Ethereum App Civic Technologies Hambat Penularan Covid-19

Bayangkan sebuah dunia di mana 40.000 fans fanatik dan histeris berdempetan di sebuah stadium, di mana tim favorit mereka sedang bertanding, dan setiap orang tahu bahwa semua orang yang ada di stadiun itu sudah mendapat vaksin Covid-19. Bisnis telah membuka kembali usaha mereka hampir sama seperti biasanya. Hanya saja, semua karyawan telah dipastikan mendapat vaksinasi. Demikian juga dengan semua konsumen yang masuk ke bangunan tersebut. Kira-kira seperti inilah dunia yang ingin dibangun oleh Civic Technologies. Perusahaan ini sedang melakukan berbagai terobosan untuk mewujudkan hal tersebut melalui Ethereum App yang didukung oleh teknologi blockchain.

Perusahaan asal San Francisco ini mengumpulkan dana sebesar $43 juta melalui Initial Coin Offering (ICO) pada Tahun 2017. Civic Technologies bekerja sama dengan Circle Medical. Melalui kerja sama ini, para karyawan bisa memberiahukan hasil test Covid-19 yang sudah mereka jalani kepada atasannya. Ethereum App ini memungkinkan pengguna membuktikan sejumlah informasi personal, menggunakan bitcoin, atau uang kripto lainnya yang menggunakan jaringan blockchain Ethereum. Saat ini, token milik Civid sudah tersedia di Apple App Store maupun Google Play.

Ethereum App Civic Technologies

Cara Kerja Ethereum App dari Civic Technologies

Civic Technologies menggunakan teknologi yang hampir sama dengan bitcoin untuk membuktikan bahwa hanya orang yang berwenang yang bisa mengakses informasi yang bersifat individu. Jadi, tanpa pemilik harus menyebutkan nama atau informasi lainnya, ia bisa mengotorisasi suatu transaksi. Jadi, anda bisa masuk ke stadiun sepakbola secara anonim. Namun berbeda dengan saat ini, anda bisa masuk ke gerbang khusus bagi mereka yang sudah divaksinasi Covid-19.

Untuk menggunakan Ethereum App ini, pengguna terlebih dahulu download app di App Store, kemudian membuat peta wajah 3D menggunakan video recording, memverifikasi email dan nomor telepon. Kemudian, pengguna mengupload tanda pengenal yang dikeluarkan instansi pemerintah. Tanda pengenal ini diverifikasi menggunakan teknologi artificial intelligence dan disimpan di sebuah dompet digital.

Baca Juga:   Mengenal Lebih Dekat Token Blockchain Azure dari Microsoft

Berbeda dengan SIM biasa, pengguna bisa membuktikan usia tanpa harus mengungkap informasi pribadi, seperti alamat dan berat badan. Samahalnya dengan bitcoin yang hanya ada satu di satu waktu tertentu, ID dari Ethereum App ini hanya ada di ponsel pengguna. Pihak Civic sendiri bahkan tidak memiliki akses terhadap informasi tersebut tanpa izin dari pemiliknya. Teknologi ini melakukan scanning dokumen dan memilahnya ke dalam beberapa komponen. Dengan demikian, pengguna bisa memilih siapa yang bisa mengakses informasi tersebut dan memastikan pihak ketiga hanya bisa melihat apa yang mereka butuhkan. Kemudian, pengguna bisa menarik kembali akses pribadi tersebut.

Peluang Ethereum App dari Civic Technologies di Masa Depan

Aplikasi ini diharapkan dapat membantu menghambat penularan Covid-19. Penggunaan kartu identitas digital akan mengurangi resiko penularan, karena pengguna tidak mesti membawa identitas fisik. Saat ini, Ethereum App dari Civic Technologies ini telah mencatat lebih dari 100.000 orang di daftar antrian. App ini telah tersedia online. Dalam beberapa hari saja, tercatat sebanyak 12.000 download.

Kunci dari fungsinalitas aplikasi ini sebuah jejaring smart contract berbasis Ethereum, atau kode yang dirancang untuk melaksanakan tugas-tugas tertentu, saat kriterianya sudah terpenuhi. Ada tiga pihak yang terlibat dalam jejaring identitas desentralistik yang didukung teknologi Ethereum ini, yakni:

  • User (Pengguna), yakni pemilik identitas
  • Requester, sebuah alat semacam vending machine atau petugas keamanan gedung yang meminta informasi pribadi;
  • Fee sesuai kesepakatan yang dibayarkan dalam bentuk token Civid (CVC) dimasukkan ke dalam akun dan software validator akan melakukan scanning informasi personal yang diminta oleh requester (misalnya, usia atau status vaksinasi covid-19).

Jika pengguna memenuhi kritera dan requester merasa puas, maka akses akan diberikan dan fee-nya dibayarkan. Berkat terobosan teknologi canggih, bahkan validator sendiri tidak memegang informasi tertsebut. Validator hanya tahu apakah informasi yang dibutuhkan sudah dipenuhi atau tidak.

Baca Juga:   Strategi Blockchain Menurut Sebuah Laporan JPMorgan

Untuk membantu mencegah masalah keamanan, yakni pencurian, yang cukup masif dalam industri kripto, Civic Wallet menggunakan akses multi-signature (multi-sig). Dalam hal ini, pengguna memegang satu bagian dari kunci masuk akun, perusahaan keamanan kripto dan perusahana kustodian, BitGo, memegang satu bagian lagi, dan Coincover memegang bagian ketiga. Dengan teknologi ini, akun penggunakan dilindungi dengan teknologi berlapis. Misalnya, jika anda memiliki uang senilai jutaan dollar di dompet digital. Kemudian, anda kehilangan ponsel atau ponsel anda rusak, atau ponsel anda jatuh saat bepergian ke negara lain, maka anda tetap bisa mendapatkan dana yang tersimpan dalam dompet digital anda.

Ethereum App dari Civid Technologies ini adalah pengembangan smart contract untuk meminimalisir kontak fisik kapanpun pengguna harus memverifikasi identitas pribadinya.  Pengurangan kontak fisik tentunya meminimalisir resiko penularan covid-19. Dengan demikian, pengguna memiliki proteksi diri yang lebih baik dari serangan virus corona di manapun berada.

Tagged With :

Leave a Comment