Suku Bunga Deposito Tertinggi Januari 2019

Saat mengambil deposito, salah satu pertimbangan utama tentunya adalah berapa besar bunga deposito yang akan diperoleh pada akhir jatuh tempo. Nah, apabila Anda sedang mencari bank mana yang menyediakan suku bunga tertinggi, di sini kami telah menengok data per 7 Januari 2019 dan membuatkan daftarnya untuk Anda.

Suku Bunga Deposito Tertinggi Januari 2019

 

1. Bank ICBC Indonesia

Bank ICBC Indonesia memberikan bunga setinggi 7.5 persen (per annum) untuk deposito rupiah bertenor 6 bulan, tergolong paling tinggi dibandingkan bank-bank umum nasional lainnya. Sedangkan tingkat suku bunga untuk tenor lainnya adalah 6.8 persen (1 bulan dan 3 bulan) serta 5.8 persen (tenor 1 tahun).

 

2. Bank CIMB Niaga

Bank CIMB Niaga menawarkan suku bunga 7.3 persen untuk deposito bertenor 3 bulanan. Suku bunga deposito untuk jangka waktu lain juga tak berbeda terlalu jauh, yaitu 6.6 persen (1 bulan), 7 persen (6 bulan), dan 7.1 persen (1 tahun).

 

3. Bank DBS Indonesia

Bank nasional yang merupakan bagian dari grup DBS Singapura ini mematok bunga 7.3 persen untuk deposito bertenor 1 tahun. Namun, bagi jangka waktu lebih rendah, diterapkan suku bunga di bawahnya, yaitu 5.8 persen (1 bulan), serta 6.9 persen (3 bulan dan 6 bulan).

 

Selain ketiga bank tersebut, bank umum nasional lainnya menerapkan suku bunga deposito rata-rata antara 4-7 persen. Apabila Anda menanamkan deposito berjangka dei perbankan umum, maka hanya bunga sebesar itulah imbal hasil yang bisa diperoleh. Namun, apabila Anda membuka rekening deposito berjangka di bank daerah, maka dimungkinkan untuk mendapatkan keuntungan lebih besar.

Di sisi lain, Anda perlu mewaspadai tawaran deposito dengan bunga yang berkali lipat lebih tinggi dari kisaran rata-rata suku bunga bank umum, misalnya 20 persen, 25 persen, 50 persen, atau bahkan jauh di atasnya. Mengapa demikian? Ada dua alasan. Pertama, lembaga atau bank yang menawarkan bunga deposito tinggi tersebut belum tentu kredibel. Kedua, simpanan deposito Anda yang akan diberi bunga tinggi tadi boleh jadi tidak di-cover oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Akibatnya, apabila lembaga keuangan atau bank terkait mengalami kebangkrutan atau sejenisnya, maka dana Anda akan hangus begitu saja tanpa ada harapan untuk mendapatkan kembali.

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar