IHSG Berpotensi Lanjut Menguat, Waspadai Koreksi ke 7.894

Inilah prediksi pergerakan IHSG pada Senin (29/9):

1. Kondisi IHSG Terakhir

  • Pada Jumat (26/9), IHSG ditutup menguat di level 8.099,33 (+0,73%).

  • Kenaikan ini terutama dipengaruhi rebound saham berbasis komoditas mineral dan saham rokok setelah sempat melemah di awal sesi.

2. Analisis Teknikal

  • Stochastic RSI → kembali mengarah ke level pivot, artinya ada potensi pemulihan momentum setelah sebelumnya terjadi death cross (sinyal bearish jangka pendek).

  • MACD histogram → mulai menunjukkan pelemahan, tapi masih berada di area positif, artinya tren penguatan masih terjaga meski ada tanda moderasi.

  • IHSG masih bertahan di atas garis MA5, menjadi indikasi teknikal positif.

  • Potensi pergerakan: 7.980 – 8.170 (Phintraco Sekuritas).

3. Faktor Fundamental Domestik

  • Kebijakan cukai rokok: Menteri Keuangan menegaskan tidak ada kenaikan cukai rokok tahun depan serta komitmen menekan peredaran rokok ilegal → memberi sentimen positif bagi saham rokok.

  • Sistem sentralisasi industri hasil tembakau sedang disiapkan pemerintah, untuk memastikan industri kecil tetap bayar cukai & rokok ilegal ditekan → mendukung sektor konsumer.

  • Data domestik yang ditunggu minggu ini:

    • Indeks manufaktur Indonesia

    • Neraca perdagangan

    • Data inflasi (1 Oktober)

4. Faktor Eksternal

  • Dari Amerika Serikat, pelaku pasar menantikan:

    • Data manufaktur & sektor jasa

    • ADP Employment (lapangan kerja swasta)

    • Nonfarm payrolls & tingkat pengangguran

  • Data ini penting untuk menilai kesehatan ekonomi AS dan arah kebijakan suku bunga The Fed berikutnya.

5. Pandangan Analis

  • Phintraco Sekuritas → IHSG berpotensi bergerak di kisaran 7.980 – 8.170; saham pilihan: EMTK, HRUM, AGRO, PSAB, ARTO, ACES.

  • MNC Sekuritas:

    • Skenario terbaik: IHSG bisa lanjut menguat ke 8.200 – 8.246 (bagian dari wave [iii]).

    • Skenario lain (label hitam): IHSG rawan terkoreksi untuk uji 7.894 – 7.959.

    • Saham pilihan: BFIN, BKSL, ICBP, JPFA.

Kesimpulan:
IHSG diperkirakan masih memiliki peluang menguat terbatas dengan target ke area 8.170 – 8.246, namun tetap rawan koreksi ke kisaran 7.894 – 7.980. Sentimen utama datang dari stabilitas kebijakan domestik (cukai rokok & manufaktur) serta data ekonomi AS yang bisa memengaruhi prospek suku bunga The Fed.

Leave a Comment