Inilah rangkuman dan penjelasan mengenai prediksi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 12 Agustus 2025.
Prediksi IHSG dari Phintraco Sekuritas
Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG akan menguat ke level 7.680. Prediksi ini didasarkan pada beberapa analisis, baik teknikal maupun fundamental:
- Analisis Teknikal: Indikator Stochastic RSI membentuk golden cross di area oversold, yang umumnya merupakan sinyal bahwa tren penurunan akan berbalik menjadi tren naik. Selain itu, jarak antara garis MACD dan garis sinyal semakin menyempit, yang juga bisa menjadi indikasi potensi penguatan.
- Sentimen Positif Domestik: Ada beberapa saham domestik yang masuk ke dalam indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI). Hal ini dapat meningkatkan minat investor, karena saham-saham tersebut akan dimasukkan dalam portofolio investasi global. Beberapa saham yang disebut adalah CUAN, DSSA, ADRO, AADI, KPIG, PTRO, RATU, dan TAPG.
- Data Ekonomi Domestik: Meskipun data penjualan ritel (retail sales) domestik bulan Juni 2025 melambat, namun masih menunjukkan pertumbuhan positif selama dua bulan berturut-turut. Ini bisa menjadi sinyal positif bagi pasar.
Berdasarkan analisis ini, Phintraco Sekuritas merekomendasikan beberapa saham, yaitu SMGR, PANI, TOWR, WIFI, dan LSIP.
Prediksi IHSG dari MNC Sekuritas
Berbeda dengan Phintraco Sekuritas, MNC Sekuritas memprediksi IHSG berpotensi terkoreksi ke kisaran 7.259 hingga 7.415. Prediksi ini didasarkan pada:
- Analisis Teknikal: Menurut analisis gelombang (wave analysis), IHSG saat ini berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [c], yang mengindikasikan bahwa pergerakan indeks masih rawan melanjutkan koreksinya.
MNC Sekuritas merekomendasikan saham-saham seperti BTPS, FAST, MBMA, dan SSIA.
Sentimen Global yang Mempengaruhi
Selain sentimen domestik, ada beberapa faktor global yang juga diperhatikan oleh investor:
- Tingkat Pengangguran Inggris: Investor menantikan data tingkat pengangguran Inggris bulan Juni 2025.
- Inflasi AS: Investor menantikan data inflasi Consumer Price Index (CPI) dan inflasi inti dari AS pada bulan Juli 2025.
- Faktor Negatif Inflasi AS: Tren inflasi AS yang cenderung meningkat sejak Juni 2025 dan menjauhi target 2% dari The Fed dikhawatirkan dapat menunda rencana penurunan suku bunga The Fed. Hal ini bisa menjadi sentimen negatif bagi pasar global, termasuk IHSG.
Kesimpulan
Artikel tersebut menyajikan dua pandangan yang berbeda mengenai pergerakan IHSG pada 12 Agustus 2025:
- Phintraco Sekuritas memprediksi penguatan dengan target 7.680, didukung oleh sinyal teknikal positif dan masuknya beberapa saham RI ke dalam indeks MSCI.
- MNC Sekuritas memprediksi koreksi ke kisaran 7.259-7.415, berdasarkan analisis gelombang.
Perlu diingat, prediksi ini adalah pandangan dari para analis dan keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor. (*)