-
Kinerja IHSG Sebelumnya:
-
IHSG berhasil ditutup menguat pada perdagangan Rabu (29/10), naik sebesar 73,60 poin atau 0,91% ke level 8.166,2.
-
Penguatan tersebut menjadi sinyal positif setelah sebelumnya IHSG cenderung bergerak fluktuatif akibat ketidakpastian global.
-
Sektor yang paling berkontribusi terhadap kenaikan ini adalah perbankan besar dan pertambangan, yang didorong oleh optimisme pasar terhadap kebijakan moneter global.
-
-
Analisis dari Phintraco Sekuritas:
-
Dari sisi teknikal, histogram MACD masih berada di area negatif, menandakan momentum penguatan belum sepenuhnya stabil.
-
Namun, indikator Stochastic RSI menunjukkan pergerakan ke bawah di area pivot, yang bisa menandakan peluang pembalikan arah menuju penguatan.
-
Peningkatan volume beli yang dikonfirmasi oleh garis Accumulation/Distribution (A/D) memperlihatkan adanya akumulasi saham oleh pelaku pasar.
-
Berdasarkan kondisi ini, IHSG diperkirakan akan bergerak menguat dalam jangka pendek dan berpotensi menguji resistance di kisaran 8.200–8.250.
-
-
Faktor Eksternal yang Mempengaruhi:
-
Pelaku pasar menantikan hasil pertemuan Bank of Japan (BoJ) yang diperkirakan mempertahankan suku bunga acuan di level 0,5%.
-
Selain itu, perhatian juga tertuju pada data pertumbuhan ekonomi Uni Eropa dan keputusan European Central Bank (ECB) yang diprediksi mempertahankan bunga acuan di 2,15%.
-
Dari Amerika Serikat, Federal Reserve telah memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) menjadi kisaran 3,75%–4,00%, yang berpotensi mendorong aliran modal ke pasar negara berkembang termasuk Indonesia.
-
-
Rekomendasi Saham:
-
Phintraco Sekuritas menyarankan investor untuk memperhatikan saham-saham unggulan seperti BMRI, BBTN, ANTM, PSAB, HRUM, dan ASII yang memiliki potensi kenaikan seiring momentum penguatan IHSG.
-
Sementara MNC Sekuritas merekomendasikan AUTO, ENRG, MDKA, dan WIFI, dengan alasan teknikal yang menunjukkan potensi rebound lanjutan.
-
-
Analisis Tambahan MNC Sekuritas:
-
IHSG pada Rabu (29/10) mencatat volume pembelian signifikan dan berhasil menembus Moving Average 20 (MA20), menandakan pergeseran sentimen ke arah positif.
-
Secara gelombang (wave theory), IHSG dianggap berada di akhir dari wave (ii) dari wave [iii], yang berarti ruang untuk koreksi masih terbatas dan peluang penguatan cukup besar.
-
MNC Sekuritas memperkirakan area penguatan terdekat IHSG berada di 8.209–8.268.
-
-
Kesimpulan:
-
Secara keseluruhan, IHSG berpotensi melanjutkan tren penguatan moderat pada Kamis (30/10), didukung oleh faktor teknikal, akumulasi investor, serta sentimen positif dari kebijakan moneter global.
-
Meski demikian, investor tetap disarankan berhati-hati terhadap potensi koreksi jangka pendek dan memperhatikan level resistance utama di atas 8.200.
-