IHSG Ditekan Data Tiongkok, Analis Proyeksikan Gerak Sideways di Level 8.600-8.750.

Prediksi dan Analisis IHSG (Selasa, 16/12)

Prediksi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa, 16 Desember, menunjukkan adanya variasi pandangan dari dua sekuritas utama, Phintraco Sekuritas dan MNC Sekuritas. Meskipun terdapat perbedaan outlook, kedua analisis memberikan insight berharga berdasarkan indikator teknikal dan sentimen pasar global.

A. Analisis Phintraco Sekuritas: Prediksi Sideways (8.600-8.750)

  • Penutupan Sebelumnya: IHSG pada hari Senin (15/12) ditutup melemah di level 8.649,662, mengalami penurunan sebesar 10,836 poin dari penutupan hari sebelumnya.

  • Analisis Teknikal:

    • Indikator Stochastic RSI terpantau mendekati level oversold (jenuh jual), namun, analis Phintraco Sekuritas mencatat bahwa indikator ini belum memberikan sinyal tegas untuk terjadinya reversal (pembalikan arah).

    • Indikator MACD (Moving Average Convergence Divergence) menunjukkan pembentukan pelebaran histogram negatif, yang secara umum mengindikasikan tekanan jual masih berlanjut atau momentum penurunan sedang kuat.

    • IHSG kembali ditutup di bawah level rata-rata pergerakan 5 hari (MA5), mengkonfirmasi adanya tekanan jangka pendek.

  • Prediksi Pergerakan: Berdasarkan kondisi teknikal di atas, Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG akan bergerak sideways (mendatar) pada rentang level 8.600 hingga 8.750 pada perdagangan hari Selasa (16/12).

  • Faktor Eksternal (Sentimen Global):

    • Data Tiongkok yang Melambat: Data ekonomi dari Tiongkok menjadi faktor penekan utama.

      • Produksi Industri: Pertumbuhan industrial production Tiongkok untuk bulan November melambat menjadi $4,8%$ year-on-year (yoy) dari $4,9%$ yoy pada Oktober 2025, dan jauh di bawah perkiraan pasar sebesar $5,4%$ yoy.

      • Penjualan Ritel: Pertumbuhan retail sales (penjualan ritel) juga melambat signifikan menjadi $1,3%$ yoy dari $2,9%$ yoy, serta di bawah ekspektasi pasar $3,3%$ yoy. Angka ini tercatat sebagai pertumbuhan penjualan ritel Tiongkok paling lambat sejak Desember 2022, meskipun program stimulus pemerintah masih berjalan.

    • Data Jepang yang Positif: Sentimen positif datang dari Jepang dengan diumumkannya indeks Tankan kuartal IV 2025. Indeks ini mengindikasikan optimisme bisnis di kalangan produsen besar Jepang meningkat, mencapai level tertinggi dalam empat tahun terakhir.

  • Rekomendasi Saham (Phintraco Sekuritas): BBNI, BBCA, BBTN, JPFA, dan ICBP.

B. Analisis MNC Sekuritas: Prediksi Pelemahan/Koreksi (8.464-8.560)

  • Prediksi Pergerakan: Berbeda dengan Phintraco, MNC Sekuritas memproyeksikan IHSG akan cenderung melemah atau rawan terkoreksi pada perdagangan Selasa (16/12).

  • Level Uji: IHSG diperkirakan akan bergerak pada kisaran support 8.464 hingga 8.560. Pelemahan ini berpotensi terjadi untuk menguji level support tersebut, sekaligus menutup area gap tipis yang terbentuk sebelumnya.

  • Skenario Worst Case: Dalam skenario terburuk (worst case), MNC Sekuritas melihat kemungkinan IHSG telah menyelesaikan wave (1) dari pola Elliot Wave dan akan menghadapi koreksi yang cukup dalam, bahkan menuju area 8.000-an.

  • Rekomendasi Saham (MNC Sekuritas): AADI, BRPT, ISAT, dan SIDO.

Kesimpulan Mini:

IHSG berada dalam persimpangan sentimen. Di satu sisi, indikator teknikal menunjukkan tekanan jual dan pelemahan momentum (MACD negatif dan di bawah MA5), didukung oleh sentimen negatif dari data ekonomi Tiongkok yang melambat. Di sisi lain, Stochastic RSI mendekati oversold yang bisa membatasi penurunan signifikan (sideways menurut Phintraco), sementara MNC Sekuritas melihat risiko koreksi yang lebih dalam. Investor disarankan untuk memperhatikan level support dan resistance yang disebutkan dalam rentang prediksi tersebut.


Disclaimer: Informasi ini bersifat edukatif dan bukan merupakan ajakan untuk melakukan aksi beli, tahan, atau jual produk investasi. Keputusan investasi sepenuhnya adalah tanggung jawab pembaca.

Leave a Comment