Peluang dan Tips Aman Trading di Tengah Pandemi Covid-19

Pandemi covid-19 telah menimbulkan kekacauan dan kepanikan di seluruh dunia, kiri, kanan, depan, dan belakang. Terlepas dari statusnya sebagai pandemi global dan krisis kesehatan di berbagai belahan dunia, pandemi covid-19 telah mempengaruhi kehidupan kita dalam berbagai aspek. Perekonomian terhantam secara keras. Trading menjadi sektor perekonomian yang paling terdampak. Lalu, masih adakah peluang trading di tengah pandemi covid-19 ini?

Terutama di daerah-daerah yang terdampak paling parah, ratusan atau bahkan ribuan kasus baru dilaporkan hampir setiap hari, lockdown diberlakukan di mana-mana, banyak usaha yang tutup, perusahaan-perusahaan besar merumahkan karyawannya, dan para investor mengalami kepanikan. Sebagian bahwa menarik dananya dari proyek-proyek besar. Bahkan di bursa efek besar, sejumlah saham yang masih melakukan trading di tengah pandemi covid-19 dilaporkan mengalami penurunan, sejak WHO mendeklarasikan serangan virus corona sebagai pandemi dunia.

trading di tengah pandemi covid-19

Gambaran Kondisi Trading di Tengah Pandemi Covid-19

Pasar mata uang saat ini juga sangat tidak stabil. Berikut adalah gambaran bagaimana krisis virus corona telah mempengaruhi pasar dan sedikit tips bagi trader yang ingin mengetahui peluang trading di tengah pandemi covid-19 saat ini:

Pasar Forex

Beberapa minggu dan bulan pertama di Tahun 2020 adalah saksi bagaimana pasar forex bergerak begitu tidak stabil. Hal ini terjadi karena krisis memicu kekacauan dan kepanikan di seluruh dunia. Saat banyak mata uang terjun bebas, tetap ada mata uang yang berdiri kokoh. Misalnya, mata uang dollar tetap kuat dibanding mata uang lainnya di dunia. Mungkin, saat ini dollar adalah pemenang utama. Mata uang lain yang masih cukup kuat antara lain mata uang Swiss Franc dan mata uang Jepang Yen.

Jadi, trader yang masih ingin melakukan aktivitas trading forex di tengah pandemi covid-19 umumnya mengincar tiga mata uang ini. Namun, trader harus tetap memperhatikan naik turunnya nilai mata uang secara ketat. Tidak ada yang bisa memprediksi dengan tepat apa yang akan terjadi hari esok atau bahkan satu jam ke depan. Krisis yang ditimbulkan oleh virus corona ini sangat tidak terbuka.

Pasar Saham

Apakah anda seorang trader saham? Jika Ya, anda pastinya juga dibuat bingung oleh kondisi pasar saham yang sangat tidak stabil. Bahkan, pasar saham dianggap sebagai pasar yang dihantam paling telak oleh krisis akibat virus corona ini. Tidak lama setelah WHO mendeklarasikan virus corona sebagai pandemi, banyak trader yang mulai melakukan panic selling terhadap saham mereka, karena takut dengan kondisi pasar yang tidak pasti. Akibatnya, karena supply yang meningkat, nilai saham di banyak perusahaan di seluruh dunia mengalami penurunan.

Kondisi ini semakin diperburuk oleh banyaknya perusahaan besar yang merumahkan kayawannya atau bahkan bangkrut saat kasus positif covid-19 terus meningkat di banyak negara di dunia. Jadi, jika tetap ingin melakukan trading di tengah pandemi covid-19, sebaiknya carilah saham dari perusahaan yang kinerjanya baik dan diperkirakan masih akan baik hingga beberapa waktu ke depan. Ini tidak mudah tentunya, namun peluangnya tetap ada.

Tips Trading di Tengah Pandemi Covid-19

Berikut adalah beberapa tips jika anda ingin melakukan trading di tengah krisis dan kondisi ketidakpastian saat ini:

  • Gunakan prinsip manajemen resiko. Di antaranya adalah taktik untuk mengidentifikasi resiko potensial dan mengambil langkah-langkah untuk meminimalisir dampaknya, jadi anda bisa mencegah kerugian. Manajemen resiko lebih penting ketika pasar saham tidak stabil seperti saat sekarang ini.
  • Minimalisir penggunaan Memang benar, leverage adalah cara yang cerdas untuk memaksimalkan keuntungan saat trading. Namun, semakin tinggi leverage, semakin besar kerugiannya. Saat kondisi serba tidak pasti, maka sebaiknya minimalisir penggunaan leverage atau gunakan hanya jika anda yakin bahwa harga saham akan membaik.
  • Atur jumlah investasi dengan baik. Berapa banyak kerugian yang masih bisa anda tolerir? Pertimbangkan besaran investasi dengan sangat seksama. Ini adalah strategi yang tepat untuk meminimalisir kerugian dan memaksimalkan keuntungan. Saat kondisi sulit seperti saat ini, sebaiknya pastikan bahwa untuk setiap trading, anda mempertimbangkan resiko kerugian maksimum 3%.
  • Selalu pada posisi open. Di akhir bulan April, sebagian perusahaan sudah mempublikasikan laporan kinerja triwulan I, dan sebagian lagi akan melakukannya dalam beberapa minggu ke depan. Laporan kinerja triwulan I akan sangat menentukan di tengah krisis kesehatan global saat ini. Tetaplah pantau kondisi pasar dan berikan reaksi terhadap perubahan secara lebih cepat.

Itulah beberapa tips bagi trader yang masih ingin melakukan trading di tengah pandemi covid-19. Meski kondisi serba tidak pasti, trader yang cekatan selalu mampu melihat dan memanfaatkan peluang yang ada. Tentunya, pertimbangan yang diberikan harus jauh lebih seksama dibanding sebelum-sebelumnya. Resiko akan tetap ada. Namun, bukankah trader forex maupun saham memang selalu bermain dengan resiko setiap harinya?

Tagged With :

Leave a Comment