Crypto Whale adalah julukan untuk orang-orang atau lembaga yang memiliki aset kripto dalam jumlah besar. Setiap tindakan mereka dapat memengaruhi harga pasar, baik saat menjual ataupun mengakumulasi aset kripto apa pun.
Banyak investor kelas teri ingin tahu aksi para Crypto Whale untuk mengetahui tren harga aset kripto maupun mengoptimalkan kinerja portofolio. Namun, bagaimana caranya?
Blockchain bersifat terbuka, sehingga tindakan Crypto Whale sebenarnya juga dapat diketahui oleh siapa saja. Kita bisa mencari datanya sendiri, ataupun memanfaatkan situs atau aplikasi yang melacak dan merangkum aksi para Crypto Whale secara real-time.

Berikut ini beberapa situs yang memudahkan kita dalam melacak Crypto Whale:
- ArbitrageScanner
ArbitrageScanner memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk menyaring dan melacak aksi Crypto Whale dalam beragam blockchain, termasuk Ethereum, BNB Chain, Polygon, dan Optimism. ArbitrageScanner juga memungkinkan penggunanya untuk mendeteksi wallet paling profitabel dan meniru strategi investasi wallet tersebut.
- Whale Alert
Whale Alert memantau blockchain selama 24 jam dan memberikan notifikasi instan saat terjadi transaksi dalam jumlah besar. Pemantauannya mencakup banyak sekali blockchain, termasuk Bitcoin, Ethereum, Dogecoin, Tron, Bitcoin Cash, Litecoin, Polygon, Solana, Ripple, Cardano, dan lain-lain.
- Nansen
Nansen melakukan analisis mendalam terhadap data-data yang diperoleh dari blockchain, sehingga dapat melacak wallet milik para Whale sekaligus menganalisis interaksi para Whale dengan protokol DeFi. Analisis tersedia secara gratis maupun berbayar.
- Etherscan
Etherscan berfokus memantau transaksi berbasis blockchain Ethereum, kemudian menyediakan data transaksi para pengguna token. Ini merupakan pelacak Whale yang sangat bermanfaat bagi investor Ethereum.
- DexCheck
DexCheck merupakan perangkat analisis DeFi dan NFT dengan beragam fitur pelengkap untuk memudahkan pelacakan Crypto Whale. Sangat membantu untuk mengetahui cara para Crypto Whale merancang diversifikasi portofolio, karena bisa menyaring aktivitas wallet berdasarkan tipe aset, ukuran transaksi, dan waktu.
Sebagian besar situs tersebut tersedia secara freemium, yakni informasi dasar tersedia secara gratis untuk umum tapi analisis eksklusif hanya dapat diakses oleh pengguna premium. Nah, apakah kamu tertarik untuk mencobanya?
Tagged With : Cryptocurrency • Ethereum • trading bitcoin