Jadwal Penerbitan SBN Ritel 2025, Kamu Wajib Tahu!

SBN Ritel adalah Surat Berharga Negara yang diterbitkan oleh pemerintah RI dalam upaya pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sekaligus sebagai instrumen investasi untuk segmen ritel. Penawaran SBN Ritel biasanya berlangsung beberapa kali setiap tahun.

Setiap penawaran SBN Ritel selalu laris manis, termasuk Sukuk Tabungan seri 013 (ST013) yang baru ditutup pada tanggal 4 Desember 2024 lalu. Pertanyaannya, kapan penerbitan SBN Ritel berikutnya?

Jadwal Penerbitan SBN Ritel 2025

DJPPR Kementrian Keuangan mengungkap perkiraan tentatif jadwal penerbitan SBN Ritel 2025 sebagai berikut:

  • Obligasi Negara Ritel ORI027: 27 Januari — 20 Februari 2025
  • Sukuk Negara Tabungan ST014: 7 Maret — 16 April 2025
  • Sukuk Ritel seri SR022: 16 Mei — 18 Juni 2025
  • Savings Bond Ritel seri SBR014: 10 Juli — 7 Agustus 2025
  • Sukuk Wakaf Ritel seri SWR006: 15 Agustus — 15 Oktober 2025
  • Sukuk Ritel seri SR023: 22 Agustus — 12 September 2025
  • Obligasi Negara Ritel seri ORI028: 29 September — 23 Oktober 2025
  • Sukuk Negara Tabungan ST015: 10 November — 3 Desember 2025

Jadwal aktual beserta imbal hasil dan rincian lain biasanya diumumkan sekitar satu atau dua minggu sebelum penerbitan SBN Ritel. Calon investor dapat memesannya melalui bank-bank umum dan aplikasi investasi online yang disebutkan dalam pengumuman Kementrian Keuangan RI.

Banyak orang menggemari SBN Ritel, karena memberikan imbal hasil stabil dengan syarat modal yang relatif terjangkau. Ketentuan investasi minimal cuma sebesar Rp1 juta dan kelipatannya. Jangka waktu penanaman dana dalam SBN Ritel bervariasi mulai dari 2 atau 3 tahun sampai 4 atau 5 tahun. Kupon dibayarkan setiap bulan secara langsung ke rekening investor. Pengembalian dana investasi pokok dan pembayaran kupon terjamin oleh Undang-Undang Republik Indonesia.

Lebih baik lagi, persentase kupon SBN ritel lebih tinggi dibandingkan bunga deposito bank umum pelat merah senusantara. Rilisan terbaru ST013 memberikan kupon mengambang dengan batas minimal 6,40% per tahun. Penerbitan SBN Ritel berikutnya kemungkinan menawarkan kupon yang sedikit lebih rendah karena Bank Indonesia telah menurunkan suku bunga acuannya, tetapi potensi cuan tetap menggiurkan.

SBN Ritel merupakan instrumen investasi yang tepat untuk menabung bonus dari kantor atau Tunjangan Hari Raya. Banyak orang juga memanfaatkannya untuk investasi dana haji atau pendidikan anak.

Tagged With :

Leave a Comment