Segala jenis produk dapat dipalsukan, termasuk emas. Anda patut mewaspadai modus penipuan dengan emas palsu, khususnya jika melakukan pembelian di luar gerai Antam resmi. Jika sudah telanjur terjebak maka tak ada yang dapat mengganti uang Anda. Beli emas tidak jadi investasi, malah berurusan dengan polisi, uang hangus pula.
Agar terhindar dari emas palsu, ada baiknya Anda mengetahui beberapa cara memeriksa keaslian emas berikut ini:
1. Perhatikan Harga Emas
Pernahkah ada orang yang menawarkan emas kepada Anda dengan harga murah, berdalih sedang butuh uang cepat? Banyak diantara penawaran itu memang peluang bagus untuk membeli emas dengan harga lebih murah. Namun, tak jarang pula modus penipuan dengan cara demikian.
Patut diperhatikan: ketika seorang pemilik emas sedang butuh uang, maka ia bisa menggadaikan saja emasnya. Ia bisa juga menjualnya kembali ke gerai dengan harga buyback lumayan tinggi. Ada apa gerangan sehingga dia memilih untuk menjualnya saja kepada pihak ketiga dengan harga murah meriah?
Sebaiknya, update terus harga emas hari ini dengan mengikuti berita-berita ekonomi atau data harga emas Antam resmi. Apabila ada penawaran yang kelihatannya terlalu bagus, maka ya, mungkin perlu dipertimbangkan dua kali.

2. Periksa Keaslian Sertifikat
Emas batangan akan dijual bersama sertifikat keaslian yang dilengkapi watermark, hologram, atau atribut pengaman lainnya. Format sertifikat bisa berbeda-beda bagi setiap produsen emas, tetapi informasi mengenai cara klarifikasi keaslian sertifikat biasanya dapat diakses secara online.
Sebagai contoh, emas Antam kini disertai fitur CertiCard, yaitu sertifikat yang menyatu dengan kemasan. Keaslian emas dapat dilihat dengan memindai barcode pada bagian belakang kemasan dengan aplikasi CertiEye, atau dengan melihat watermark di plastik kemasan di bawah sinar UV. Tentu akan mudah sekali membedakan emas palsu dengan fitur semacam ini.
3. Uji Keaslian Emas
Selain dengan kedua cara di atas, Anda dapat pula menguji langsung keaslian emas fisik itu sendiri. Namun, perhatikan bahwa beberapa cara ini bisa jadi kurang akurat jika dilakukan oleh orang awal yang bukan ahlinya.
Pertama, coba dekatkan logam emas dengan magnet. Apabila logam menempel ke magnet, maka itu kemungkinan palsu. Kedua, teteskan cairan asam ke permukaan logam mulia (uji nitrit). Jika tak ada reaksi apa-apa, maka kemungkinan itu emas asli; tetapi jika berubah watna jadi hijau atau lainnya, maka kemungkinan itu emas palsu.
4. Konsultasi dengan Ahlinya
Cara paling jitu dalam memeriksa keaslian emas adalah dengan berkonsultasi langsung dengan toko emas, pegadaian, atau gerai Antam. Ini agak merepotkan karena Anda harus meluangkan waktu ke gerai langsung, tetapi akurasinya paling tinggi. Bilamana produk yang Anda sodorkan itu bukan emas palsu, maka tentunya mereka akan bersedia memberikan penilaian harga atau bahkan membelinya kembali (buyback).
Tagged With : investasi emas