IHSG Tertekan Sentimen Global: Analis Prediksi Pergerakan Sideways di Tengah Volatilitas Pasar

  • Pergerakan IHSG pada perdagangan sebelumnya (Senin, 13/10):

    • IHSG ditutup melemah 30,65 poin atau 0,37 persen ke posisi 8.227.

    • Dalam sesi perdagangan, indeks sempat menyentuh level terendah di 8.133 dan intraday high baru di 8.288.

    • Kondisi ini menunjukkan adanya tekanan jual di tengah volatilitas yang masih tinggi.

  • Sektor yang memengaruhi pergerakan IHSG:

    • Saham sektor keuangan menjadi penyumbang koreksi terbesar, mencerminkan aksi ambil untung (profit taking) setelah sebelumnya menguat.

    • Sebaliknya, saham sektor transportasi mencatatkan kenaikan tertinggi, didorong oleh ekspektasi peningkatan mobilitas dan aktivitas logistik.

  • Pandangan teknikal dari Phintraco Sekuritas:

    • Indikator Stochastic RSI mendekati area overbought, menandakan potensi terbatasnya ruang penguatan jangka pendek.

    • Histogram positif pada MACD mulai menyempit, memberi sinyal momentum kenaikan mulai melemah.

    • Namun, IHSG masih berada di atas MA5 (rata-rata pergerakan 5 hari) pada level 8.214, yang menandakan tren jangka pendek belum berubah secara signifikan.

    • Secara teknikal, IHSG berpotensi bergerak sideways dalam rentang 8.100–8.300.

  • Sentimen eksternal dari pasar global:

    • Mayoritas bursa Asia ditutup melemah, tertekan oleh memanasnya kembali perang dagang AS–China.

    • Presiden AS Donald Trump mengumumkan rencana tarif impor tambahan 100 persen terhadap China mulai 1 November 2025, memicu kekhawatiran pasar global.

    • Meski begitu, data ekspor-impor China pada September menunjukkan perbaikan:

      • Ekspor naik 8,3% (YoY) dari 4,4% di Agustus, lebih tinggi dari perkiraan 6%.

      • Impor naik 7,4% (YoY) dari 1,3%, juga melampaui ekspektasi 1,5%.

    • Dari Eropa, pasar menunggu rilis data pengangguran Inggris (Agustus) yang stabil di 4,7%, serta ZEW Economic Sentiment Index Jerman (Oktober) yang diperkirakan naik menjadi 40,5 dari 37,3.

  • Rekomendasi saham hari ini:

    • Phintraco Sekuritas merekomendasikan saham: MIDI, BUMI, AMRT, DKFT, dan LSIP.

    • MNC Sekuritas memberikan pandangan berbeda, menilai IHSG berpotensi menguat, namun tetap waspada terhadap kemungkinan koreksi.

    • Dalam skenario teknikal versi MNC, IHSG bisa menguat ke 8.294–8.365 (wave [v] dari wave 5).

    • Namun, jika penguatan sudah selesai, IHSG berisiko terkoreksi ke 7.724–7.941.

    • Rekomendasi saham dari MNC Sekuritas meliputi BKSL, ENRG, MDIY, dan MDKA.

  • Kesimpulan umum:

    • Secara keseluruhan, IHSG berpotensi melemah atau stagnan karena tekanan eksternal dan sinyal teknikal yang menurun.

    • Investor disarankan untuk berhati-hati, mempertimbangkan faktor global dan pergerakan teknikal jangka pendek sebelum mengambil keputusan investasi.

Leave a Comment