IHSG Diprediksi Terkoreksi Awal Pekan, Pasar Waspadai Sinyal Teknis dan Kebijakan The Fed

Pergerakan IHSG Sebelumnya

  • Pada penutupan perdagangan Jumat (24/10), IHSG melemah tipis 0,03% dan berakhir di level 8.271,72.

  • Meskipun demikian, IHSG sempat menyentuh level intraday tertinggi 8.351,059, menunjukkan masih adanya dorongan beli sebelum tekanan jual kembali muncul.

  • Kondisi ini mencerminkan fase konsolidasi di tengah ketidakpastian arah kebijakan moneter global.

Analisis Teknis dan Sinyal Koreksi

  • Berdasarkan analisis Phintraco Sekuritas, IHSG kini membentuk pola candlestick shooting star, yang secara teknikal sering menjadi sinyal pembalikan arah (reversal) setelah tren naik.

  • Stochastic RSI juga diperkirakan akan membentuk Death Cross, yaitu persilangan garis indikator yang mengindikasikan potensi tekanan jual lebih lanjut.

  • Secara teknikal, IHSG diproyeksikan menguji level support 8.250 hingga 8.200 pada awal pekan ini.

  • Kondisi ini menjadi momentum koreksi sehat setelah penguatan signifikan pada pekan sebelumnya.

Sentimen Eksternal yang Mempengaruhi

  • Pasar global menantikan hasil pertemuan The Federal Reserve (The Fed) pada 29 Oktober 2025, dengan ekspektasi penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 4%.

  • Ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter tersebut dapat memberikan sentimen positif terhadap aset berisiko, termasuk saham.

  • Namun, sebagian pelaku pasar masih memilih wait and see hingga keputusan resmi diumumkan.

  • Selain itu, pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Korea Selatan (30/10) juga menjadi faktor geopolitik yang berpotensi memengaruhi arah pasar global.

Faktor Domestik dan Musim Laporan Keuangan

  • Investor dalam negeri juga menantikan laporan keuangan kuartal III-2025, yang akan menjadi indikator utama kesehatan ekonomi korporasi di tengah dinamika global.

  • Pasar juga memperhatikan proyeksi pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2025, yang diharapkan menunjukkan tren pemulihan setelah tekanan inflasi menurun.

Rekomendasi Saham Pilihan

  • Phintraco Sekuritas menyarankan untuk mencermati saham-saham:

    • RAJA, JSMR, PNLF, INTP, AUTO, dan ESSA — dianggap memiliki fundamental kuat dan prospek teknikal menarik dalam jangka pendek.

  • MNC Sekuritas di sisi lain memprediksi IHSG akan membentuk wave (ii) yang masih berpotensi melemah menuju 8.044–8.233, dengan rekomendasi saham:

    • BBTN, BSDE, ESSA, dan MEDC sebagai pilihan yang menarik untuk fase koreksi.


⚠️ Kesimpulan dan Catatan Penting

  • Secara keseluruhan, IHSG berpotensi terkoreksi terbatas di awal pekan ini akibat sinyal teknikal dan faktor global.

  • Namun, potensi rebound tetap terbuka jika data ekonomi dan kebijakan The Fed memberikan sinyal positif.

  • Investor disarankan untuk berhati-hati dan selektif, sambil menunggu kejelasan arah pasar global dan laporan keuangan domestik.

  • Disclaimer: Analisis ini bersifat informatif dan bukan rekomendasi investasi langsung. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.

Leave a Comment