Jujur saja, lingkungan kerja adalah salah satu penyebab stress. Itulah sebabnya, perusahaan mesti mencari cara-cara yang efektif untuk mengelola stress di tempat kerja, bukan hanya bagi para pimpinan, namun juga bagi karyawan. Siapa bilang jika tempat kerja tidak bisa menyenangkan? Lingkungan kerja yang ditata dengan baik bisa menjadi lingkungan yang efektif untuk mengelola stress. Karyawan yang bebas stress pastinya memiliki kinerja yang lebih baik.
Cara Mengelola Stress di Tempat Kerja
Berikut adalah beberapam tips cara mengelola stress di tempat kerja, sehingga anda bisa menikmati waktu kerja secara menyenangkan:

Ambil Waktu Jeda
Salah satu cara terbaik untuk mengelola di tempat adalah dengan mengambil waktu-waktu tertentu untuk jeda. Misalnya, anda bisa berjalan sejenak sekeliling kantor, atau melakukan latihan peregangan di ruang kerja, atau minum kopi bersama rekan kerja. Menjauhkan diri sejenak dari pekerjaan adalah cara yang baik untuk menjernihkan fikiran dan mengurangi tingkat stress. Setiap orang memiliki cara sendiri untuk mengatur harinya, sehingga setiap pekerjaan bisa dilakukan dengan baik. Berikut beberapa contohnya:
- Mulailah pagi anda dengan berjalan sejenak untuk memperbaiki mood anda;
- Cari udara segar, sapa tetangga anda, atau berjalan di sekitar rumah sejenak;
- Jika agenda anda sudah penuh untuk seharian, maka cobalah mengatur pengingat (reminder) sekitar 15 menit sebelum setiap agenda dimulai.
- Ada juga orang yang suka melakukan yoga ringan selama jam istirahat, dan juga yang menggunakan waktu kosong untuk bersepeda.
- Cobalah hal-hal baru untuk melihat apa yang bisa anda lakukan, dan lakukan penyesuaian seiring waktu.
Atur Jadwal Aktivitas Bersama Rekan Kerja
Bersenang-senang di tempat kerja tidak berarti bekerja sambil bermain-main. Sebenarnya, anda bisa meningkatkan produktivitas dan mengurangi stress dengan mengatur jadwal untuk melakukan aktivitas menyenangkan dengan rekan kerja. Terkadang, hal-hal sederhana cukup. Misalnya, anda bisa makan siang bersama sekali seminggu, melakukan aktivitas team-building, atau membentuk sebuah klub pecinta buku. Hal semacam ini tidak hanya memberi ruang bagi anda untuk menjalin kedekatan dengan rekan kerja, namun juga membantu menciptakan suatu lingkungan kerja yang sehat dan menyenangkan.
Perlu diingat bahwa anda masih bisa melakukan hal-hal menyenangkan secara virtual. Misalnya, di akhir sesi rapat virtual, pastikan anda menyisakan waktu untuk diskusi terbuka, meski secara terbatas. Ini adalah cara terbaik untuk bersenang-senang dan berdialog dua-arah. Atau, atur agenda happy hours secara virtual, sehingga anda dan rekan-rekan yang bekerja dari jarak jauh tetap bisa menjalin kedekatan.
Manfaatkan Sumber Daya yang Ada
Cobalah identifikasi sumber daya yang ada di tempat kerja anda, teknologi, mitra kerja, atau sistem pelaporan. Anda bisa menggunakan tools seperti software manajemen proyek, tools AI, atau aplikasi kolaborasi dan komunikasi, serta perangkat lainnya untuk meringankan beban kerja anda. Bekerja sama dengan teman juga bisa membantu mendistribusikan beban kerja, sehingga masing-masing bisa saling mendukung di masa-masa sulit.
Jangan lupa mendelagasikan tugas-tugas kepada tim anda, hingga anda tidak bisa melakukannya, sementara ada anggota tim yang bisa. Mungkin, bisa jadi mereka lebih ahli melakukannya daripada anda. Dengan cara ini, anda bisa membangun tim kerja yang kuat.
Latihan Kesadaran
Cara penting lainnya untuk mengelola stress di tempat kerja adalah latihan kesadaran. Misalnya adalah selalu ada dan terlibat aktif pada momen-momen penting. Anda bisa melakukannya dengan mengambil waktu khusus untuk latihan pernafasan, melakukan meditasi singkat, atau sekedar memanfaatkan waktu untuk menghargai dunia di sekitar anda. Hal ini dapat membantu mengurangi stress, meningkatkan fokus, dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.
Tetapkan Ekspektasi Yang Realistis
Terakhir, salah satu sumber stress terbesar di tempat kerja berasal dari ekspektasi yang tidak realistis, baik dari atasan atau ekspektasi yang merugikan diri sendiri. Semua ini bisa memicu stress dan kelelahan. Jadi, tetapkan tujuan yang realistis bagi diri anda dan berkomunikasi dengan rekan kerja dan atasan untuk memastikan semuanya berada di frekuensi yang sama.
Misalnya, anda bisa menetapkan tujuan-tujuan momentum. Jika anda mesti mencapai tujuan 100% dan kondisi awal sudah 90%, maka anda target 100% akan sulit dicapai dalam waktu dekat. Jadi, anda bisa menentukan target 92% dalam waktu 10 hari, 94% dalam waktu 20 hari, dan seterusnya. Jangan langsung menetapkan 100% untuk jangka waktu yang singkat.
Pastikan anda dan tim merayakan setiap kemenangan, dan libatkan orang-orang yang membantu anda meraih kemenangan tersebut, sehingga setiap orang menikmati nuansa kemenangan. Hal ini akan mampu mendorong semangat mereka. Pastikan anda juga merayakan kemenangan dengan orang-orang di sekitar anda – rekan kerja, karyawan lain, atau atasan langsung. Sedikit pengakuan dan penghargaan sangat besar artinya di masa-masa penuh stress, bukan?
Mengelola stress di tempat kerja adalah bagian penting dari upaya menjaga kesehatan secara umum. Istirahat sejenak, melakukan aktivitas menyenangkan, meditasi, memanfaatkan sumber daya dengan baik, serta menetapkan ekspektasi yang realistis adalah cara-cara yang efektif untuk menurunkan tingkat stress.
Tagged With : manajemen bisnis • manajemen SDM