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/rba-patahkan-ekspektasi-hawkish-pasar-aussie-jeblok/" data-wpel-link="internal">RBA Patahkan Ekspektasi Hawkish Pasar, Aussie Jeblok</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/rba-patahkan-ekspektasi-hawkish-pasar-aussie-jeblok/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>AUD/USD Turun Tipis Pasca Notulen Kebijakan Moneter RBA</title>
		<link>https://investasi.online/aud-usd-turun-tipis-pasca-notulen-kebijakan-moneter-rba/</link>
					<comments>https://investasi.online/aud-usd-turun-tipis-pasca-notulen-kebijakan-moneter-rba/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sawayakana Asa]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Mar 2019 10:28:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Forex]]></category>
		<category><![CDATA[audusd]]></category>
		<category><![CDATA[dolar australia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=2114</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dolar Australia turun tipis terhadap Dolar AS di sesi Eropa, Selasa (19/Maret) sore ini. Pagi tadi, Reserve Bank of Australia (RBA) telah mempublikasikan notulen kebijakan moneternya. Bank sentral Australia tersebut <a href="https://investasi.online/aud-usd-turun-tipis-pasca-notulen-kebijakan-moneter-rba/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/aud-usd-turun-tipis-pasca-notulen-kebijakan-moneter-rba/" data-wpel-link="internal">AUD/USD Turun Tipis Pasca Notulen Kebijakan Moneter RBA</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Dolar Australia turun tipis terhadap Dolar AS di sesi Eropa, Selasa (19/Maret) sore ini. Pagi tadi, Reserve Bank of Australia (RBA) telah mempublikasikan notulen kebijakan moneternya. Bank sentral Australia tersebut menunjukkan sentimen yang tidak se-dovish sebelumnya.</p>
<p>Notulen untuk rapat yang telah digelar pada tanggal 5 Maret tersebut mencatat keputusna RBa untuk mempertahankan tingkat suku bunganya di level 1.5 persen. Level tersebut dipertahankan sejak bulan Agustus 2016, dan menjadi level Offcial Cash Rate (OCR) terlama sepanjang sejarah bank sentral Australia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Tak Se-Dovish Sebelumnya</h2>
<p>Di samping itu, RBA masih menyebutkan adanya ketidakpastian signfikan dalam Outlook ekonomi Australia. Namun, <strong>mereka menyebutkan bahwa tingkat suku bunga dapat dinaikkan ataupun diturunkan, sesuai dengan kebutuhan. Pernyataan ini sedikit berbeda dengan pernyataan RBA sebelumnya</strong>, dimana bank sentral tersebut mengatakan bahwa peluang kenaikan suku bunga masih jauh untuk dilaksanakan dalam jangka pendek.</p>
<blockquote><p>&#8220;Mengingat bahwa kemajuan progres (program) pengurangan pengangguran dan peningkatan inflasi merupakan ekspektasi yang beralasan, maka para anggota (rapat RBA) sepakat bahwa dalam waktu dekat belum diperlukan sebuah penyesuaian kebijakan moneter,&#8221; tulis notulen RBA hari ini.</p></blockquote>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Dolar Australia Belum Punya Tambahan Power</h2>
<p>Menyusul laporan tersebut, dalam grafik harian, AUD/USD menunjukkan penurunan tipis. Saat berita ini ditulis, pair Aussie selip 0.05 persen saja dan diperdagangkan pada 0.7096. Namun, jika dilihat dari pergerakan sejak tanggal 8 Maret, AUD/USD masih menunjukkan tren menguat. Hal ini disebabkan oleh bearish-nya Dolar AS dalam sepekan terakhir.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-2115 size-full" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2019/03/au19m.png" alt="" width="750" height="483" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2019/03/au19m.png 750w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2019/03/au19m-300x193.png 300w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /></p>
<p>Sayangnya, menurut analis DailyFX David Cottle, <strong>pelemahan Dolar AS belum cukup untuk membuat Dolar Australia naik lebih jauh.</strong> Cottle menilai, AUD/USD masih berada dalam downtrend sejak awal tahun 2018. Lagipula, lemahnya kenaikan inflasi Australia dan belum pastinya kemungkinan kenaikan suku bunga RBA, masih menjadi faktor yang membuat Dolar Australia tak punya cukup pendorong untuk menambah penguatan.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/aud-usd-turun-tipis-pasca-notulen-kebijakan-moneter-rba/" data-wpel-link="internal">AUD/USD Turun Tipis Pasca Notulen Kebijakan Moneter RBA</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/aud-usd-turun-tipis-pasca-notulen-kebijakan-moneter-rba/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
