Nama harum strategi London Breakout telah tersebar di kalangan trader sejak sebelum era 2000-an. Strategi trading forex ini tergolong cukup simpel dan dapat dimanfaatkan untuk scalping setiap hari, sehingga trader pemula pun dapat menerapkannya dengan mudah. Tapi, bagaimana teknisnya? Berikut ini pengenalan untuk strategi London Breakout dalam delapan langkah.

Pertama, bersiaplah menghadap layar platform trading forex pada sekitar pukul 7.00-8.00 AM GMT sampai 8.00-9.00 GMT (perhatikan perubahan pembukaan sesi perdagangan berdasarkan Daylight Saving Time/DST).
Kedua, pilih pasangan mata uang yang akan diperdagangkan dan pasanglah grafik candlestick pada kerangka waktu 15 menit (15M) atau satu jam (1H). Kita dapat memilih pasangan mata uang apa saja, tetapi strategi ini terkenal lebih jitu untuk mata uang yang sudah aktif sejak sesi Asia dan Eropa (mis. USD/JPY, GBP/USD).
Ketiga, cari tahu interval harga selama tiga jam terakhir sesi Asia dengan berfokus pada rentang pergerakan harga yang terbentuk oleh body candlestick (harga penutupan tertinggi dan harga pembukaan tertinggi). Abaikan sumbu candle atas dan bawah.
Keempat, perhatikan momen ketika pergerakan harga pada jam-jam awal sesi Eropa menembus (breakout) keluar dari rentang harga sesi Asia. Pergerakan breakout bisa ke arah atas maupun bawah.
Kelima, buatlah jebakan dengan memasang dua order stop (stop order):
- Pasanglah order stop beli (buy stop) pada kisaran 5 pips di atas resistan, dilengkapi dengan instruksi stop loss pada level sell stop.
- Pasanglah order stop jual (sell stop) pada kisaran 5 pips di bawah support, dilengkapi dengan instruksi stop loss pada level buy stop.
Keenam, tunggu hingga salah satu dari kedua order di atas telah tereksekusi. Segera batalkan order yang gagal tereksekusi.
Ketujuh, batalkan kedua order jika tidak ada order yang terpicu hingga 1-2 jam setelah sesi Eropa dimulai.
Kedelapan, ambil untung berdasarkan patokan waktu dan bukannya pips. Tak peduli berapa pips yang telah diperoleh, sebaiknya tutup posisi sebelum perdagangan sesi Amerika dimulai. Demikian pula, cut loss sebaiknya terlaksana sebelum memasuki sesi Amerika.
Kelihatannya sangat mudah, bukan!? Cobalah strategi London Breakout ini pada akun demo, kemudian terapkan apabila sudah terbukti jitu. Periksa sendiri keandalannya untuk trading sehari-hari, khususnya antara Selasa hingga Kamis. Perhatikan bahwa pergerakan harga pada hari Senin, Jumat, atau hari libur internasional mungkin sangat minim sehingga peluang breakout menipis.
Tagged With : analisa teknikal • trading forex