Kapan bunga deposito dibayarkan? Apakah bunga deposito diberikan setiap bulan? Bagaimana cara untuk mendapatkan bunga deposito tiap bulan? Pertanyaan-pertanyaan seperti ini sering terlontar di kalangan calon investor dan pemula.
Kebanyakan orang berharap dapat memperoleh pendapatan pasif setiap bulannya dari deposito mereka. Cukup setor dana seratus juta rupiah, lalu duduk-duduk menunggu pembayaran bunga di rumah. Sayangnya, realita tak sesederhana itu. Metode pembayaran bunga deposito berbeda dengan metode pembayaran bunga untuk rekening tabungan biasa. Bunga rekening tabungan biasa dihitung tiap bulan, tetapi bunga deposito belum tentu dihitung tiap bulan.

Bank biasanya hanya menghitung dan membayar bunga deposito setiap akhir periode investasi. Apabila Anda punya deposito dengan jangka waktu 1 bulan, maka pembayaran depositonya pada akhir periode 1 bulan. Apabila Anda punya deposito dengan jangka waktu 3 bulan, maka pembayaran depositonya pada akhir periode 3 bulan. Apabila Anda punya deposito dengan jangka waktu 12 bulan, maka pembayaran depositonya pada akhir periode 12 bulan. Jadi, bunga deposito belum tentu dibayarkan setiap bulan.
Anda hanya dapat memperoleh pembayaran deposito setiap bulan jika mengatur investasi dengan langkah-langkah berikut ini:
- Berinvestasilah pada produk deposito dengan jangka waktu 1 bulan.
- Pada formulir deposito, pilihlah opsi perpanjangan otomatis (Automatic Rollover) dengan pembayaran bunga setiap bulan ke rekening tabungan biasa Anda.
Bagaimana jika tidak ada opsi perpanjangan otomatis? Apabila Anda tak menemukan opsi ARO ataupun pembayaran bunga setiap bulan, silakan bertanya langsung kepada Customer Service bank yang melayani Anda. Kedua opsi itu mungkin tercantum pada formulir dengan istilah yang agak berbeda. Atau jika bank tersebut memang tidak menyediakannya, maka Anda dapat berpindah ke bank lain yang menawarkan opsi tersebut.
Mudah sekali, bukan!? Deposito dapat menghasilkan pendapatan pasif bulanan yang memadai bagi kehidupan sehari-hari Anda jika setoran investasi awalnya cukup besar. Ini karena persentase bunga deposito perbankan saat ini sangat rendah dibandingkan dengan keuntungan investasi surat berharga negara ataupun saham.
Selain itu, saldo deposito yang sudah disetorkan tidak bisa ditambah lagi. Jika ingin menambah saldo deposito, Anda harus mencairkan deposito lama dan membuka deposito lagi dengan jumlah yang baru.
Tagged With : deposito • investasi jangka panjang