Kolaborasi dan kerjasama sangat penting bagi kesuksesan perusahaan di masa kini. Meskipun elemen ini selalu menjadi bagian penting dari sebuah bisnis, bisnis modern tampaknya memiliki strategi yang lebih terintegrasi, yang mengharuskan pemimpinnya mampu bekerja lintas-departemen, lintas-fungsi, dan lintas-unit bisnis untuk mencapai hasil yang baik. Namun, tidak banyak pengusaha yang kesulitan untuk mampu bekerja secara kolaboratif. Alhasil, mereka terjebak dalam kebimbangan dan bahkan kerap bertengkar dengan rekan kerja. Di sinilah pentingnya peran seorang pemimpin dalam membangun budaya kolaboratif dan kerjasama tim.
Membangun kerjasama dengan rekan kerja sangat penting artinya bagi kesuksesan perusahaan. Namun yang tidak kalah pentingnya adalah mengetahui di mana posisi anda di antara mereka. Coba ingat, siapa rekan kerja yang paling sering bekerja sama dengan anda? Apakah mereka menghargai kepemimpinan anda? Pertanyaan ini mungkin masih misteri atau sekedar tebak-tebakan, namun sebenarnya tidak. Ada sejumlah strategi untuk membantu anda mendapatkan feedback atau umpan balik dari rekan kerja, sehingga anda bisa mengetahui kekuatan anda, blind spot, atau area-area yang masih perlu perbaikan.

Bagaimana Mengoptimalkan Peran Seorang Pemimpin?
Ada beberapa strategi yang bisa anda lakukan agar peran seorang pemimpin di perusahaan berjalan secara optimal, antara lain:
Tentukan Sumber Feedback
Mulailah dengan menentukan siapa rekan kerja yang akan anda minta memberikan feedback. Sebenarnya, anda bisa mempertimbangkan beberapa opsi, seperti rekan kerja, teman sejawat, konsumen, pemegang saham kunci, manajer, atau sejumlah laporan yang langsung berkaitan dengan kinerja anda. Pastikan bahwa anda bisa mendapatkan rangkaian perspektif yang seimbang. Dengan kata lain, jangan hanya memiliki rekan sejawat yang merupakan bagian dari fans club bisnis anda.
Atur Pertemuan
Setelah menentukan sumber feedback anda, maka mintalah pertemuan selama 15 hingga 20 menit. Selama pertemuan, anda bisa mengajukan sejumlah pertanyaan untuk mengetahui nilai dan dampak yang anda berikan sebagai pemimpin kepada perusahaan. Anda bisa mengoptimalkan peran seorang pemimpin pada diri anda, jika anda tahu di mana posisi anda di mata stakeholders kunci perusahaan.
Melalui proses ini, anda bisa belajar apakah jawaban mereka sejalan dengan pandangan personal anda tentang nilai dan dampak yang ingin anda berikan kepada perusahaan. Jika perlu, kirimkan pertanyaan tersebut sebelum pertemuan, sehingga mereka bisa mempersiapkan diri. Berikut adalah beberapa pertanyaan penting yang perlu anda ajukan:
- Apa nilai utama yang saya berikan sebagai seorang pemimpin?
- Apa dampak kepemimpinan saya terhadap anda? Terhadap komunitas pemimpin? Terhadap organisasi?
- Apa kelebihan khusus yang saya miliki sebagai seorang pemimpin?
- Apakah saya mesti lebih kuat lagi agar kepemimpinan saya lebih berdampak?
- Apa titik lemah yang dapat menghambat jalan saya menuju kesuksesan?
- Sebutkan satu aksi konsisten yang mesti saya lakukan agar saya sebagai pemimpin lebih bermanfaat dan kewajiban pokok saya terpenuhi.
Lakukan Wawancara
Selama wawancara, tetaplah terbuka menerima feedback atau umpan balik. Meskipun anda mendengar sesuatu yang mungkin tidak anda setujui, cobalah tetap tenang. Umumnya, feedback yang anda terima bisa datang secara spontan, langsung, dan bisa jadi penuh wawasan. Daripada menebak-nebak apa yang difikirkan stakeholders kunci tentang kepemimpinan anda, lebih baik cari tahu secara langsung. Dengan bertanya, anda bisa menunjukkan bahwa anda seorang pemimpin yang bertanggung jawab dan berkomitmen untuk memenuhi tugas pokok dan tanggung jawab sebagai seorang pemimpin. Pastikan anda berterima kasih atas waktu dan dukungan yang mereka berikan.
Temukan Area Yang Perlu Perhatian
Lakukan refleksi dan identifikasi bidang-bidang tugas yang membutuhkan perhatian khusus dari anda. Buat ringkasan tema-teman utamanya. Identifikasi tiga tema utama untuk masing-masing pertanyaan. Kemudian, lakukan review terhadap ringkasan tema-tema tersebut, dan tentukan kekuatan yang akan menjadi fokus anda. Kemudian, temukan area yang membutuhkan perhatian khusus, yakni area yang memerlukan perbaikan di masa mendatang.
Lakukan Validasi
Seiring waktu, peran seorang pemimpin mungkin berubah. Demikian juga dengan anda. Bisa jadi, pada review pertama anda masih memiliki banyak kelemahan. Oleh sebab itu, cobalah tentukan waktu di mana anda bisa melakukan evaluasi kembali, apakah peran anda sebagai pemimpin sudah lebih baik dibanding sebelumnya? Lakukan review dengan responden yang sama, sehingga anda bisa mengetahui perkembangan kepemimpinan anda. Apakah mereka menemukan perubahan pada perilaku anda? Apakah area yang perlu mendapat perhatian tersebut sudah lebih baik saat dilakukan review ulang?
Memang, dibutuhkan keberanian untuk mengumpulkan feedback dari rekan-rekan terkait peran seorang pemimpin dalam diri anda. Namun, latihan ini sangat banyak manfaatnya, karena dapat mengoptimalkan kekuatan anda, memberikan informasi tentang potensi titik lemah anda, serta sejumlah area yang menjadi target perbaikan. Agenda semacam ini juga bermanfaat memperkuat hubungan anda dengan rekan kerja. Jangan ragu untuk meminta feedback dari rekan kerja, jika anda memang ingin menjadi seorang pemimpin yang inspiratif dan lebih baik. Jadi, apakah anda siap menerima tantangan?
Tagged With : gaya kepemimpinan • manajemen bisnis