Wall Street Ditutup Menguat, Didorong Sektor Teknologi

Tiga indeks utama Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Kamis (20/8). Dikutip dari Reuters, Jumat (21/8), Nasdaq ditutup menyentuh rekor tertinggi, begitu juga dengan S&P 500 dan Dow yang menguat berkat kenaikan saham teknologi.

Kenaikan saham Apple Inc, Amazon.com Inc dan Microsoft Corp mendorong penguatan tiga indeks utama karena investor optimistis mereka akan keluar dari krisis ekonomi.

Indeks Dow Jones Industrial Average berakhir 46,85 poin, atau 0,17 persen menjadi 27.739,73. Sementara itu indeks S&P 500 naik 10,66 poin, atau 0,32 persen menjadi 3.385,51 dan Nasdaq Composite menambahkan 118,49 poin, atau 1,06 persen menjadi 11.264,95.

Pasar saham sempat dibuka melemah karena kenaikan jumlah klaim tunjangan pengangguran AS yang kembali berada di atas 1 juta pada pekan lalu. Volatilitas klaim ini terjadi akibat dihentikannya tunjangan mingguan bagi pengangguran sebesar USD 600 sejak akhir Juli. Kongres Demokrat dan Gedung Putih gagal mencapai kesepakatan untuk perpanjangan paket stimulus ini.

Indeks Nasdaq sudah 19 kali mencapai rekor tertinggi sejak Juni lalu. Indeks saham-saham teknologi ini bahkan sudah mencatat rekor baru hingga 35 kali di tahun ini. Rekor tersebut lebih tinggi daripada rekor baru tahun lalu yang sebanyak 31 kali dan tahun 2018 yang mencapai 29 kali.

Pada Rabu lalu, hasil rapat The Fed menunjukkan penilaian yang lebih realistis terhadap ekonomi AS di tengah pandemi. Bank sentral akhirnya menunjukkan langkah-langkah kebijakan yang lebih dovish. Alhasil, sektor-sektor yang sensitif seperti sektor finansial dan energi kini melemah.

Data terpisah yang dirilis Federal Reserve Philadelphia menunjukkan bahwa indeks kondisi bisnis turun lebih dalam daripada prediksi untuk bulan Agustus.

Intel Corp naik 1,7 persen menjadi USD 49,17 setelah mengumumkan rencana pembelian kembali saham (buyback) senilai USD 10 miliar.

Saham Tesla melonjak melewati angka USD 2.000 pada hari Kamis untuk pertama kalinya. L Brands Inc naik 3,8 persen menjadi USD 29,57 setelah melaporkan keuntungan kuartalan yang mengejutkan, didorong oleh permintaan yang kuat untuk produk Bath & Body Works serta kenaikan penjualan online dari produk pakaian dalam merk Victoria’s Secret.

 

Leave a Comment