Inilah penjelasan mengenai prediksi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat, 19 September 2025, menurut dua perusahaan sekuritas, yaitu Phintraco Sekuritas dan MNC Sekuritas.
Prediksi dari Phintraco Sekuritas
Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG akan bergerak sideways atau stabil, yaitu dalam rentang 7.970 hingga 8.070. Ini berarti IHSG diperkirakan tidak akan mengalami kenaikan atau penurunan yang signifikan, melainkan bergerak dalam kisaran harga yang sempit.
Alasan prediksi ini:
- Indikator MACD dan Stochastic RSI: Indikator MACD membentuk golden cross dan Stochastic RSI berada di area pivot. Secara teknikal, ini menunjukkan adanya potensi penguatan.
- Indikator Accumulation/Distribution: Indikator ini menunjukkan adanya distribusi (penjualan) yang didukung oleh meningkatnya volume jual, yang bisa menahan laju kenaikan.
- Posisi IHSG: IHSG berada di atas level MA20 dan MA200, yang mengindikasikan tren bullish (menguat) dalam jangka pendek dan panjang. Namun, IHSG juga berada di upper band Bollinger Bands, yang menunjukkan bahwa pasar mendekati area overbought (sudah terlalu banyak dibeli) dan berpotensi mengalami koreksi atau konsolidasi jangka pendek.
Secara keseluruhan, gabungan dari sinyal-sinyal yang saling berlawanan ini membuat Phintraco Sekuritas memprediksi pergerakan yang stabil.
Rekomendasi Saham: RAJA, CUAN, BUKA, EMTK, dan TOBA.
Prediksi dari MNC Sekuritas
Berbeda dengan Phintraco, MNC Sekuritas memprediksi IHSG akan menguat atau menghijau ke level 8.102–8.125.
Alasan prediksi ini:
- Analisis Gelombang (Elliott Wave Theory): MNC Sekuritas melihat posisi IHSG sebagai bagian dari wave [iii] dari wave 3, yang merupakan bagian dari pola gelombang yang mengindikasikan potensi penguatan lebih lanjut.
- Best case vs. Worst case: MNC Sekuritas memberikan dua skenario. Skenario terbaik (best case) adalah IHSG terus menguat. Skenario terburuk (worst case) adalah IHSG telah menyelesaikan gelombang koreksinya dan berpotensi mengalami penurunan. Namun, prediksi utama mereka adalah IHSG akan menguat.
Rekomendasi Saham: BBCA, CUAN, MTEL, dan RATU.
Faktor Pendorong Global
Kedua prediksi ini dipengaruhi oleh sentimen dari pasar global:
- Jepang: Investor menunggu keputusan Bank of Japan yang diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan di level 0,5%.
- Inggris: Akan ada rilis data penjualan ritel (retail sales) yang diperkirakan melambat.
Kedua data ekonomi global ini bisa memengaruhi sentimen investor terhadap pasar saham secara keseluruhan, termasuk IHSG.
Kesimpulan
Secara ringkas, artikel ini menyajikan dua pandangan berbeda dari para analis:
- Phintraco Sekuritas berpendapat bahwa sinyal teknikal yang bertentangan akan menyebabkan IHSG bergerak stabil (sideways).
- MNC Sekuritas lebih optimis dan memprediksi IHSG akan menguat (menghijau), didukung oleh analisis gelombang.
Perlu diingat bahwa prediksi ini bersifat informatif dan bukan merupakan jaminan. Keputusan investasi tetap harus didasarkan pada riset dan pertimbangan pribadi Anda.