Wall Street Melonjak setelah Investor Kembali Masuk ke Pasar Saham AS

Ketiga indeks utama Wall Street melonjak pada penutupan perdagangan di awal pekan ini. Investor kembali masuk ke sektor-sektor yang paling terpukul akibat pandemi virus corona, seperti sektor keuangan dan industri.

Dilansir Reuters, Selasa (29/9), Dow Jones Industrial Average naik 493,96 poin atau 1,82 persen menjadi 27.667,92, indeks S&P 500 naik 56,1 poin atau 1,70 persen menjadi 3.354,56, dan Nasdaq Composite bertambah 167,42 poin atau 1,53 persen menjadi 11.080,98.

S&P 500 dan Dow menguat dengan kokoh di tengah penurunan mingguan terpanjang selama lebih dari setahun.

Sektor energi, keuangan, dan industri yang beberapa bulan ini menderita pukulan paling parah dari penghentian ekonomi, kini menikmati persentase keuntungan terbesar di antara sektor S&P 500, semuanya naik lebih dari 1 persen.

“Investor mencari peluang. Sektor keuangan dan industri menjadi pilihan investor untuk kembali masuk pasar saham,” kata Oliver Pursche, presiden Bronson Meadows Capital Management di Fairfield, Connecticut.

“September biasanya merupakan bulan yang sulit bagi pasar. Tapi orang-orang akan mendapatkan laporan kuartal ketiga mereka dan sangat senang dengan rebound yang tajam,” tambah Pursche.

Dengan kenaikan yang diharapkan pada kuartal ketiga, S&P akan berada di jalur kemenangan beruntun selama dua kuartal terbaiknya sejak 2009, dan Nasdaq bersiap untuk kemajuan terbesarnya sejak 2000.

Saham Apple Inc, Amazon.com, dan Microsoft Corp kembali memberikan dorongan terbesar untuk S&P 500 dan Nasdaq.

Di sisi lain, data yang dirilis pemerintah AS menunjukkan keuntungan industri asal China tumbuh untuk empat bulan berturut-turut, bukti kemajuan dalam pemulihan ekonomi global dari resesi.

Saat ini, warga AS menanti vaksin COVID-19 dan lanjutan stimulus fiskal yang belum juga diputuskan selama dua bulan ini. Padahal jutaan pengangguran telah membebani pasar dan fiskal AS.

American Airlines Group Inc mengumumkan pada Jumat lalu bahwa mereka telah mendapatkan pinjaman pemerintah sebesar USD 5,5 miliar. Informasi tersebut mengantarkan saham maskapai komersial ini naik 4,5 persen.

Hal tersebut juga meningkatkan kenaikan di sektor maskapai penerbangan secara lebih luas, yang selama pandemi sangat terpukul akibat pembatasan dan penurunan permintaan. Indeks S&P 1500 Airlines naik 4,4 persen.

Boeing naik 6,1 persen, memperpanjang kenaikan saham setelah Kepala Administrasi Penerbangan Federal Steve Dickson mengatakan bahwa badan itu akan melakukan penerbangan evaluasi 737 MAX pada pekan ini.

Selain itu, Devon Energy Corp mengatakan akan membeli WPX Energy Inc senilai USD 2,56 miliar, mengirimkan saham mereka masing-masing melonjak 11,3 persen dan 15,9 persen.

Jasa layanan transportasi Uber Technologies Inc naik 3,2 persen setelah hakim memutuskan perusahaan dapat melanjutkan operasi di London.

 

Leave a Comment