Jelang Libur Idul Adha 2025: Waspada Koreksi IHSG, Cermati Saham Pilihan!

Pada Kamis, 5 Juni 2025, sehari sebelum libur Hari Raya Idul Adha, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan mengalami koreksi dan bergerak di kisaran 6.713 hingga 7.009.

Analisis IHSG

Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu, 4 Juni 2025, IHSG berhasil menguat 0,34% dan ditutup di level 7.069. Meskipun terjadi penguatan, jumlah saham yang menguat (321 saham) sedikit lebih banyak dibandingkan yang melemah (292 saham), dengan 192 saham stagnan. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp12.289 triliun.

Tim Analis MNC Sekuritas berpendapat bahwa meskipun IHSG menguat, penguatan tersebut diperkirakan terbatas dan kemungkinan besar akan kembali bergerak dalam rentang koreksi. Mereka memperkirakan IHSG akan menguji level 7.095-7.115, namun tetap mewaspadai potensi penurunan ke area support.

Level Penting IHSG

  • Support: 7.009, 6.945
  • Resistance: 7.263, 7.324

Rekomendasi Saham Pilihan

MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham dengan strategi berbeda untuk perdagangan hari ini:

  • DEWA – Spec Buy Saham ini menguat 15,06% ke level 191 dengan volume pembelian yang meningkat. Diperkirakan DEWA sedang dalam fase penguatan lanjutan.

    • Spec Buy: 180-188
    • Target Price: 199, 206
    • Stoploss: di bawah 172
  • DOID – Buy on Weakness Saham ini terkoreksi 0,82% ke level 486 namun masih didominasi volume pembelian. DOID diperkirakan masih rawan berbalik terkoreksi.

    • Buy on Weakness: 440-466
    • Target Price: 525, 575
    • Stoploss: di bawah 430
  • ITMG – Buy on Weakness ITMG menguat 0,45% ke level 22.300 dengan munculnya volume pembelian. Selama ITMG bertahan di atas 22.025, saham ini berpotensi melanjutkan penguatan.

    • Buy on Weakness: 22.100-22.250
    • Target Price: 22.600, 22.900
    • Stoploss: di bawah 22.025
  • PGEO – Buy on Weakness PGEO terkoreksi 0,38% ke level 1.310 dengan adanya tekanan jual. Diperkirakan PGEO masih rawan melanjutkan koreksinya.

    • Buy on Weakness: 1.190-1.260
    • Target Price: 1.440, 1.555
    • Stoploss: di bawah 1.125

Penting: Informasi ini bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan Anda.

Leave a Comment