Saham Teknologi Anjlok, Wall Street Melemah

Investor mempertimbangkan keputusan The Fed terkait bank-bank yang kesulitan menjual saham teknologi setelah kenaikan suku bunga yang kuat belakangan ini. Hal tersebut menyebabkan pada perdagangan Selasa (28/3/2023), Wall Street berakhir melemah.

Dikutip Reuters, Rabu (29/3), Dow Jones Industrial Average (.DJI) turun 37,83 poin, atau 0,12 persen, menjadi 32.394,25, S&P 500 (.SPX) kehilangan 6,26 poin, atau 0,16 persen, menjadi 3.971,27 dan Nasdaq Composite (.IXIC) turun 52,76 poin, atau 0,45 persen, menjadi 11.716,08.

Regulator perbankan utama Federal Reserve, Michael Barr, mengatakan Silicon Valley Bank melakukan keputusan yang “mengerikan” dalam mengelola risiko sebelum keruntuhannya. Saham Apple (AAPL.O) dan Microsoft (MSFT.O) dan saham perusahaan teknologi lainnya berakhir turun dan menjadi salah satu hambatan terbesar di S&P 500.

Indeks saham teknologi S&P 500 (.SPLRCT) turun 0,5 persen pada perdagangan kemarin, memperpanjang penurunan minggu ini, tetapi tetap naik tajam untuk kuartal tersebut. Sedangkan, Indeks perbankan regional KBW (.KRX) turun 0,2 persen hari ini.

Imbal hasil Treasury naik lebih tinggi juga membuat saham-saham teknologi tertekan. Sementara itu, sebuah survei menunjukkan bahwa konsumen AS secara tak terduga meningkat sepanjang bulan Maret meskipun investor mengalami kecemasan terkait pasar tenaga kerja.

Mendekati akhir kuartal, investor menantikan hasil saham bank yang diperkirakan memberi mereka kepastian tentang kondisi sektor perbankan setelah runtuhnya Silicon Valley dan Signature Bank.

Di satu sisi, saham Alibaba Group melonjak 14,3 persen setelah perusahaan mengumumkan akan membagi bisnisnya menjadi enam unit utama yang meliputi e-commerce, media, dan cloud.

S&P 500 membukukan 6 tertinggi baru dalam 52 minggu dan Nasdaq Composite mencatat 40 tertinggi baru dan 153 terendah baru. Setelah bel penutupan, saham Micron Technology Inc (MU.O) naik mencapai 1 persen. Ini memperkirakan pendapatan kuartal ketiga sejalan dengan ekspektasi Wall Street.

Volume di bursa AS adalah 9,66 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 12,75 miliar untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.

DIPREDIKSI MENGUAT

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat terbatas pada perdagangan Rabu (29/3). Pada perdagangan Selasa (28/3), IHSG ditutup menguat 51,39 poin (0,77 persen) pada posisi 6.760,328.

Analis Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang, memperkirakan IHSG mulai menguat terbatas hingga konsolidasi dalam rentang 6.730-6.790. Level resistance di 6.790 dan support di 6.730.

“Mempertimbangkan Stochastic RSI yang sudah di overbought area, menjadi indikasi penguatan mulai terbatas. Sehingga IHSG diperkirakan akan mulai konsolidasi dalam rentang 6.730-6.790 pada perdagangan Rabu,” tulis Alrich dalam risetnya, Rabu (29/3).

Alrich mengatakan rebound mayoritas saham komoditas mendorong penguatan IHSG di Selasa (28/3). Penguatan ini diperkirakan masih akan berlanjut, sehingga rebound lanjutan dari saham-saham komoditas dapat diperhatikan pada Rabu.

“Dari eksternal, keputusan bantuan likuiditas oleh The Fed dan rencana peningkatan bantuan likuiditas dari otoritas di AS yang cenderung menekan USD Index. Hal ini mendorong penguatan nilai tukar Rupiah ke Rp15,085/USD di Selasa sore,” katanya.

Sementara itu, Analis Bina Artha Sekuritas Ivan Rosanova memprediksi IHSG akan naik ke resisten Fibonacci berikutnya di 6.802 untuk menyelesaikan pergerakan impulsif wave menurut skenario bullish.

“Selama IHSG tetap di atas support minor 6.704. Level support IHSG berada di 6.682, 6.628 dan 6.588, sementara level resistennya di 6802, 6.872 dan 6.960. Berdasarkan indikator MACD menunjukkan sinyal golden cross,” ungkap Ivan.

Ivan merekomendasikan beberapa saham, yaitu ASII, BBCA, EMTK, MEDC, dan PTBA.

1, ASII

Recommendation: Buy on Weakness

Support: 5.650

Resistance: 6.150, 6.300, and 6.450

  1. BBCA

Recommendation: Trading Buy

Support: 8.400

Resistance: 8.900, 9.100, 9.400 and 9.600

  1. EMTK

Recommendation: Trading Buy

Support: 740

Resistance: 900, 950, 1.010 and 1.080

  1. MEDC

Recommendation: Buy on Weakness

Support: 855

Resistance: 990, 1.070, 1.140 and 1.210

  1. PTBA

Recommendation: Trading Buy

Support: 3.810

Resistance: 3.800, 3.940, 4.100 and 4.200

 

Leave a Comment