Sejumlah analis, termasuk dari MNC Sekuritas, memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berisiko melemah pada perdagangan Senin, 21 Juli 2025. Prediksi ini muncul meskipun IHSG baru saja mencatat penguatan impresif di pekan sebelumnya.
Kinerja IHSG Pekan Lalu (14-18 Juli 2025)
IHSG menunjukkan performa yang sangat positif pada pekan 14-18 Juli 2025, dengan beberapa catatan penting:
- Penguatan: IHSG berhasil menguat 3,75% dan menutup pekan di level 7.311,91.
- Kapitalisasi Pasar: Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) melonjak 5,44% menjadi Rp13.079 triliun dari Rp12.404 triliun pada pekan sebelumnya.
- Volume Transaksi: Rata-rata volume transaksi harian BEI meningkat 28,16% menjadi 25,75 miliar lembar saham.
- Nilai Transaksi: Peningkatan paling signifikan terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian, yang naik 49,98% menjadi Rp16,62 triliun.
- Frekuensi Transaksi: Rata-rata frekuensi transaksi harian juga naik 47,22% menjadi 1,69 juta kali transaksi.
Peningkatan signifikan dalam berbagai metrik transaksi ini menunjukkan minat investor yang tinggi dan aktivitas pasar yang ramai di pekan lalu.
Pergerakan Investor Asing
Investor asing mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp227,31 miliar pada penutupan pekan lalu, Jumat (18/7/2025). Namun, secara kumulatif sepanjang tahun 2025, investor asing masih mencatatkan nilai jual bersih yang cukup besar, yaitu Rp59,50 triliun. Ini mengindikasikan bahwa meskipun ada pembelian sesaat, tren investor asing masih cenderung keluar dari pasar saham Indonesia secara keseluruhan di tahun ini.
Analisis dan Prediksi MNC Sekuritas
Tim Analis MNC Sekuritas menilai bahwa posisi IHSG saat ini berada di akhir wave (iii) dari wave [c]. Dalam analisis Elliott Wave, ini menyiratkan bahwa penguatan IHSG cenderung terbatas dan rawan koreksi.
- Potensi Koreksi: IHSG diperkirakan dapat mengalami koreksi ke rentang area 7.186-7.319.
- Rentang Pergerakan: IHSG diproyeksikan bergerak dalam rentang support 7.240 dan 7.166, dengan resistance di 7.382 dan 7.441.
Rekomendasi Saham Unggulan dari MNC Sekuritas
MNC Sekuritas merekomendasikan strategi buy on weakness (beli saat harga melemah) untuk beberapa saham unggulan, yaitu:
- PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN)
- PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN)
- PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP)
- PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk. (TKIM)
Rekomendasi buy on weakness ini menyarankan investor untuk membeli saham-saham tersebut jika harganya mengalami penurunan, dengan harapan harga akan kembali naik.
Secara keseluruhan, meskipun IHSG menunjukkan kinerja cemerlang di pekan sebelumnya, analisis pasar mengindikasikan adanya potensi koreksi dalam jangka pendek. Investor disarankan untuk tetap berhati-hati dan mempertimbangkan rekomendasi saham unggulan untuk strategi buy on weakness.