Panduan Lengkap Ternak Sapi Potong Agar Badan Bongsor

Sebagai seorang peminat usaha peternakan sapi, saya sering berbincang-bincang dengan para pelaku ternak sapi potong yang saya temui. Mereka bilang, kalau kamu mau investasi di bidang peternakan sapi potong selain menjaga kesehatan sapi, cara paling menguntungkan lainnya adalah bagaimana agar sapi potong tersebut bisa lebih besar dan bongsor badannya.

Semakin besar badannya semakin tinggi nilai bobotnya dan nominal harganya. Selain itu, calon pemberi juga akan cukup yakin kalau sapi yang dia beli atau sapi yang akan kita potong untuk dijual dapat menghasilkan jumlah daging yang banyak.

Keuntungan lainnya bagi saya kalau punya sapi potong yang gemuk tentu saja akan lebih utama jika digunakan sebagai hewan qurban. Ya, nilai ibadah qurban bisa jadi lebih baik kalau kita memberikan hewan dengan kualitas terbaik.

Pertanyaannya bagaimana sih cara membuat badan sapi gemuk dan bongsor? Apakah cukup hanya dengan memberi makan dengan jumlah yang banyak setiap hari. Bagaimana pula kalau usaha ternak sapi berada di lokasi yang agak sulit menjangkau rumput-rumputan sebagai makanan alami yang lebih ekonomis harganya?

Hal-Hal Penting Sebelum Ternak Sapi Potong

Panduan Lengkap Ternak Sapi Potong Agar Badan Bongsor

Sebelum memulai teknik penggemukan sapi, ada beberapa hal yang penting kamu perhatikan. Faktor ini juga sangat menentukan bagaimana  proses penggemukan sapi nantinya akan berhasil atau tidak. Berikut ini faktor-faktor tersebut:

  • Pemilihan Bibit Sapi

Pilih bibit sapi dengan ukuran tubuh tidak terlalu kurus dan terlihat sehat. Pilih yang punggungnya rapi dan terlihat semok. Sapi yang semok nantinya akan menghasilkkan banyak karkas. Carilah jenis sapi yang memiliki produktivas terbaik.

  • Sistem Penggemukan yang Dijalankan

Cara yang paling sering dipakai orang untuk menggemukkan sapi adalah dengan teknik kereman atau mengandangkan sapi tersebut. Lebih jelasnya akan saya bahasa di bawah nanti ya.

  • Jenis dan Cara Pemberian Pakan
Baca Juga:   Usaha Makanan Ringan Modal Kecil Omset Besar

Kalau mau punya sapi cepat gemuk, jangan hanya memberi rumput setiap hari kepada sapi. Sapi juga seperti manusia yang butuh variasi gizi, tambahan vitamin, asupan air yang banyak agar tubuhnya sehat.

Sumber-sumber karbohidrat untuk sapi misalnya biji-bijian, jenis rumput dengan tekstur kasar seperti benggala, rumput gajah dan sebagainya. Jenis umbi-umbian seperti ubi kayu, ubi jalar, ubi ungu juga bisa menjadi sumber karbohidrat.

Sementara untuk sumber protein bisa dipilih seperti daun ubi jalar, daun nangka, daun pisang, lamtoro, turi, ganggang, gamal dan sebagainya. Untuk mineral bisa didapatkan dari makanan berwarna hijau, premix, kapur dan lainnya.

  • Manajemen Kandang Sapi Potong

Kandang sapi yang bagus jauh dari pemukiman warga, memiliki ventilasi dan saluran limbah serta terjaga kebersihannya. Bentuk kandang yang bagus adalah model ganda di mana sapi-sapi saling berhadapan. Di antaranya ada gang kecil sebagai tempat memberi makan.

  • Mencegah Penyakit Sapi

Agar sapi yang ada di dalam kandang tetap sehat, maka kebersihan kandang juga harus dijaga. Pastikan lantainya kering, alat-alat yang dipakai selalu bersih, sapi dimandikan, kontrol kesehatan dan lakukan vaksinasi. Bila ada sapi yang sakit, segera karantina dan lakukan pengobatan.

Langkah-Langkah Membuat Sapi Potong Cepat Gemuk dan Bongsor

Ada banyak jenis sapi yang biasa diternak oleh para peternak di Indonesia, di antaranya sapi bali, sapi brahman, sapi madura, sapi limousin dan sebagainya.

Waktu yang dipakai untuk proses penggemukan biasanya 6-7 bulan. Membutuhkan biaya dan anggaran yang besar tetapi tentu saja akan menjanjikan sekali untuk penjualan nantinya.

Teknik karemen atau dengan cara mengandangkan bisa dilakukan dengan langkah-langkah berikut ini:

  • Kandangkan Sapi

Kandangkan sapi yang akan digemukkan pada kandang yang sudah dijelaskan di atas. Kebersihan dan kelayakan kandang akan berpengaruh terhadap proses ini. Bisa saja upaya penggemukan yang kamu lakukan akhirnya gagal karena sapi terserang penyakit. Jadi harus diproteksi sedemikian rupa agar sapi tetap sehat dan doyan makan.

Baca Juga:   Cara Membuat Pakan Fermentasi Untuk Kambing

Terkadang para peternak sapi membiarkan sapi-sapinya lepas di padang rumput untuk mencari makan sendiri. Kalau kamu berniat membuat badan sapi gemuk, yang harus kamu lakukan adalah mengandangkannya lebih dulu untuk diberi makan yang intensif.

  • Jumlah Pakan dan Air Minum tidak Dibatasi

Wah ternyata sapi juga seperti manusia. Agar badannya bisa gemuk maka makan dan minumnya jangan dibatasi. Sapi paling doyan makan, jadi kamu mungkin butuh modal dan anggaran yang besar untuk menyediakan aneka nutrisi sapi mulai dari bahan makanan hijau, karbohidrat, protein, vitamin hingga mineralnya.

  • Pakan Hijauan dan Konsentrat

Setiap harinya sapi membutuhkan minimal 10-12% pakan hijauan dari jumlah bobot badannya, dan 1-2% pakan tambahan dari berat badannya. Pemberian pakan hijauan bisa dilakukan 3 x sehari.

Pakan tambahan diberikan sebelum mengkonsumsi pakan hijau. Kamu juga bisa memakai konsentrat suplemen guna menunjang selera makan dan pertambahan berat badan yang signifikan.

Di pasaran ada banyak sekali jenis suplemen penggemukan sapi. Pilihlah suplemen organik yang bagus dan berkualitas. Sementara untuk pakan hijau, jangan berikan daun-daun hijau yang masih muda karena bisa membuat sapi diare.

  • Sapi tidak Dipekerjakan

Biarkan sapi di kandang saja, makan, santai, tidur dan makan lagi. Jangan dipekerjakan sehingga energinya akan habis. Biarkan badan sapi gemuk di dalam kandangnya.

  • Obat Cacing dan Suplemen

Tidak hanya suplemen saja ternyata ya, para peternak sapi yang sudah profesional juga memberi obat cacing kepada sapi-sapinya agar pencernaannya sehat, selera makan tinggi dan badannya berbobot. Sama seperti manusia juga ya, kalau badan cacingan biasanya badan sapi akan kurus.

Suplemen juga akan membantu meningkatkan nafsu makan sapi sehingga jumlah asupan hariannya akan lebih besar.

  • Penggemukan Minimal 100 Hari
Baca Juga:   Investasi di Bidang Pertanian yang Menguntungkan

Umumnya orang melakukan penggemukan dalam 6-7 bulan. Namun, ada juga yang bisa melakukannya dalam 100 hari. Tergantung bagaimana faktor kondisi sapi yang kamu pilih ya.

Apapun itu, tetap harus disesuaikan dengan anggaran yang kamu miliki karena menyediakan pakan sapi juga cukup lumayan harganya jika dalam jumlah yang banyak. Apalagi jika ternak kamu lakukan di daerah perkotaan di mana sumber makanan sedikit sulit dan mahal harganya.

  • Penyimpanan Pakan Ternak

Untuk asupan jumlah makan sapi yang besar pada proses penggemukan, maka kamu bisa memilih dua teknik penyimpanan pakan sapi. Penyimpanan ini penting untuk mengantisipasi cuaca dan hal-hal lain.

Teknik yang banyak digunakan adalah teknik penyimpanan kering (hay) dan teknik silase (menggunakan bakteri anaerob). Para peternak sapi di daerah Australia dan Amerika telah menggunakan teknik hay untuk penyimpanan makanan sapi ternak.

Nah, beberapa penjelasan di atas bisa jadi panduan buat kamu yang memang serius ingin mengelola bisnis sapi. Jadi nggak cukup dengan mengandangkan dan membawa sapi ke padang rumput saja setiap hari. Harus ada pengetahuan bagaimana caranya agar sapi yang dipelihara bisa meningkat bobotnya.

Ternak sapi potong sangat menjanjikan dikelola kapan saja. Tidak hanya untuk kebutuhan hewan qurban tetapi setiap hari pun cukup menjanjikan. Yuk investasi bisnis sapi potong, siapa tahu tahun depan bisa panen seperti para peternak sapi Indonesia.

Silahkan beri penilaian untuk artikel ini:

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (2 votes, average: 5,00 out of 5)

Loading...

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar