Analis Prediksi Koreksi IHSG: Data Ekonomi AS, Pidato Trump, dan RDG BI Jadi Penentu

IHSG diprediksi akan mengalami pelemahan atau koreksi sementara (retracement) pada perdagangan hari Rabu. Meskipun pada hari Selasa mengalami kenaikan, namun ada indikasi bahwa tren kenaikan ini tidak akan berlanjut untuk sementara waktu.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi:

  1. Faktor Teknis:

    • Analis dari Phintraco Sekuritas menyoroti adanya upper shadow candle setelah IHSG menutup gap pada rentang 6.770-6.875. Secara teknikal, ini mengindikasikan potensi penurunan IHSG ke area support 6.830-6.775.
    • Analis dari MNC Sekuritas juga melihat potensi koreksi IHSG dalam jangka pendek ke rentang 6.759-6.794. Mereka menyoroti bahwa penguatan IHSG pada hari Selasa didominasi oleh volume pembelian, namun penguatan tersebut juga menimbulkan gap pada rentang 6.830-6.847.
  2. Faktor Eksternal:

    • Investor sedang menantikan pidato dari Presiden AS terkait isu geopolitik antara AS dan Rusia.
    • Data ekonomi AS, seperti Building Permit dan Housing Starts yang akan dirilis, diperkirakan mengalami penurunan.
    • Data inflasi Inggris diperkirakan akan mengalami kenaikan.
    • Data Neraca Perdagangan Jepang diperkirakan akan mengalami penurunan signifikan.
  3. Faktor Domestik:

    • Bank Indonesia (BI) akan mengumumkan suku bunga acuan pada hari Rabu. Meskipun diperkirakan BI akan menahan suku bunga tetap, namun pengumuman ini tetap menjadi perhatian pasar.

Analisis Tambahan:

  • Kedua perusahaan sekuritas, Phintraco dan MNC, sama-sama memprediksi adanya koreksi pada IHSG. Hal ini menunjukkan bahwa sentimen pasar cenderung negatif untuk sementara waktu.
  • Investor akan mencermati data ekonomi dari AS, Inggris, dan Jepang. Data-data ini dapat memberikan petunjuk mengenai kondisi ekonomi global dan dampaknya terhadap pasar saham Indonesia.
  • Keputusan suku bunga oleh Bank Indonesia juga akan menjadi perhatian pasar. Meskipun diperkirakan tidak ada perubahan, namun pernyataan dari BI terkait prospek ekonomi dan inflasi akan dianalisis oleh investor.

Rekomendasi Saham:

Meskipun IHSG diperkirakan melemah, kedua perusahaan sekuritas tersebut tetap memberikan rekomendasi saham yang bisa dipertimbangkan oleh investor. Phintraco merekomendasikan saham AKRA, MAPI, MYOR, MAPA, dan AMMN, sementara MNC Sekuritas merekomendasikan saham BFIN, JSMR, MIKA, dan PTBA.

Kesimpulan:

IHSG diprediksi akan mengalami koreksi sementara pada perdagangan Rabu, 19 Februari. Faktor teknis, eksternal, dan domestik menjadi pendorong sentimen negatif pasar. Investor disarankan untuk tetap berhati-hati dan mempertimbangkan rekomendasi saham dari analis.

Leave a Comment