Harga Emas Kembali Melonjak Pasca Sanksi Uni Eropa Kepada Rusia

Setelah mengalami short squeeze pekan lalu, saat Rusia mengumumkan serangan militer, harga emas kembali turun. Namun, di sesi perdagangan Senin pagi ini harga emas kembali naik nyaris satu persen. Harga emas spot diperdagangkan di $1,906.16, naik 0.90% saat berita ini ditulis. Sedangkan harga emas futres di Comex New York sudah merangkak naik 1.1% ke $1,908.30.

xauusd28feb

Eropa akhirnya menjatuhkan sanksi ekonomi kepada Rusia. Eropa dan Kanada menutup jalur udara dan penerbangan dari dan menuju Rusia. Jepang bergabung dengan Amerika Serikat dan negara-negara Barat untuk memblokir akses perbankan Rusia di SWIFT.

Namun, Rusia langsung membalasnya dengan melarang pesawat komersil Eropa melintasi wilayah udara Rusia. Presiden Rusia Vladimir Putin juga menyiagakan pasukan penangkal nuklir selama sanksi Eropa diberlakukan. Terkait penyiaagaan pasukan militer tersebut, Putin mengatakan kepada para pejabatnya bahwa NATO telah membuat pernyataan agresif dan menjatuhkan sanksi keuangan yang cukup keras terhadap Rusia.

Di sisi lain, pihak Gedung Putih menanggapi pernyataan Putin sebagai ancaman kosong. Menurut Jen Psaki, Juru Bicara Gedung Putih kepada ABC News pada hari Minghu kemarin, Putih melanjutkan pola ancaman yang tidak terbukti ada, untuk membenarkan agresi militernya. “Tidak ada kondisi dimana Rusia berada di bawah ancaman Nato maupuh Ukraina,” kata Psaki.

Emas kerap digunakan sebagai aset perlindungan di kala terjadi ketegangan geopolitik dan kenaikan inflasi. Bank sentral Rusia menyatakan bahwa pihaknya akan terus membeli emas di pasar domestik mereka dari tanggal 28 Februari, sebagai langkah untuk mengupayakan dan memastikan stabilitas keuangan Rusia selama pemberlakuan sanski Barat terhadap Moskow. Kendati demikian, harga emas masih memiliki penahan reli, yakni kenaikan suku bunga The Fed.

“Premi risiko dan permintaan safe haven memang akan terus mendukung emas. Namun, kenaikan harga emas tersebut dibatasi oleh kemungkinan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve AS Maret ini,” kata Xaio Fu, kepala strategi pasar komoditas di Bank of China International.

Tagged With :

Leave a Comment