Pola Candlestick Bearish yang Harus Diwaspadai Trader

Pola candlestick bearish biasanya menandakan perubahan harga dari tren naik (bullish) atau menyamping (sideways) menjadi tren turun (bearish). Para investor dan trader saham wajib mengetahui berbagai pola candlestick bearish untuk meminimalkan kerugian akibat kejatuhan harga saham yang tak terduga.

Pola Candlestick Bearish yang Harus Diwaspadai Trader

Seperti apa pola candlestick bearish itu? Berikut ini daftar pola candlestick bearish yang paling penting dan wajib diwaspadai trader:

  • Bearish Engulfing
  • Bearish Harami
  • Dark Cloud Cover
  • Bearish Abandoned Baby
  • Evening Star
  • Shooting Star
  • Three Black Crows
  • Hanging Man

Kemunculan pola candlestick bearish tidak menjamin pergerakan harga akan langsung turun. Namun, pola-pola itu mencerminkan adanya kemungkinan harga bakal menurun. Untuk memastikannya, kita perlu mengonfirmasi dengan melihat sejumlah indikasi teknikal lain.

Berikut ini beberapa hal yang dapat mengonfirmasi validitas sinyal bearish:

  • Terjadi gap down”, yakni selisih yang besar antara harga pembukaan candle baru dibandingkan dengan harga penutupan candle sebelumnya. Situasi ini biasanya terlihat dengan adanya celah yang sangat lebar antara dua candle terkait.
  • Terbentuknya candle bearish besar. Candle seperti ini biasanya berwarna hitam atau merah dan sangat panjang, karena mewakili maraknya aksi jual dalam periode tersebut.
  • Penurunan volume trading yang sangat signifikan dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Suatu pola candlestick bearish yang muncul pada timeframe harian biasanya akan valid untuk periode 1-2 minggu, apabila ada minimal salah satu konfirmasi tersebut yang muncul dalam 1-3 hari setelah kehadiran pola tersebut. Apabila pola candlestick bearish muncul pada timeframe lain, jangkauan validitasnya berkisar antara 5-15 candle setelah pola terbentuk.

Selain itu, kita juga bisa berupaya mengonfirmasi pola candlestick bearish dengan memadukan beberapa teknik analisis teknikal lain. Contohnya pergerakan harga jatuh hingga menembus ambang support penting, level psikologis tertentu, level Fibonacci Retracement 50%, dan lain-lain.

Level support penting dapat dirunut secara historis dari level terendah yang telah terbentuk dalam grafik harga. Level psikologis penting biasanya berupa angka bulat seperti 1.000, 1.1000, dan sejenisnya. Level Fibo 50% juga terkenal sebagai batas yang krusial dalam menentukan apakah pergerakan harga akan merosot terus atau berbalik naik.

Tagged With :

Leave a Comment