Ini Dia Prediksi Forex Tahun 2025 Menurut JP Morgan

Para pakar mengungkapkan prediksi forex tahun 2025 yang semakin kompleks dan fluktuatif. Peluang cuan terbuka lebar bagi trader, tetapi dibutuhkan kejelian untuk menemukan kesempatan trading forex yang tepat dan benar-benar menguntungkan.

JP Morgan Research meyakini pertumbuhan ekonomi global akan tetap kuat pada tahun 2025. Dolar AS akan terus jadi primadona berkat keunggulan ekonomi Amerika Serikat dan berbagai ketidakpastian politik, serta kepemimpinan Presiden AS terpilih Donald Trump yang akan dilantik pada tanggal 20 Januari.

Meera Chandan, salah satu kepala Strategi FX Global di J.P. Morgan Research, mengatakan, “Hasil pemilu November lalu (yang memenangkan Donald Trump) telah menghasilkan ekspektasi pertumbuhan global yang lebih rendah, kesenjangan pertumbuhan yang lebih lebar antara AS dan negara-negara lain di dunia, dan perkiraan suku bunga dana Fed yang lebih tinggi untuk tahun 2025 — tiga faktor yang sempurna bagi impuls siklus USD yang bullish.”

Chandan menilai pasar mungkin akan “berpikir ulang” setelah terungkapnya rangkaian kebijakan Trump sebenarnya. Namun, ia berpendapat alasan-alasan di atas cukup kuat untuk mempertahankan posisi beli USD hingga kuartal pertama tahun 2025.

Prediksi forex tahun 2025 untuk berbagai mata uang lain cenderung beragam. Sebagian besar mata uang mayor non-USD terancam melemah pada kuartal pertama, tetapi menguat dalam periode berikutnya. Rincian perkiraan JP Morgan Research terlihat dalam tabel berikut ini.

Prediksi Forex Tahun 2025 Menurut JP Morgan

EUR/USD berisiko jatuh ke bawah level paritas pada kuartal pertama, kemudian beranjak berkat beberapa perkembangan positif bagi nilai tukar mata uang Euro. Perkembangan yang ditunggu-tunggu itu antara lain penurunan tarif bea masuk Trump, penyelesaian perang Rusia-Ukraina, serta pelemahan ekonomi AS.

GBP/USD juga terancam terperosok pada kuartal pertama, tetapi pulih sepenuhnya pada periode selanjutnya. Bank of England (BoE) kemungkinan terus melonggarkan kebijakan moneter, tetapi tingkat suku bunga Inggris tetap lebih tinggi dibandingkan sebagian bank sentral utama lain.

Berbeda dengan fluktuasi kedua pasangan mata uang populer itu, JP Morgan memprediksi USD/JPY melemah terus sepanjang tahun 2025. Kemerosotan USD/JPY dapat terbendung oleh menyempitnya selisih suku bunga Amerika Serikat dan Jepang, tetapi upaya reli USD/JPY akan terhalang oleh lemahnya produktivitas dan tingkat suku bunga riil Jepang.

Tagged With :

Leave a Comment