Pada perdagangan Rabu (29/3/2023), indeks saham Amerika Serikat (AS), Wall Street, ditutup menguat. Karena, pandangan optimis dari Micron Technology dan perusahaan lain meredakan kekhawatiran tentang kesehatan ekonomi AS.
Dikutip dari Reuters, Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 323,35 poin, atau 1 persen, menjadi 32.717,6, S&P 500 (.SPX) naik 56,54 poin atau 1,42 persen, menjadi 4.027,81 dan Nasdaq Composite (.IXIC) naik 210,16 poin, atau 1,79 persen menjadi 11.926,24.
Saham Micron (MU.O) melonjak 7,2 persen mendorong Nasdaq dan S&P 500, dan memimpin kenaikan dalam indeks semikonduktor PHLX (.SOX), yang ditutup 3,3 persen lebih tinggi.
Perusahaan chip memori tersebut telah memperkirakan penurunan pendapatan kuartal III sejalan dengan ekspektasi Wall Street, sementara memberikan prospek cerah untuk 2025 dengan teknologi kecerdasan buatan meningkatkan penjualan.
Menambah optimisme, Lululemon Athletica Inc (LULU.O) melonjak 12,7 persen setelah perkiraan hasil tahunan yang optimistis.
Selain itu, sebagian besar perusahaan S&P 500 mulai melaporkan kinerja keuangannya pada kuartal I. Investor juga mencoba mengukur gejolak dalam sistem perbankan AS dapat mereda dan dampaknya kepada kebijakan Federal Reserve.
Gejolak perbankan di AS, yang dimulai awal Maret dengan runtuhnya Silicon Valley Bank (SVB), menyebabkan aksi jual cepat di sektor saham dan memicu kegelisahan tentang kekuatan ekonomi.
Pada Senin lalu, pemberi pinjaman regional AS First Citizens BancShares meraup aset Silicon Valley Bank.
Wakil Ketua Fed untuk Pengawasan, Michael Barr, mengatakan kepada Kongres bahwa cakupan kesalahan atas kegagalan Silicon Valley Bank meluas ke seluruh eksekutif bank.
Investor sedang menunggu data Pengeluaran Konsumsi Pribadi di pekan ini untuk petunjuk lebih lanjut tentang inflasi. The Fed telah menaikkan suku bunga untuk menurunkan inflasi.
DIPREDIKSI MENGUAT
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada perdagangan Kamis (30/3). Pada perdagangan Rabu (29/3), IHSG ditutup melemah 79,108 poin (1,17 persen) ke level 6.839,436.
Analis Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang, memperkirakan IHSG menguji level support di 6.765 dan resistance di 6.865. IHSG membentuk rising window bersamaan dengan penguatan Rabu (29/3). Terdapat pelebaran positive slope pada MACD, yang mengindikasikan potensi penguatan lanjutan di Kamis.
“Sentimen positif berasal dari berlanjutnya penguatan nilai tukar Rupiah ke level Rp 15.060/USD di Rabu sore (29/3) dari kisaran Rp 15.350/USD pada pekan lalu. Hal ini masih terkait dengan bantuan likuiditas oleh The Fed dan rencana peningkatan program bantuan likuiditas dari otoritas di AS,” kata Alrich, Kamis (30/3).
Alrich melanjutkan, keputusan BI untuk mempertahankan suku bunga acuan di 5,75 persen kembali diapresiasi pasar. Hal ini terlihat dari penguatan harga saham-saham perbankan di Rabu (29/3). IDXFINANCE (+1,27 persen) menjadi sektor yang menguat paling signifikan, bersamaan dengan IDXENERGY (+2,3 persen).
Sementara itu, tim riset MNC Sekuritas memprediksi penguatan IHSG akan cenderung terbatas untuk menguji 6.855-6.888. Support IHSG di posisi 6.704 dan 6.587, serta resistance di 6.890 dan 6.923.
“Dapat dicermati juga pada label merah, di mana IHSG akan membentuk wave [d] dari wave B pada triangle pattern di area 6.855-6.961,” tulis tim MNC Sekuritas.
MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham, yaitu ADMR, ELSA, HMSP, dan TOWR.
- ADMR – Buy on Weakness
Buy on Weakness: 1.170-1.210
Target Price: 1.335, 1.535
Stop loss: below 1.160
- ELSA – Buy on Weakness
Buy on Weakness: 306-310
Target Price: 326, 346
Stop loss: below 298
- HMSP – Spec Buy
Spec Buy: 1.180-1.210
Target Price: 1.250, 1.270
Stop loss: below 1.115
- TOWR – Buy on Weakness
Buy on Weakness: 925-940
Target Price: 980, 1.050
Stop loss: below 915