Dow Jones Terendah Sejak November 2020, Wall Street Tumbang

Pada perdagangan Jumat (23/9/2022), bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street ditutup tumbang. Hal tersebut dipicu oleh kekhawatiran investor pada prospek ekonomi Amerika Serikat (AS) dan pengaruhnya ke laba emiten.

Mengutip Reuters, Senin (26/9) indeks Dow Jones Industrial Average drop 1,62 persen ke 29.590,41, Nasdaq Composite jatuh 1,8 persen ke 10.867,93 dan indeks S&P 500 melemah 1,72 persen ke 3.693,23. Dow Jones Industrial Average jatuh ke level terendah sejak November 2020.

Tekanan jual baru di pasar datang dalam sepekan ini, imbas kenaikan suku bunga Federal Reserve AS sebesar 75 persen untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Serta pernyataan hawkish, akan menaikkan suku bunga sampai inflasi terkendali.

Adapun tahun ini merupakan tahun yang penuh gejolak bagi Wall Street. Pergerakan indeks Wall Street terganggu kekhawatiran tentang invasi Rusia ke Ukraina, krisis energi di Eropa dan berakhirnya kebijakan uang mudah secara global.

“Dengan niat The Fed untuk menaikkan suku bunga lebih tinggi dari yang diharapkan, pasar saat ini sedang mengalami krisis kepercayaan,” kata Sam Stovall, kepala strategi investasi di CFRA Research.

DIPREDIKSI MENGUAT

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada perdagangan Senin (26/9). Pada perdagangan Jumat (23/9), IHSG ditutup melemah di level 7,175.58 (-0.55 persen).

CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya memproyeksi, IHSG berada di rentang 7123-7273 . IHSG terlihat mulai menunjukkan tanda-tanda potensi untuk mengalami kenaikan secara terbatas.

“Mengawali perdagangan pada pekan terakhir di bulan kesembilan tahun 2022, IHSG masih belum memperlihatkan kekuatan naik yang besar,” tulis William dalam prediksinya, Senin (26/9).

Di sisi lain, lanjut William, minimnya sentimen juga menjadi salah satu faktor yang kurang dapat mendongkrak pergerakan IHSG. Sementara untuk jangka panjang IHSG masih berada dalam jalur uptrend, sehingga peluang koreksi masih dapat dimanfaatkan investor untuk melakukan akumulasi pembelian.

Baca Juga:   Imbas Perang Dagang AS-China Memanas, Wall Street Anjlok

Saham-saham yang direkomendasikan William, TBIG, HMSP, UNVR, ASRI, PWON, JSMR, BBCA, BINA, GGRM.

Hal serupa juga diungkapkan Research Analyst Artha Sekuritas Dennies Christopher. Dennies menuturkan, IHSG akan menguat secara terbatas di rentang 7,158-7,141 dan resistance di level 7,235-7,205.

“IHSG diprediksi menguat. Candlestick membentuk formasi bearish harami serta tertahan di resistance MA 5 dan MA 20 mengindikasikan potensi pelemahan,” kata Dennies.

Menurut Dennies, pergerakan IHSG akan terbatas di awal pekan melihat stochastic mulai mendekati area oversold.

Saham yang direkomendasikan Dennies:

ADRO

Recommendation: Spec Buy

Buy Price: 4.100

Stop Loss: 4.040

Target Price: 4.300-4.370

WIIM

Recomendation: Add

Buy Price: 625

Stop loss: 785

Target price: 890-920

SIDO

Recomendation: Hold

Buy Price: 745

Stop Loss: 715

Target Price: 790-810

RALS

Recomendation: Hold

Buy Price: 600

Stop Loss: 575

Target Price: 630-650

TKIM

Recomendation: Hold

Buy Price: 7.525

Stop Loss: 7.150

Target Price: 7.300-7.550

 

Leave a Comment