Ketiga indeks utama Wall Street melesat pada penutupan perdagangan di awal pekan ini. Nasdaq bahkan mencetak rekor tertinggi, didorong oleh pengejaran Microsoft atas beroperasinya TikTok di AS.
Selain itu, upaya pemerintah dan Kongres AS untuk menuntaskan RUU bantuan virus corona juga membuat sentimen positif bagi Wall Street.
Dilansir Reuters, Selasa (4/8), Dow Jones Industrial Average naik 0,89 persen menjadi berakhir pada 26.664,4 poin, sedangkan S&P 500 naik 0,72 persen menjadi 3.294,61. Nasdaq Composite naik 1,47 persen menjadi 10.902.80, mengalahkan rekor tertinggi sebelumnya pada 20 Juli.
Microsoft (MSFT.O) melonjak 5,6 persen setelah mengatakan akan melakukan pembicaraan untuk membeli operasi TikTok di AS.
Saham keamanan rumah, ADT (ADT.N), melonjak lebih dari 56 persen di tengah berita bahwa Alphabet’s (GOOGL.O) Google membeli hampir 7 persen saham tersebut atau sebesar USD 450 juta.
Varian Medical Systems Inc (VAR.N) melonjak 22 persen, setelah pembelian USD 16 miliar oleh Siemens Healthineers Jerman (SHLG.DE).
“Pasar berputar di sekitar aktivitas merger dan akuisisi yang meningkat,” kata Jake Dollarhide, kepala eksekutif Longbow Asset Management di Tulsa, Oklahoma.
“Itu artinya CEO lebih percaya diri tentang masa depan. Kalau tidak, mengapa mereka mengeluarkan miliaran dolar?” lanjutnya.
Apple Inc (AAPL.O) naik 2,5 persen, dampak dari hasil kuartalan yang di atas ekspektasi dan mengumumkan akan melakukan pemecahan saham.
Dampak dari banyaknya saham teknologi yang melonjak, indeks teknologi informasi di S&P 500 pun naik 2,5 persen, jauh melampaui indeks sektor lainnya.
Sementara itu, pejabat Demokrat dan pejabat administrasi Trump mulai lagi perundingan yang bertujuan menuntaskan RUU bantuan virus corona, setelah melewatkan tenggat waktu untuk memperpanjang stimulus bagi puluhan juta warga AS yang menganggur.
Investor juga menanti rilis laporan ketenagakerjaan bulanan yang akan diumumkan Jumat ini, menyusul data klaim pengangguran pekan lalu yang menunjukkan adanya pemulihan.
Sebanyak 9,8 miliar saham berpindah tangan di bursa AS, sedikit lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata harian 10,5 miliar selama 20 sesi terakhir. (*)