Tips Latihan Trading Forex Pada Akun Demo

Semua broker forex Indonesia menawarkan akun trading demo sebagai sarana berlatih gratis bagi para trader pemula sebelum mulai berkecimpung dalam trading forex dengan modal uang sungguhan. Namun, ada trader yang mengatakan bahwa berlatih pada akun trading demo itu sia-sia karena prakteknya berbeda dengan akun trading riil. Apakah benar demikian?

Secara sepintas, perbedaan antara akun demo dan akun riil hanya sebatas modalnya saja. Akun demo tak membutuhkan modal sepeserpun karena hanya mentransaksikan uang-uangan, sedangkan akun riil berurusan dengan uang sungguhan. Namun, sebenarnya perbedaan keduanya lebih dari itu. Dan perbedaan-perbedaan inilah yang perlu dijembatani agar akun demo berfungsi optimal sebagai sarana latihan sebelum memulai akun riil.

Tips Latihan Trading Forex Pada Akun Demo

1. Memperlakukan Akun Demo Layaknya Akun Riil

Dalam akun demo, jumlah uang virtual yang dapat digunakan oleh trader itu berjumlah tak terbatas. Kalaupun dana sudah habis, trader bisa meminta kepada broker agar menambahnya lagi. Namun, jika Anda trading pada akun riil, maka jumlah uang yang dapat digunakan akan sangat terbatas. Hal ini menimbulkan kesenjangan kondisi psikologis bagi trader. Selain itu, cara mengelola (manajemen) dana antara modal besar dengan modal kecil juga harus berbeda.

Bayangkan seandainya Anda punya modal 10 ribu Dolar AS, maka posisi trading mengalami floating minus hingga 500 pips pun mungkin bisa tetap santai-santai saja. Namun, ketika Anda hanya punya modal 100 Dolar AS, maka bisa jadi posisi minus 100 pips saja sudah bikin kelabakan.

Agar kesenjangan psikologis ini sirna dan Anda bisa berlatih mengelola dana virtual layaknya uang sungguhan, maka Anda harus membatasi jumlah uang dalam balance akun demo. Umpama Anda akan mulai trading dengan modal 100 Dolar AS saja, maka latihan demo lah dengan modal sebesar itu juga. Jangan keliru menggunakan akun demo dengan modal 10 ribu Dolar AS.

2. Menyusun Jurnal Trading Sebagai Bahan Evaluasi

Ketika seseorang mengirim order pada akun trading demo, maka order itu akan langsung tereksekusi secara instan, tepat pada level harga yang diinginkan. Namun, order pada akun trading riil bisa jadi tak tereksekusi semudah itu. Order pada akun trading riil bisa jadi mengalami slippage atau requote yang mengakibatkan order tidak tereksekusi tepat.

Ada trader yang menuduh broker sengaja memanipulasi, sehingga muncul perbedaan harga dalam eksekusi order tersebut. Namun, sebenarnya ini merupakan suatu fenomena wajar. Ketika Anda trading dengan uang-uangan, maka pada dasarnya Anda belum ikut berkecimpung dalam pasar sungguhan dan order bisa dieksekusi pada harga berapa saja. Sedangkan ketika Anda trading riil, maka posisi harga yang dieksekusi itu harus mengikuti harga pasar. Jika harga yang diinginkan tidak ada, bagaimana broker bisa mengeksekusinya!?

Cukup sulit untuk menanggulangi kesenjangan yang muncul dalam benak trader terkait kesenjangan ini. Namun, asalkan Anda sudah terbiasa melakukan order secara terencana dan mencatat setiap aktivitas dalam jurnal trading, maka lambat laun akan dapat membiasakan diri. Dengan mengevaluasi jurnal tersebut, Anda bisa meneliti sendiri mana kesalahan trading yang timbul karena eksekusi broker meleset, mana kerugian yang terjadi karena kesalahan Anda sendiri, dan mana masalah yang timbul secara alamiah karena pergerakan pasar memang susah diprediksi. Berawal dari evaluasi, Anda dapat meningkatkan kualitas trading dalam akun riil secara bertahap.

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar