Wall Street Menguat, Teknologi Jadi Motor, Emas Pecah Rekor!

Pergerakan Bursa Saham AS (Wall Street) – Senin, 22 September

  • Dow Jones Industrial Average: naik 66,27 poin (+0,14%) ke 46.381,54.

  • S&P 500: menguat 29,39 poin (+0,44%) ke 6.693,75.

  • Nasdaq Composite: melonjak 157,50 poin (+0,70%) ke 22.788,98.

Tren kenaikan ini memperpanjang tiga hari beruntun penguatan, terutama didorong saham-saham teknologi seperti Nvidia dan Apple.

Faktor Pendorong Kenaikan

  1. Sektor Teknologi sebagai Motor Utama

    • Nvidia mengumumkan investasi besar senilai USD 100 miliar.

    • Apple mendapat sentimen positif dari analis terkait tingginya permintaan iPhone terbaru.

  2. Kebijakan Federal Reserve (The Fed)

    • Ada perbedaan pandangan di internal Fed terkait arah suku bunga:

      • Stephen Miran: menilai Fed terlalu ketat → mendesak pemangkasan suku bunga lebih agresif.

      • Alberto Musalem (St. Louis Fed) & Raphael Bostic (Atlanta Fed): masih hati-hati, ruang pemangkasan terbatas karena inflasi belum stabil.

      • Beth Hammack (Cleveland Fed): menganggap kebijakan belum terlalu ketat → mendukung kehati-hatian.

    • Secara umum, mayoritas pejabat Fed masih cenderung hawkish (lebih ketat), meski pasar tetap optimis.

  3. Kebijakan Imigrasi Trump

    • Presiden Donald Trump mengumumkan kebijakan baru: perusahaan harus membayar USD 100.000 untuk setiap visa kerja H-1B baru.

    • Ini berpotensi menekan sektor teknologi yang banyak memanfaatkan tenaga kerja asing.

Pergerakan Aset Lain

  1. Harga Emas

    • Mencetak rekor baru seiring melemahnya dolar AS dan ketidakpastian kebijakan moneter.

  2. Dolar AS (USD)

    • Melemah terhadap euro, franc Swiss, dan yen Jepang.

    • Indeks Dolar AS turun 0,4% ke 97,33.

  3. Pasar Obligasi AS

    • Yield relatif stabil setelah pemangkasan suku bunga Fed pekan lalu.

    • Obligasi 10 tahun: naik ke 4,15%.

    • Obligasi 30 tahun: naik ke 4,77%.

Pasar Global

  • Indeks MSCI Global: naik 0,38% ke 985,44.

  • Indeks STOXX 600 Eropa: turun tipis 0,13%.

Kesimpulan

  • Wall Street masih didorong sektor teknologi dan optimisme terhadap prospek ekonomi, meski ada ketidakpastian dari arah kebijakan The Fed serta kebijakan baru imigrasi Trump.

  • Pasar sedang dalam fase kenaikan panjang sejak April, tetapi analis memperingatkan ada potensi konsolidasi atau volatilitas ke depan, terutama menjelang pidato Ketua Fed Jerome Powell dan rilis data inflasi penting minggu ini.

Leave a Comment