Cara Menabung 10 Juta dalam 3 Bulan, Bagaimana Caranya?

XM broker promo bonus

Salah satu musuh terbesar banyak orang di dunia adalah menabung. Jangkan untuk mengumpulkan uang dalam nominal besar. Jika kita diminta untuk menabung Rp10 juta selama 3 bulan saja, apakah kita sanggup? Ada banyak cara menabung Rp10 juta dalam 3 bulan, salah satunya adalah membagi nominal tabungan ke dalam beberapa hari.

Ingin jalan-jalan kita akan menabung. Ingin membeli kendaraan kita akan menabung. Namun, tak jarang juga menabung tersebut hanya bualan atau wacana saja. Ngaku saja! Jangankan menabung Rp10 juta untuk 3 bulan, bisa jadi menabung Rp2 juta selama satu bulan saja, apakah kita bisa?

Meskipun sulit, mungkin saja bukan kita kurang mampu untuk menabung melainkan cara menabungnya yang harus diubah. Konsep yang kita terima dan terapkan tentang menabung yang terlalu seram yang secara tidak sabar bikin otak kita berpikir bahwa kita tidak mungkin bisa menabung. Alasannya tentu saja banyaknya kebutuhan.

Padahal, menabung juga bisa dilakukan dengan sederhana, mudah, dan menyenangkan. Cara jitu untuk mengumpulkan uang tanpa adanya paksaan dan rasa beban. Juga tidak ada keinginan untuk mengambilnya di tengah-tengah jalan. Kita hanya belum menemukan caranya saja.

Cara yang biasa kita lakukan adalah mengeluarkan dahulu seluruh pengeluaran, di akhir bulan bila masih ada sisa baru dimasukkan ke dalam pos tabungan. Kalau ada sisa penghasilan itu juga, bagaimana kalau tidak?

Cara lainnya adalah kita menyisihkan dahulu sejumlah uang di awal bulan. Cara ini cukup efektif sebenarnya. Namun, kebanyakan dari kita akan menargetkan diri untuk menyisihkan sejumlah nominal yang cukup besar untuk dimasukkan ke dalam pos tabungan di awal bulan.

Nominal yang terlihat banyak inilah yang bikin kita jadi merasa beban untuk menabung dan kembali berakhir di tengah jalan alias hanya bertahan selama beberapa bulan saja. Meskipun sulit, kita tetap harus ingat bahwa menyimpan atau menyisihkan uang untuk ditabung itu amat penting untuk masa depan.

Kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi di masa yang akan datang. Untuk itu, coba terapkan cara menabung Rp10 juta dalam waktu 3 bulan berikut ini. Metode asik ini bisa bikin kita tidak terbeban untuk menabung dan tahu-tahu sudah banyak tabungannya.

1. Tentukan tujuan dan target menabung yang spesifik

Hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan tujuan menabung. Jangan hanya asal simpan, kita harus membuat tujuan menabung yang lebih spesifik. Misalnya, untuk membeli satu paket alat make up, untuk membeli alat olahraga, untuk membeli kendaraan, untuk liburan, hingga untuk membeli rumah.

Tentukan target menabung yang lebih spesifik. Tujuannya adalah untuk menambah motivasi dan semangat kita selama menabung. Sama halnya dengan atlet pelari, tujuannya hanyalah garis finish. Begitu pula dengan menabung, tentukan garis finish agar kita tetap semangat melakukannya hingga akhir.

Sembari menentukan tujuan menabung, kita juga harus menentukan deadline atau target menabung. Seberapa lama kita akan menabung untuk mendapatkan sejumlah uang tersebut. 

Katakanlah kita akan membeli ponsel keluaran terbaru seharga Rp10 juta. Sebelum ponsel tersebut hilang dari peredaran, kita harus sudah bisa mendapatkannya. Jadi, target menabung kita untuk mendapatkan Rp10 juta adalah selama 3 bulan.

Apakah kita yakin mendapatkan Rp10 juta hanya dalam waktu 3 bulan sedangkan penghasilan kita pas-pasan? Optimis tentu bisa asalkan menggunakan metode yang satu ini.

2. Siapkan alat dan bahan

Agar cara menabung Rp10 juta dalam 3 bulan terlaksana, kita harus melakukan sedikit usaha. Siapkan kertas beberapa lembar, pulpen, gunting, selotip, wadah yang cukup besar dan plastik bening berukuran kecil satu pack.

3. Siapkan tabel sebanyak 90 kotak

Target waktu menabung kita selama 3 bulan. Bila diubah ke dalam satuan hari, totalnya adalah 90 hari dengan catatan kita memukul rata seluruh jumlah hari di dalam satu bulan sebanyak 30 hari.

Tabel sebanyak 90 kotak yang sudah dibuat di atas selembar tuliskan beberapa pecahan uang yakni Rp50 ribu, Rp100 ribu, dan Rp150 ribu. Kita targetkan selama 90 hari, kita harus menabung pecahan Rp50 ribu sebanyak 20 kali, pecahan Rp100 ribu sebanyak 30 kali, dan pecahan Rp150 ribu sebanyak 40 kali.

Buatlah tabel seperti di bawah ini.

Rp50 ribu Rp50 ribu Rp50 ribu Rp50 ribu Rp100 ribu Rp100 ribu Rp100 ribu Rp100 ribu Rp100 ribu
Rp50 ribu Rp50 ribu Rp50 ribu Rp50 ribu Rp100 ribu Rp100 ribu Rp100 ribu Rp100 ribu Rp100 ribu
Rp50 ribu Rp50 ribu Rp50 ribu Rp50 ribu Rp100 ribu Rp100 ribu Rp100 ribu Rp100 ribu Rp100 ribu
Rp50 ribu Rp50 ribu Rp50 ribu Rp50 ribu Rp100 ribu Rp100 ribu Rp100 ribu Rp100 ribu Rp100 ribu
Rp50 ribu Rp50 ribu Rp50 ribu Rp50 ribu Rp100 ribu Rp100 ribu Rp100 ribu Rp100 ribu Rp100 ribu
Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp100 ribu
Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp100 ribu
Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp100 ribu
Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp100 ribu
Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp100 ribu

4. Komitmen sisihkan setiap hari

Nominal menabung sudah ditentukan, Rp50 ribu, Rp100 ribu, dan Rp150 ribu. Kini kita hanya perlu memastikan bahwa kita harus rutin menyisihkan uang setiap hari untuk ditabung. Besarannya pun antara Rp50 ribu, Rp100 ribu, atau Rp150 ribu.

Misalnya hari ini kita akan menabung sebesar Rp50 ribu. Masukkan uang Rp50 ribu ke dalam plastik bening kecil yang memiliki zipper seperti plastik bening kecil obat. Tuliskan di atas kertas kosong nominal Rp50 ribu, potong lalu tempelkan di plastik bening kecil yang sudah diisikan uang.

Lalu, simpang plastik bening kecil tersebut ke dalam wadah yang sudah disiapkan. Selanjutnya, pada tabel yang sudah kita buat sebelumnya, beri tanda pada angka Rp50 ribu. Bisa diberi warna menggunakan stabilo atau pewarna lainnya. 

Bisa juga hanya diberi tanda silang. Apapun itu tandanya terserah asalkan bisa menandakan bahwa kita sudah menyimpang uang Rp50 ribu berapa kali Rp100 ribu berapa kali dan Rp150 ribu berapa kali.

Berikut ini adalah contoh menandakan bahwa kita sudah menabung Rp50 ribu sebanyak 2 kali Rp100 ribu sebanyak 3 kali dan Rp150 ribu sebanyak 4 kali.

Rp50 ribu Rp50 ribu Rp50 ribu Rp50 ribu Rp100 ribu Rp100 ribu Rp100 ribu Rp100 ribu Rp100 ribu
Rp50 ribu Rp50 ribu Rp50 ribu Rp50 ribu Rp100 ribu Rp100 ribu Rp100 ribu Rp100 ribu Rp100 ribu
Rp50 ribu Rp50 ribu Rp50 ribu Rp50 ribu Rp100 ribu Rp100 ribu Rp100 ribu Rp100 ribu Rp100 ribu
Rp50 ribu Rp50 ribu Rp50 ribu Rp50 ribu Rp100 ribu Rp100 ribu Rp100 ribu Rp100 ribu Rp100 ribu
Rp50 ribu Rp50 ribu Rp50 ribu Rp50 ribu Rp100 ribu Rp100 ribu Rp100 ribu Rp100 ribu Rp100 ribu
Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp100 ribu
Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp100 ribu
Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp100 ribu
Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp100 ribu
Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp150 ribu Rp100 ribu

Ingat untuk selalu memberi tanda pada tabel yang sudah disiapkan agar kita mengetahui sudah sejauh apa perkembangan menabung kita. Sudah sebanyak apa jumlah tabungan yang ada di dalamnya. Dan, untuk mengontrol diri untuk terus berkomitmen menabung setiap hari hingga target didapatkan.

Tagged With :

Leave a Comment