Ini Dia Sektor Saham yang Bagus Tahun 2023

Saham-saham sektor energi dan komoditas mengalami kenaikan yang impresif pada tahun 2022 lalu, sementara saham-saham startup justru bikin gigit jari. Dinamika pasar saham terus berubah seiring dengan situasi makro global dan sentimen investor. Berdasarkan perubahan terbaru, mana sajakah sektor saham yang bagus tahun 2023?

Ini Dia Sektor Saham yang Bagus Tahun 2023

Harga saham komoditas saat ini sudah terlalu mahal. Harga komoditas internasional pun sudah mulai mengalami penurunan sejak akhir tahun lalu. Selaras dengan itu, saham komoditas kemungkinan tak akan menjadi primadona lagi pada 2023.

Para pakar memprediksi akan terjadi rotasi, sehingga mayoritas ragu untuk merekomendasikan sektor saham yang berjaya tahun lalu. Alih-alih, sektor saham yang bagus tahun 2023 kemungkinan mencakup trio saham perbankan, sektor barang konsumen primer, dan sektor barang konsumen non-primer.

Saham perbankan pelat merah masih menjadi pilihan favorit di mata para analis. Apalagi BBNI dan BMRI sebelumnya telah mengalami penurunan cukup tajam, sehingga kini memiliki valuasi yang cukup hemat dan layak beli. Saham BBNI per 6 Januari 2023 ditutup pada Rp8900 per lembar dan memiliki PBV 1,28x saja. Sedangkan saham BMRI dibanderol dengan harga Rp9800 per lembar dan memiliki PBV 2,23x.

Proyeksi tentang sektor saham yang bagus tahun 2023 tersebut berlandaskan pada beberapa faktor fundamental, antara lain:

  1. Kenaikan bunga acuan bank sentral biasanya menguntungkan bagi sektor perbankan. Apalagi pertumbuhan kredit di Indonesia tetap positif di tengah kenaikan bunga.
  2. Pelonggaran pembatasan aktivitas masyarakat terkait COVID-19 akan mendorong lebih banyak orang berbelanja dan berwisata. Bahkan, muncul istilah “revenge shopping” dan “revenge tourism” yang merujuk pada fenomena di mana masyarakat membelanjakan lebih banyak uang mereka setelah sempat terkekang dalam waktu lama.
  3. Penyelenggarakan Pemilu pada awal tahun 2024 berpotensi menginspirasi konsumsi dalam negeri, karena para peserta pemilu perlu menggelontorkan dana untuk berkampanye. Belanja pemerintah untuk pemilu juga akan menstimulasi perekonomian.

Harga saham sektor energi dan komoditas sebenarnya masih berpeluang meningkat lagi pada tahun 2023. Namun, hal itu akan sangat tergantung pada harga komoditas dunia serta situasi geopolitik internasional. Investor sebaiknya memahami risiko berinvestasi dalam sektor siklikal seperti ini.

Tagged With :

Leave a Comment