Memilih penyedia cloud service adalah sebuah tahapan yang menyenangkan bagi banyak organisasi, namun juga merupakan bagian paling menantang dari proses cloud. Pencarian sederhana terhadap daftar penyedia layanan cloud terbaik akan menghasilkan beberapa halaman rekomendasi di Google, mulai dari perusahaan raksasa seperti Microsoft dan AWS hingga perusahaan-perusahaan kecil. Ketika anda mempertimbangkan beberapa aspek, maka akan semakin sulit untuk mempersempit pilihan yang ada dan memiliki salah satu yang paling cocok.
Selain itu, sangat penting bagi anda untuk menilai kehandalan dan kapabilitas vendor yang rencananya anda pilih sebagai mitra bagi perusahaan anda untuk urusan data dan aplikasi. Kesalahan dalam memilih dapat mendatangkan ancaman, karena informasi rahasia perusahaan anda bisa saja bocor keluar. Jadi, memilih penyedia cloud service mesti dilakukan secara seksama.

Namun, perlu diingat bahwa tidak ada satu layanan yang menyelesaikan semuanya. Sadar atau tidak, banyak perusahaan yang over-license atau under-license; artinya, mereka memberikan lisensi lebih banyak atau justru lebih sedikit dari kebutuhan. Akibatnya, perusahaan mitra seperti anda membayar lebih besar atau mendapat lisensi yang sebenarnya tidak dibutuhkan. Perusahaan yang melakukan under-license mungkin tidak sepenuhnya mematuhi aturan kebijakan lisensi yang anda, sehingga dapat beresiko gagal pada audit Microsoft dan dikenai sanksi.
Bagaimana Memilih Penyedia Cloud Service?
Ada banyak aspek yang perlu dipertimbangkan dan dipertanyakan saat memilih penyedia cloud service bagi perusahaan anda, di antaranya:
Evaluasi Kebutuhan dan Proses di Perusahaan Anda
Sebelum menimbang-nimbang opsi yang ada, pastikan anda memahami jenis sumber daya apa yang dibutuhkan untuk infrastruktur IT anda, bagaimana rencana anda untuk migrasi, dan berapa banyak waktu dan uang yang anda miliki untuk melakukan transisi alias migrasi tersebut. Berikut adalah beberapa pertanyaan pokok yang perlu anda jawab untuk mendapatkan gambaran tentang kemudahan dan kesulitan yang mungkin anda temui:
- Berapa anggaran saya?
- Seberapa banyak kontrol yang saya butuhkan atas akun-akun perusahaan, seperti upgrade server/downgrade server (dan layanan lainnya)?
- Dukungan seperti apa yang saya butuhkan (layanan tambahan), dan apakah layanan tambahan tersebut gratis atau berbayar?
- Apakah ada kesepakatan mengikat dan kesepakatan pembayaran yang wajib dengan vendor?
Beberapa pertanyaan di atas dapat menjadi satu titik awal untuk mendapatkan gambaran yang lebih baik tentang layanan yang anda butuhkan untuk infrastruktur IT anda. Tentunya, layanan tersebut harus sejalan dengan strategi bisnis anda. Ketika anda melanjutkan pencarian, maka tulislah beberapa pertanyaan tambahan yang mungkin relevan untuk membantu anda melihat kembali dan menganalisis vendor-vendor terbaik.
Pengalaman dan Kapabilitas Provider
Semakin meningkatnya ancaman-ancaman siber menyebabkan semakin sulitnya mendeteksi dan memblokir aktor-aktor jahat di dunia siber. Menurut Statista, industri SaaS adalah industri kedua paling banyak diincar para pelaku kejahatan siber di kwartal pertama tahun ini. Untuk melindungi perusahaan anda, maka berikut adalah beberapa praktek baik yang bisa anda coba untuk menilai dan memilih penyedia cloud service, sehingga anda mendapatkan mitra yang baik.
- Periksa reputasi perusahaan dan kemitraan yang mereka miliki (apakah mereka bermitra dengan Microsoft, dan apakah mereka bisa membuktikannya)?
- Apa pengetahuan dan keahlian teknis yang mereka miliki? Provider mestinya memahami tujuan perusahana anda dan memberikan solusi-solusi cloud serta dukungan dan layanan tambahan untuk mempermudah pekerjaan anda.
- Pastikan calon mitra anda mematuhi aturan. Anda bisa mengetahuinya melalui audit pihak ketiga.
- Periksa alamat kantor perusahaan, dan lihat apakah website perusahaan bisa diakses melalui mesin pencari seperti Google.
Dengan memeriksa beberapa poin di atas, anda bisa memilih penyedia cloud service dengan percaya diri dan merancang langkah-langkah pengaman untuk melindungi diri anda dan organisasi anda.
Dukungan Migrasi dan Layanan Tambahan
Vendor yang handal sangat penting di masa-masa krisis; oleh sebab itu, dukungan dan layanan tambahan sangat penting dalam memilih penyedia cloud service. Jika anda memiliki karyawan yang bekerja dengan sistem hybrid, maka perusahaan tentunya membutuhkan bantuan untuk navigasi cloud, karena anda mungkin mengerjakan proyek-proyek yang membutuhkan brandwith besar. Oleh sebab itu, pilihlah provider yang menawarkan dukungan dan layanan tambahan secara cuma-cuma.
Selanjutnya, periksa apakah vendor menyediakan layanan transisi yang lancar dan zero downtime, jika anda berencana melakukan migrasi layanan cloud. Carilah mitra yang bisa diandalkan dan bisa anda harapkan untuk menyelesaikan berbagai masalah yang anda hadapi. Pastikan vendor tersebut mudah dihubungi, baik melalui telepon, email, chat, dan akses akun 24/7. Mencari vendor yang tepat adalah faktor yang sangat penting untuk produktivitas dan kesuksesan perusahaan anda.
Partner yang tidak tepat dapat membuat anda kehilangan uang, waktu, dan sumber daya. Akibatnya, para pembuat kebijakan di perusahaan harus mengulangi siklus untuk memilih penyedia cloud service yang lain. Dengan mengajukan pertanyaan yang sesuai dan menguji legitimasi melalui standar kepatuhan, anda bisa melalui bagian paling menantang dalam proses migrasi cloud.
Tagged With : manajemen bisnis