Emas merupakan salah satu wahana investasi favorit masyarakat Indonesia, bukan hanya di kalangan generasi tua, melainkan juga di kalangan muda. Namun, seringkali pengambilan keputusan untuk investasi emas diambil berdasarkan kesalahpahaman mengenai sifat emas itu sendiri.
Berikut ini dua mitos terkait investasi emas yang perlu Anda waspadai. Jangan sampai memutuskan untuk berinvestasi karena anggapan-anggapan keliru ini, karena kemungkinan besar kelak Anda akan kecewa dan terpaksa menanggung kerugian.
1. Harga Emas Pasti Meningkat
Anggapan bahwa “harga emas” pasti meningkat ini termasuk salah satu alasan mengapa begitu banyak orang Indonesia memilih untuk berinvestasi dnegan membeli emas. Sayangnya, ini adalah anggapan yang salah.
Apabila Anda mengamati papan harga emas Antam dari hari ke hari, maka akan nampak bahwa harganya tak selalu meningkat, melainkan bisa turun. Lebih lanjut lagi, jika melihat tren harga emas secara historis, maka ada tahun-tahun ketika harga emas mengalami penurunan jauh.

Perhatikan grafik harga Emas Berjangka dalam Dolar AS di atas. Nampak mencolok sekali bahwa harga emas mengalami kenaikan antara tahun 2008 hingga 2011, tetapi kemudian merosot terus mulai tahun 2012, bahkan belum pulih hingga tahun 2018 ini.
2. Investasi Dengan Membeli Perhiasan Emas
Apabila Anda ingin berinvestasi emas fisik, maka belilah emas batangan atau emas koin, bukan perhiasan emas. Memang bahannya sama-sama emas, tetapi perhiasan sudah menempuh pengolahan, diolah dengan campuran tertentu, atau bahkan dipasangi batu permata.
Pengolahan-pengolahan itu memang meningkatkan nilai jual barang karena adanya unsur estetika dan jerih payah banyak orang dalam pembuatannya. Namun, jika Anda sebagai pemilik perhiasan ingin menjualnya lagi, maka akan diberi harga emas per gram yang jauh lebih rendah ketimbang ketika pemilik emas batangan ingin menjualnya kembali.
Akibatnya, dibutuhkan waktu jauh lebih lama apabila Anda mengharapkan keuntungan besar dari perhiasan emas yang telah dibeli. Jangka waktu lama ini tidak main-main, bahkan bisa bertahun-tahun. Oleh karena itu, untuk investasi, belilah emas batangan atau koin saja. Perhiasan emas dapat digunakan sesuai tujuannya sebagai perhiasan atau untuk diwariskan bagi anak-anak Anda kelak.
Tagged With : emas • investasi