Wall Street Ditutup Menguat saat Jelang Hasil Stress Test Tahunan Perbankan

Tiga indeks utama Wall Street menguat pada penutupan perdagangan bursa saham Amerika Serikat, Kamis (25/6) waktu setempat.

Penyebabnya saham bank yang melonjak 3,6 persen menjelang hasil stress test tahunan sektor tersebut yang bakal diumumkan Bank Sentral Amerika Serikat, Federal Reserve atau The Fed.

Dilansir dari Reuters, Jumat (26/6), Dow Jones Industrial Average naik 299,66 poin atau 1,18 persen menjadi 25.745,6, S&P 500 naik 33,43 poin atau 1,10 persen menjadi 3.083,76. Sedangkan Nasdaq Composite menambahkan 107,84 poin atau 1,09 persen menjadi 10.017,00.

Padahal, tiga indeks utama sempat tergelincir pada pembukaan perdagangan di hari yang sama setelah data menunjukkan jumlah orang AS yang mengajukan klaim untuk tunjangan pengangguran lebih tinggi dari yang diperkirakan selama pandemi. Belum lagi dibayangi adanya gelombang kedua PHK.

Keresahan itu pun membuat laju saham sempat terganggu setelah Apple Inc mengatakan akan menutup 14 toko di Florida karena meningkatnya kasus COVID-19 di Houston, Arizona, Carolina Selatan, dan Carolina Utara.

Namun, menjelang dirilisnya hasil stress test pada sektor perbankan membuat investor sedikit tenang sehingga indeks saham ditutup lebih tinggi. Terlihat, sektor keuangan S&P naik 2,7 persen tetap kuat untuk sesi ini.

Sebelumnya, regulator telah meluncurkan dua aturan pelonggaran pembatasan yang mencakup bank-bank besar dengan portofolio perdagangan dan investasi yang kompleks.

Sub-indeks S&P 500 bank yang baru-baru ini terjun bebas, pada penutupan perdagangan kali ini juga memimpin kenaikan untuk sesi setelah regulator perbankan AS melonggarkan aturan dan investor menunggu hasil stress test tahunan sektor tersebut, yang membantu menentukan kebijakan dividen.

Direktur pelaksana perdagangan ekuitas Wedbush Securities di Los Angeles, Michael James, mengatakan saham bank memang menjadi salah satu pendorong pergerakan Wall Street pada akhir perdagangan yang menunjukkan bahwa jatuhnya saham perbankan pada sebelumnya bisa diatasi setelah sempat jatuh ke titik terendah pada awal bulan.

Baca Juga:   Wall Street Ditutup Anjlok karena Ketakutan Virus Corona Memanas Lagi

“Tidak ada masalah yang menyebabkan kelemahan kemarin benar-benar diselesaikan hari ini,” ujarnya.

The Fed akan merilis hasil stress test bank tahunan setelah pasar tutup. Kata dia, ini berpotensi mengindikasikan berapa banyak fleksibilitas bank harus mengembalikan modal kepada pemegang saham.

Selain saham perbankan yang meroket 3,6 persen dan indeks utama Wall Street menguat, sektor energi naik 1,9 persen karena harga minyak naik 2 persen pada hari itu.

Walt Disney Co turun 0,63 persen dan saham Boeing Co turun 1 pesen karena rival mereka, Airbus, mencapai target produksi jetliner yang penting dan mulai memperbaiki masalah industri penerbangan baru-baru ini.

 

Leave a Comment