Wall Street Tergelincir, Imbas Harga Minyak Dunia Anjlok

Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Selasa (7/4) dipicu penurunan harga minyak dunia.

Dow Jones Industrial Average turun 26,13 poin atau 0,12 persen menjadi 22.653,86. Sementara S&P 500 kehilangan 4,27 poin atau 0,16 persen menjadi 2.659,41 dan Nasdaq Composite turun 25,98 poin atau 0,33 persen menjadi 7.887,26.

Dikutip dari Reuters, Rabu (8/4), pada perdagangan Senin (6/4), indeks S&P sempat melonjak 7 persen setelah pejabat kesehatan menyatakan pandemi corona membunuh lebih sedikit orang Amerika daripada yang ditunjukkan dalam proyeksi terbaru.

Gubernur New York Andrew Cuamo mengatakan, di New York, pusat virus corona di Amerika Serikat jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit hampir mencapai puncaknya.

“Pasar melihat beberapa petunjuk kabar baik dalam hal virus corona. Kami tahu The Fed menggelontorkan berbagai stimulus, juga ada stimulus fiskal (dari pemerintah),” ujar Scott Wren, ahli strategi pasar global senior di Wells Fargo Investment Institute.

Di sisi lain, sektor energi dan material adalah sektor dengan kinerja baik. Adanya stimulus fiskal dan moneter AS yang cukup agresif dalam sebulan terakhir ini, membantu meningkatkan risk appetite untuk sebagian sesi.

Namun, harga minyak mentah AS yang anjlok 9 persen karena pembengkakan pasokan, membuat investor mendesak kesepakatan pengurangan output antara produsen utama. Investor juga bersiap dengan memburuknya data ekonomi dan pendapatan perusahaan dalam beberapa pekan ke depan.

“Minyak penting, karena sekitar 20 persen dari pasar obligasi dengan return tinggi adalah energi. Sektor energi memiliki puluhan ribu pekerjaan bergaji tinggi dan ada banyak pengeluaran modal yang terjadi di sektor ini,” ujar Wren.

Exxon Mobil memangkas lagi investasi multi-tahun. Perseroan mengatakan akan memangkas belanja modal yang direncanakan tahun ini sebesar 30 persen karena pandemi menguras permintaan energi. Di sisi lain, Oilfield Halliburton Co mengatakan akan memangkas sekitar 350 pekerjaan di Oklahoma dan eksekutifnya akan mengurangi gaji mereka. Saham Exxon naik 1,90 persen dan Halliburton naik 1,64 persen membantu sektor energi bergerak lebih tinggi bahkan ketika harga minyak mentah turun.

Baca Juga:   Hubungan AS-China Kembali Memanas, Wall Street Anjlok

Volume perdagangan di Wall Street mencapai 13,92 miliar saham, lebih rendah dibandingkan rata-rata perdagangan saham selama 20 hari terakhir sebanyak 15,42 miliar saham.

 

Leave a Comment