Kekhawatiran Krisis Perbankan AS Mulai Mereda, Wall Street Ditutup Menguat

Pada penutupan perdagangan, Senin (27/3./2023), Indeks saham Amerika Serikat (AS), wall street ditutup bervariasi. Gejolak perbankan yang sudah mulai mereda mempengaruhi kondisi tersebut.

Mengutip dari Reuters, Selasa (28/3), Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 194,55 poin, atau 0,6 persen, menjadi 32.432,08, S&P 500 (.SPX) naik 6,54 poin, atau 0,16 persen, menjadi 3.977,53 dan Nasdaq Composite (.IXIC) turun 55,12 poin, atau 0,47 persen, menjadi 11.768,84.

Sebelumnya, otoritas AS sedang mempertimbangkan untuk memperluas program pinjaman darurat bank, yang memberikan lebih banyak waktu untuk First Republic untuk menopang likuiditasnya.

“Sentimen pasar membaik karena para pembuat kebijakan mengambil langkah-langkah untuk meringankan tantangan baru-baru ini,” kata Brian Levitt, ahli strategi pasar global di Invesco. “

“Perpanjangan fasilitas likuiditas yang telah disiapkan oleh Federal Reserve secara berarti meredakan kekhawatiran sebelumnya bahwa serangkaian bank runs mungkin akan segera terjadi,” tambahnya.

Begitu juga dengan First Citizens Bancshares yang telah setuju untuk membeli sebagian besar Silicon Valley Bank SVB). Hal itu berdasarkan Federal Deposit Insurance Corporations (FDIC) AS semalam.

Kesepakatan itu mencakup pembelian sekitar USD 72 miliar aset SVB degan diskon USD 16.5 miliar. Tetapi sekitar USD 90 miliar dalam sekuritas dan aset lainnya akan tetap dikuasai oleh FDIC, yang merupakan kurator dalam penutupan SVB.

Tak hanya itu, perdagangan wall street Kemarin juga masih dipengaruhi oleh volatilitas terkait dengan kenaikan suku bunga bank sentral The Fed.

Terlepas dari gejolak baru-baru ini, indeks S&P 500 berada di jalur untuk menyelesaikan bulan Maret ini dan kuartal I 2023 dengan peningkatan lebih dari 3 persen.

IHSG DIPREDIKSI MENGUAT

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat terbatas pada perdagangan Selasa (28/3). Pada perdagangan Senin (27/3), IHSG melemah 53,32 poin (0,79 persen) ke posisi 6.708,933.

CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya Wijaya memperkirakan IHSG berada di rentang 6.636 -6.798. Pola pergerakan IHSG pada masa Bulan Ramadhan terlihat berada dalam rentang konsolidasi wajar pasca mengalami teknikal rebound yang terjadi pada pekan lalu.

“Peluang kenaikan masih belum terlihat terlalu besar. Sedangkan dalam jangka pendek IHSG cenderung berpotensi bergerak sideways di tengah minimnya sentimen yang dapat mendongkrak kenaikan IHSG secara signifikan,” kata William, Selasa (28/3).

William melanjutkan, peluang koreksi minor masih dapat dimanfaatkan investor untuk melakukan akumulasi pembelian. Hari ini IHSG berpotensi menguat terbatas.

Sementara itu, tim riset MNC Sekuritas mengungkapkan selama masih mampu bertahan di atas 6.542 sebagai area stop loss-nya, maka IHSG masih berpeluang menguat untuk menguji 6.855-7.159 pada label hitam.

“Namun demikian, pada label merah, penguatan IHSG akan cenderung terbatas untuk menguji 6.855-6.961 untuk membentuk wave [d] dari wave B pada triangle pattern,” tulis tim MNC Sekuritas dalam risetnya.

Ada beberapa saham yang direkomendasikan tim MNC Sekuritas, yaitu ADRO, ITMG, SMGR, dan TKIM.

  1. ADRO – Spec Buy

Spec Buy: 2.640-2.670

Target Price: 3.000, 3.230

Stop loss: below 2,600

  1. ITMG – Buy on Weakness

Buy on Weakness: 35.775-37.100

Target Price: 39.650, 41.050

Stop loss: below 34.850

  1. SMGR – Buy on Weakness

Buy on Weakness: 6.050-6.175

Target Price: 6.425, 6.775

Stop loss: below 5.850

  1. TKIM – Buy on Weakness

Buy on Weakness: 6.425-6.525

Target Price: 6.825, 7.200

Stop loss: below 6.300

 

Leave a Comment