Kunci Mempertahankan Karyawan Terbaik di Perusahaan Anda

Merekrut dan mempertahankan karyawan adalah sebuah tantangan yang bersifat terus-menerus di setiap perusahaan. Tantangan tersebut semakin besar akibat pandemi. Hampir 47 juta orang di Amerika meninggalkan pekerjaannya dengan suka rela di Tahun 2022. Sebuah analisis dari Gartner menemukan bahwa tingkat pergantian karyawan setiap tahunnya meningkat hampir 62% sejak Tahun 2022, dan diperkirakan masih berlanjut hingga beberapa tahun mendatang. Lalu, apa kunci mempertahankan karyawan terbaik anda? Dapatkan pembahasannya pada post ini.

Mempertahankan karyawan (retensi) merupakan prioritas utama bagi banyak perusahaan. Namun, apa yang bisa anda lakukan untuk menemukan dan mempertahankan top talent di perusahaan anda? Yang pasti, anda mesti bisa menciptakan suatu lingkungan kerja yang mendorong proses pembelajaran, pengembangan diri, dan budaya yang positif. “Memiliki peluang untuk belajar dan tumbuh” adalah faktor terpenting yang mempengaruhi sebuah lingkungan kerja. Inilah yang dilaporkan oleh 2022 Workplace Learning Report di LinkedIn.

kunci mempertahankan karyawan

Kunci Mempertahankan Karyawan Potensial Anda

Karyawan yang memprioritaskan budaya dalam bekerja ditemukan 25% lebih bahagia di tempat kerja. Selain itu, karyawan yang merasa bahwa perusahaan tidak memanfaatkan keahlian mereka berpeluang 10 kali lipat untuk mencari pekerjaan baru. Berikut adalah tiga kunci mempertahankan karyawan terbaik anda dan mencegah terjadinya keluar-masuk karyawan, sehingga tim anda tetap solid dan utuh:

Tawarkan Program Pelatihan

Tidak jarang, perusahaan hanya memilih pelamar yang sudah berpengalaman beberapa tahun di bidang yang sama. Padahal, pendekatan ini justru mempersempit ruang rekrutmen anda. Akibatnya, anda bisa melewatkan kandidat yang cerdas dan bermotivasi tinggi. Dengan sedikit pelatihan dan tambahan pengetahuan, mereka sebenarnya siap untuk membantu anda mencapai tujuan perusahaan dengan baik. Jadi, tidak ada salahnya memperluas paramater pencarian anda, dan tetaplah terbuka menerima orang  dengan pengalaman dan latar belakang yang berbeda-beda.

Di industri asuransi, banyak perusahaan hanya menerima agen yang berlisensi untuk bergabung ke tim mereka. Sebenarnya, merekrut dan melatih para pendatang baru bisa menjadi strategi yang tepat untuk anda.  Sebagian perusahaan terbuka menerima orang baru dan sengaja merekrut calon karyawan yang belum berpengalaman sama sekali di bidang asuransi dan penjualan.

Untuk itu, perusahaan melakukan proses seleksi dengan seksama untuk memastikan kandidat tersebut cocok untuk perusahaan. Kemudian, perusahaan menyediakan program pelatihan. Di akhir periode pendidikan awal, karyawan-karyawan baru tersebut siap untuk mengerjakan tugas-tugas pada topik tertentu seperti praktik baik penjualan, dasar-dasar asuransi kesehatan, serta aturan dan regulasi mengenai agen asuransi.

Tawarkan Peluang Pengembangan Karir dan Edukasi Terus-Menerus

Selain pelatihan awal bagi karyawan yang baru direkrut, kunci mempertahankan karyawan berikutnya adalah menawarkan peluang jenjang karir dan edukasi secara terus-menerus. Begitu direkrut, pendidikan bagi karyawan mestinya tidak berakhir setelah selesainya masa orientasi. Karyawan juga mestinya tidak terpaku pada tugas dan tanggung jawab saat ini untuk selamanya. Tawarkan pelatihan secara terus-menerus kepada karyawan, sehingga keahlian mereka terus berkembang dan karir mereka terus meningkat.

Perlu diingat bahwa anggota tim anda lebih dari sekedar tugas pokok mereka saat ini. Carilah peluang untuk menawarkan edukasi secara holistik, seperti sumber daya yang membantu mereka mengelola keuangannya dan mengatasi stress dengan baik. Misalnya, perusahaan dapat menawarkan sesi pelatihan setidaknya sekali sebulan, untuk menambah pengetahuan mereka tentang topik-topik terkait hubungan konsumen, termasuk mendengarkan atau menyampaikan rasa keberatan.

Perusahaan juga bisa menggunakan software AI yang bisa mendengarkan dan memandu konsumen ketika menelpon, membantu para agen untuk belajar, serta mempraktekkan dan mengulang pesan-pesan yang membawa mereka menuju kesuksesan. Perusahaan juga dapat mengadakan kelas weekend yang bisa diikuti secara sukarela dan dirancang untuk membantu karyawan meningkatkan pengetahuan mereka dalam berbagai hal, seperti bagaimana memperbaiki skor kredit dan bagaimana cara terbaik membeli rumah untuk pertama kalinya.

Pendidikan bagi karyawan pastinya memiliki manfaat yang jelas, baik bagi individu maupun bagi perusahaan. Jika karyawan termotivasi untuk memperhatikan dan belajar sebanyak mungkin, maka mereka akan termotivasi untuk memperbaiki kinerja di bidang penjualan, pendapatan, dan kebahagiaan secara keseluruhan. Semakin baik mereka bekerja, mereka semakin puas, dan retensi karyawan semakin baik. Ini adalah sebuah win-win strategy bagi semua orang.

Bangun Departemen SDM Sedini Mungkin

Budaya sangat penting dalam menciptakan budaya kerja yang positif, dan HR adalah tempat di mana budaya yang baik dimulai. Jangan terjebak dengan miskonsepsi bahwa anda belum membutuhkan bidang SDM., atau anda akan mengkhawatirkannya ketika usaha anda sudah mencapai level tertentu. Bangun Departemen SDM sedini mungkin. Perusahaan anda membutuhkan sebuah tim SDM khusus untuk memastikan bahwa seluruh karyawan anda aman, merasa dihargai, dan merasa puas.

Hubungan yang sehat berpengaruh terhadap budaya yang sehat pula. Pastikan menempatkan orang-orang yang tepat di bidang SDM. Mereka bertanggung jawab untuk merekrut, melatih, mengatasi masalah pada karyawan, serta memfasilitasi terciptanya komunikasi yang baik. Membangun bidang SDM yang efektif adalah sebuah kebutuhan. Mencari dan mempertahankan top talent tidaklah terjadi dalam semalam. Dibutuhkan strategi dan kunci mempertahankan karyawan yang tepat dan upaya terus-menerus, namun hasilnya sebanding dengan investasi yang anda lakukan.

Tagged With :

Leave a Comment