Wall Street Menguat, Didorong Optimisme Vaksin Corona di AS

Ketiga indeks utama Wall Street kompak meningkat pada penutupan perdagangan di awal pekan ini. S&P 500 dan Nasdaq kembali mencapai rekor penutupan tertinggi didorong optimisme kemajuan medis dalam pembuatan vaksin corona.

Dilansir Reuters, Selasa (25/8), Dow Jones Industrial Average naik 378,13 poin atau 1,35 persen menjadi 28.308,46, indeks S&P 500 naik 34,12 poin atau 1,00 persen menjadi 3.431,28, dan Nasdaq Composite bertambah 67,92 poin atau 0,6 persen menjadi 11.379,72.

Indeks S&P 500 juga memperoleh kembali penutupan tertinggi sejak akhir Februari, sekaligus mengonfirmasi pemulihan pasar.

Dow naik 4,2 persen, memimpin kenaikan di awal pekan, namun turun 0,8 persen sejak awal tahun ini (year to date/ytd). Nasdaq dan S&P masing-masing naik 26,8 persen (ytd) dan 6,2 persen (ytd).

Sebagai catatan, indeks Dow Transports, yang sering dianggap sebagai barometer kesehatan ekonomi AS, kali ini mengungguli pasar secara luas.

“Ada perluasan dalam rapat umum ini dan apa yang tercermin dalam transportasi. Volume (lebih tinggi) menyertai perluasan ini, dan itu semua adalah hal-hal yang bullish,” kata Chuck Carlson, kepala eksekutif di Horizon Investment Services di Hammond, Indiana.

Pasar di seluruh dunia mendapat dorongan oleh perkembangan baru dalam perlombaan global untuk memerangi virus corona, termasuk pengumuman dari Food and Drug Administration bahwa mereka telah mendapat izin untuk menggunakan plasma pasien sebagai pengobatan.

Namun, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan keraguannya tentang pengobatan tersebut karena datanya dinilai memiliki kualitas yang rendah.

Pemerintahan Trump sedang mempertimbangkan pelacakan cepat vaksin COVID-19, yang sedang dikembangkan oleh AstraZeneca Plc dan Universitas Oxford. Harapannya hal ini dapat digunakan di AS sebelum pemungutan suara pada November mendatang.

Konvensi nasional Partai Republik yang berlangsung selama empat hari akan kembali mengusung Trump.

Sementara di Capitol Hill, Demokrat dan Republik tetap berselisih tentang tingkat pendanaan dan tunjangan pengangguran.

Di sisi lain, pelaku pasar juga terus memperhatikan pernyataan Ketua Federal Reserve Jerome Powell tentang kebijakan moneter pada simposium Jackson Hole Kansas City Fed minggu ini, yang diadakan tahun ini dalam format virtual.

Dari sebelas sektor utama di S&P 500, hampir semua sektor meningkat, kecuali perawatan kesehatan. Sektor energi dan keuangan menikmati persentase keuntungan terbesar.

Menjelang pembagian sahamnya pada hari Jumat, Apple Inc memberikan dorongan terbesar untuk S&P 500 dan Nasdaq, harga sahamnya ditutup di atas USD 500 per lembar, setelah menjadi perusahaan publik AS pertama yang mencapai USD 2 triliun. Saham Apple naik 1,2 persen.

Boeing Co memberikan kenaikan terbesar bagi Dow, naik 6,4 persen.

Volume perdagangan di bursa AS mencaoai 8,94 miliar saham, sedikit lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata 9,53 miliar selama 20 hari perdagangan terakhir.

 

Leave a Comment