Dolar Australia Merosot Setelah Notulen RBA Sinyalkan Rate Cut

Dolar Australia melemah 0.4 persen di sesi perdagangan Selasa (16/April) siang ini, setelah Bank Sentral Australia (RBA) kembali menyinggung kemungkinan pemotongan suku bunga (Rate Cut) dalam notulen rapat yang dirilis pagi tadi.

Apabila inflasi tak menunjukkan kenaikan dan Tingkat Pengangguran melonjak, maka pemotongan suku bunga kemungkinanan “akan menjadi kebijakan yang sesuai”, demikian isi notulen rapat yang telah digelar awal bulan April ini. Sebagai informasi, Tingkat Pengangguran Australia jeblok ke level rendah delapan tahun di 4.9 persen pada bulan Februari lalu, dan menjadi yang terendah sejak Juni 2011.

“Bagaimanapun juga, level suku bunga yang lebih rendah dapat diekspektasikan untuk mendukung perekonomian dalam menghadapi depresiasi nilai tukar mata uang dan dengan cara mengurangi pembayaran bunga yang dipersyaratkan dalam pinjaman, (dan) membebaskan kas untuk anggaran belanja modal yang lain,” tulis RBA.

 

Awasi Inflasi Dan Tingkat Pengangguran

Wacana pemotongan suku bunga, pertama kalinya tersirat dalam pidato Gubernur RBA Philip Lowe pada bulan Februari lalu. Kal itu, Lowe menyatakan bahwa ada sejumlah skenario kebijakan berikutnya mengenai suku bunga, yang mana bisa dinaikkan ataupun diturunkan. Hal tersebut disesuaikan dengan kondisi, pemtongan suku bunga dapat diimplementasikan terutama apabila tak ada kemajuan dalam target inflasi dan apabila tingkat pengangguran naik.

Kendati demikian, pada bulan April 2019 ini, RBA masih mempertahankan suku bunganya di level 1.5 persen. Angka tersebut telah bertahan sejak bulan Agustus 2016.

Menyusul rilis notulen RBA tersebut, Dolar Australia merosot terhadap Dolar AS. AUD/USD turun 0.32 persen ke 0.7146 saat berita ini ditulis. Menurut Marcel Thieliant, ekonom Capital Economics kepada Financial Times, pihaknya mengekspektasikan RBA akan memotong suku bunganya sampai 0.75 persen di awal tahun depan, dimulai sejak bulan Agustus 2019 karena pertumbuhan GDP Australia diproyeksi akan terus menurun.

Baca Juga:   Kurs Dollar Hari Ini - Senin, 01 Juli 2019

Tinggalkan sebuah Komentar